Surat Suara Baru Tercetak 40 Persen

nurul roudhoh   |   Nasional  |   Sabtu, 16 Februari 2019 - 11:47:16 WIB   |  dibaca: 224 kali
Surat Suara Baru Tercetak 40 Persen

TERUS DIKEBUT : Proses pencetakan surat suara untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 di PT Gramedia, Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, kemarin.

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengklaim surat suara yang sudah tercetak mencapai 40 persen. KPU sudah mencetak 360 juta lebih surat suara. Targetnya, proses produksi cetak suara akan rampung pada 27 Maret mendatang.

KPU menyatakan akan fokus pada distribusi ke daerah yang terjauh. Salah satunya provinsi di Indonesia Bagian Timur. Sementara provinsi yang terdekat dengan ibu kota berada di urutan terakhir.Komisioner KPU Ilham Saputra menjelaskan, untuk produksi surat suara, Provinsi Aceh sudah hampir selesai. Hal yang sama juga terjadi di Sumatera Utara, kemudian beberapa kota di Papua sudah masuk lewat kapal laut. "Walau belum semua, tapi sekarang bertahap kami penuhi," terangnya.

Sampai saat ini, kata Ilham, tidak ada laporan kekurangan surat suara. "Sekarang kita masih butuh waktu untuk menentukan surat suara per TPS. Kita sedang mengelompokkan data pemilih per TPS sambil menunggu data DPTb (Daftar Pemilih Tambahan)," bebernya saat ditemui di Kantor KPU Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (15/2).

Disinggung ramainya pemberitaan banyak kotak suara yang rusak, Ilham menjelaskan KPU RI telah menyurati KPU kabupaten/kota untuk menempatkan kotak suara dan kertas suara di gudang-gudang dengan menggunakan palet. "KPU di daerah juga harus memastikan semua dilipat dibungkus plastik, jadi sampai saat ini belum ada masalah," tambah Ilham.

Terpisah, pengamat politik Ujang Komarudin mengatakan, KPU harus siap mengantisipasi kotak suara dan kertas suara yang rusak. KPU Daerah yang menjadi ujung tombak juga diharapkan kerja cepat, baik melaporkan kekurangan maupun kerusakan. KPU RI juga harus cepat dalam merespon dan segera bertindak. "Hal ini tentu saja yang bertanggung jawab adalah KPU daerah. KPU RI hanya sebagai regulator saja. Jadi kita harus apresiasi kerja-kerja KPU daerah," katanya. (fin)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook