Pungli Tahanan Rp40 Juta, Brigadir AY Dibekuk

nurul roudhoh   |   Hukum  |   Sabtu, 16 Februari 2019 - 11:45:52 WIB   |  dibaca: 3282 kali
Pungli Tahanan Rp40 Juta, Brigadir AY Dibekuk

SERANG - Oknum satuan reskrim Polsek Pasar Kemis Brigadir AY terkena operasi tangkap tangan (OTT) Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Banten, Kamis (14/2) malam. Oknum polisi itu diduga melakukan pungutan liar dengan modus membebaskan tersangka kasus penadahan barang curian yang sudah ditahan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Banten Raya, Brigadir AY ditangkap pada Kamis malam sekitar pukul 22.40 WIB usai menerima uang Rp40 juta dari keluarga terduga pelaku tindak pidana penadahan berinisial SA.

Sebelumnya, Polsek Pasar Kemis berhasil mengamankan pelaku tindak pidana pasal 480 KUHP atas nama Mansubi. Namun Brigadir AY memanfaatkan penangkapan itu dengan meminta uang sebesar Rp70 juta kepada keluarga pelaku, dengan jaminan Mansubi dibebaskan. Namun keluarga hanya menyanggupi Rp40 juta saja.

Setelah disepakati, Brigadir AY melakukan transaksi di Mapolsek Pasar Kemis. Tidak lama kemudian, Divisi Propam Polda Banten melakukan OTT dan menemukan uang tunai Rp40 juta yang disimpan di dalam kardus di bawah meja kerja Brigadir AY di ruang Tim 2 Unit Reskrim Polsek Pasar Kamis.

Kapolsek Pasar Kemis Kompol Ucu Saefullah saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan anggotanya yang dilakukan oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Banten. Namun hingga kini dirinya belum mengetahui penyebab penangkapan tersebut. "Kejadian malam, saya belum tau (penyebab OTT). Iya itu anggota saya dibagian reserse," katanya kepada Banten Raya melalui sambungan telepon.

Menurut Ucu, dirinya masih menunggu hasil pemeriksaan dari Divisi Propam Polda Banten. Untuk itu, belum bisa memberikan komentar lebih lanjut atas penangkapan anggotanya tersebut. "Iya atau nggaknya (melanggar) nunggu dari Paminal Polda. Saya juga belum ketemu sama anggotanya karena langsung diperiksa," ujarnya.

Sementara itu, Kabidpropam Polda Banten AKBP Yulianus Yulianto mengatakan, kasus OTT anggota Polsek Pasar Kemis itu sedang didalami oleh Bidpropam Polda Banten. Saat ini Brigadi AY sudah diamankan di Mapolda Banten untuk dilakukan proses penyelidikan terkait penyalahgunaan wewenang."Jika suatu saat terbukti bahwa yang bersangkutan melakukan pelanggaran, maka akan dilakukan sanksi penindakan bahkan sampai dengan pemecatan melalui sidang kode etik profesi," katanya. (darjat)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook