Untirta Tagih SK Fakultas Kedokteran

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Sabtu, 16 Maret 2019 - 12:32:35 WIB   |  dibaca: 72 kali
Untirta Tagih SK Fakultas Kedokteran

UNTIRTA: Lalu lalang kendaraan di pintu gerbang kampus Untirta, kemarin.

SERANG - Universitas Negeri Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menagih janji M. Nasir Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), untuk segera mengeluarkan surat keputusan (SK) pendirian Fakultas Kedokteran Untirta.

Hal tersebut buntut dari janji Menristekdikti, M. Nasir kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Banten saat melakukan kunjungan ke Pendopo Gubernur Banten beberapa waktu yang lalu. Menurut Rektor Untirta, Sholeh Hidayat, pihaknya memberikan tugas kepada Biro Hukum Untirta untuk membuat surat kepada Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) untuk segera menerbitkan SK pendirian Fakultas Kedokteran Untirta.

Pakar pendidikan di Banten ini mengatakan, Menristekdikti saat melakukan kunjungan ke Pendopo Gubernur berjanji akan mengeluarkan SK pendirian Fakultas Kedokteran Untirta awal Bulan Januari, namun pada Bulan Februari tim visitasi baru menyelesaikan tugasnya melakukan evaluasi terkait pendirian Fakultas Kedokteran Untirta."Dari hasil evaluasi tim visitasi Kemenristekdikti terungkap bahwa ada beberapa kekurangan, yang harus segera dipenuhi oleh Untirta. Kemudian, tim pendirian Fakultas Kedokteran Untirta segera melengkapi kekurangan tersebut berdasarkan hasil evaluasi," kata Rektor Untirta kepada Banten Raya, kemarin.

Karena kekurangan evaluasi sudah dipenuhi, lanjutnya, dan berdasarkan hasil evaluasi visitasi bahwa semua persyaratan sudah terpenuhi dan sudah cukup baik yang hasilnya sudah final, maka tidak ada alasan untuk tidak menerbitkan SK pendirian Fakultas Kedokteran Untirta.

Rektor mengaku, sejumlah persiapan dan kelengkapan sudah dilakukan oleh tim pendirian Fakultas Kedokteran Untirta, diantaranya adalah kesiapan sumber daya manusianya dalam hal ini tenaga pengajar atau dosen, sarana dan prasarananya yang memiliki alat lebih canggih dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dan rumah sakit daerah yang siap menjadi rumah sakit pendidikan."Surat sudah kami layangkan kepada Kemenristekdikti, hasilnya kami tinggal menunggu.

Namun, saya berharap SK pendirian Fakultas Kedokteran bisa terbit paling lambat awal Bulan April, karena kami harus mempersiapkan sejumlah persyaratan untuk penerimaan mahasiswa baru Fakultas Kedokteran melalui jalur mandiri," ungkapnya.

Ia beralasan, surat permohonan kepada Kemenristekdikti tersebut dikarenakan banyaknya sejumlah tokoh masyarakat dan masyarakat umum di Banten yang meminta kepada Untirta untuk segera membuka Fakultas Kedokteran."Saya mewakili Untirta, tokoh dan masyarakat Banten memohon kepada Kemenristekdikti untuk segera menerbitkan SK pendirian Fakultas Kedokteran paling lambat minggu pertama Bulan April, agar kami bisa mempersiapkan seleksi penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri," ujarnya.

Masih dijelaskan oleh Rektor Untirta, jika SK pendirian Fakultas Kedokteran Untirta sudah diterbitkan, maka pihaknya akan mempersiapkan skema dan sejumlah persyaratan penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri untuk Fakultas Kedokteran.

Untuk angkatan pertama, kata Rektor, Untirta akan menerima 50 mahasiswa baru Fakultas Kedokteran dengan dua tahapan seleksi, yaitu kerjasama dengan delapan kabupaten/kota se-Banten untuk memberikan beasiswa pendidikan kepada putra/putri terbaik untuk kuliah kedokteran di Untirta."Jatah delapan kabupaten/kota se-Banten lima mahasiswa, maka totalnya ada 40 mahasiswa yang menjadi kerjasama Untirta dengan pemerintah kabupaten/kota, sedangkan sisanya untuk seleksi umum," katanya.

"Namun jika ada kabupaten/kota yang belum siap, maka kuota tersebut akan dialihkan untuk seleksi umum. Namun yang jelas, proses seleksi akan dilakukan oleh FKUI, yang tentunya akan sesuai dengan standar FKUI." sambungnya. (satibi)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook