Gaji PPPK Disiapkan Rp47 M

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Rabu, 27 Februari 2019 - 12:50:26 WIB   |  dibaca: 53498 kali
Gaji PPPK Disiapkan Rp47 M

MEMANTAU : Sekda Pemkab Tangerang, Maesyal Rasyid memantau jalanya pelaksanaan seleksi PPPK di SMPN 1 Tigarkasa, kemarin.

KAB. TANGERANG - Kebutuhan gaji pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di Kabupaten Tangerang terbilang sangat besar. Dalam setahun, Pemerintaha Kabupaten (Pemkab) Tangerang mengalokasikan anggaran mencapai Rp 47 miliar. Besaran anggaran itu, sudah dianggarakan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Maesyal Rasyid mengatakan, tenaga honorer harus berterimakasih kepada Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar yang sudah berani membuka penerimaan sebanyak 1.289 honorer untuk diangkat menjadi PPPK.

Pasalnya, gaji honorer yang lolos seleksi PPPK akan ditanggung oleh Pemkab Tangerang bukan oleh Pemerintah Pusat. “Pemkab sudah menganggarkan Rp47 miliar untuk menggaji 1.289 honorer yang diangkat menjadi PPPK,” kata pria yang akrab dipanggil Rudi Maesal ini tanpa mau merinci besaran gaji PPPK, Selasa (26/2).

Rudi menjelaskan, beban APBD akibat adanya pengangkatan honorer menjadi PPPK tidak begitu berat. Sebab, selama ini sebagian dari penggajian pegawai honorer yang ikut seleksi PPPK itu sudah masuk dalam tanggungan APBD. "Selama ini gaji pegawai honorer sudah masuk dalam APBD. Hanya selisihnya saja dari kenaikan gaji saat mendapat status PPPK," jelasnya.

Rudi menambahkan, Pemkab Tangerang juga bisa saja memanfaatkan dana alokasi umum (DAU) untuk mengantisipasi beban tambahan APBD penggajian PPPK. Artinya, dengan kebijakan penerimaan PPPK tidak membebani APBD Kabupaten Tangerang. “Dengan pengakatan ribuan honorer menjadi PPPK, APBD masih sehat,” ucapnya.

Terpisah, salah seorang peserta seleksi PPPK asal Kecamatan Kronjo, Titin mengucapkan, sangat berterima kepada Pemkab Tangerang yang berani membuka pendaftaran rekrutmen PPPK. Hal ini karena banyak informasi dari teman senasibnya yang ada di kota lain, tidak membuka jalur rekrutmen PPPK.

“Saya sudah 15 tahun mengabdi menjadi honorer di SMP, pernah ikut seleksi PNS dan belum berhasil dan sekarang ikut peruntungan dalam PPPK yang dibuka Pemkab Tangerang, sangat berterimakasih dan berharap diterima,” singkatnya. (imron)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Ada 4 Komentar untuk Berita Ini

Wahyu
23 Mei 2019 - 11:34:17 WIB

Lumayan juga gajinya, bisa untuk kami para petani

https://petanidigital.id

node%3F
17 Juni 2019 - 16:18:30 WIB

I want to get across my affection for your generosity for individuals who need help on this one study. Your special commitment to getting the message all over appeared to be remarkably productive and has continually helped ladies like me to realize their targets. The important useful information signifies a lot to me and additionally to my office colleagues. Best wishes; from all of us.

node%3F
19 Juni 2019 - 06:11:13 WIB

I simply desired to say thanks again. I'm not certain what I would have carried out in the absence of the actual points revealed by you over such topic. This has been a very frightening concern in my circumstances, however , looking at the professional strategy you processed that forced me to cry over delight. Now i am happier for the service and thus trust you are aware of a great job that you are putting in teaching the others using a web site. I am certain you have never got to know all of us.

node%3F
20 Juni 2019 - 23:35:54 WIB

Thanks so much for providing individuals with remarkably memorable possiblity to check tips from this web site. It is often so lovely plus stuffed with amusement for me personally and my office fellow workers to search your blog minimum three times weekly to read through the new stuff you have. Not to mention, I am just actually fascinated concerning the breathtaking thoughts you give. Some 2 areas in this posting are indeed the most beneficial we have had.

  • 1

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook