Mapelba Gelar Diklatsar

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Rabu, 27 Februari 2019 - 12:43:11 WIB   |  dibaca: 205 kali
Mapelba Gelar Diklatsar

DIKLATSAR: Peserta Diklatsar ke 5 yang diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pecinta Alam Bina Bangsa (Mapelba) Uniba saat berada di salah satu pos yang harus dikunjungi dalam proses pelatihan, kemarin.

SERANG - Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Pecinta Alam Bina Bangsa (Mapelba) Universitas Bina Bangsa (Uniba) menggelar pendidikan dan pelatihan dasar (Diklatsar) ke 5. Kegiatan yang diikuti oleh sepuluh calon anggota baru tersebut, dilaksanakan selama 10 hari.

Ketua Umum UKM Mapelba, Didin Toharudi mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda rutin UKM Mapelba untuk melakukan perekrutan calon anggota baru. Kegiatan ini juga salah satu upaya UKM Mapelba dalam menciptakan regenerasi organisasi.

Mahasiswa Jurusan Akuntansi ini mengaku, Diklatsar ke 5 ini bertujuan untuk memajukan dan mengembangkan Mapelba dan menciptakan rasa kecintaan dan kepedulian terhadap alam dan sesama manusia."Diklatsar ke 5 ini bertemakan 'Berkarakter, Bermental Baja dan Loyalitas Terhadap Organisasi'," kata Didin kepada Banten Raya disela-sela kesibukannya, kemarin.

Selama proses Diklatsar, kata Didin, sebanyak sepuluh peserta mendapatkan sembilan materi navigasi darat, yang menghadirkan sejumlah nara sumber yang kompeten di bidangnya. Misalnya Kopasus, Basarnas dan BPBD.

Dalam kesempatan itu, Didin berharap peserta yang ikut Diklatsar ini memiliki rasa yang loyal terhadap organisasi, memiliki mental yang kuat adar bisa menyelesaikan persoalan dengan mudah dan menanamkan rasa cinta terhadap alam serta rasa sosial kemanusiaan."Hal tersebut sesuai dengan tujuan UKM Mapelba yaitu organisasi yang memiliki rasa cinta alam dan sosial kemanusiaan," tegasnya.

Di lokasi yang sama, Rafiduin, Ketua Pelaksana kegiatan mengatakan, jumlah peserta sebanyak 10 orang yang berasal dari berbagai jurusan. Dari 10 orang peserta, empat diantaranya adalah wanita.Peserta Diklatsar, lanjutnya, mendapatkan dua materi, yaitu materi di dalam kelas selama tiga hari, dan materi di lapangan selama tujuh hari. Untuk materi di luar kelas, peserta melakukan perjalanan dengan rute Gunung Asepan-Mandalawangi-Pasar Pari-Sinar Jaya.

Kemudian, sambungnya, tembus ke jalur Mandalawangi sampai ketemu jalur Ciomas. Untuk finis ada di Kampus Uniba. Untuk mensukseskan Diklatsar tersebut, Rafiudin mengaku membutuhkan waktu empat bulan untuk melakukan persiapan."Tiga bulan persiapan, satu bulan pematengan konsep. Karena rute tersebut harus disurvey terlebih dahulu agar kegiatan berjalan dengan lancar," ungkapnya.

Masih kata Rafiudin, sebelum mengikuti Diklatsar, para peserta harus lolos tiga tes, yaitu kesehatan, mental dan fisik. "Saya berharap para peserta bisa meneruskan roda organisasi, dan bermanfaat bagi organisasi," harapnya. (satibi)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook