Kemendikbud Puji Bupati Serang

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Sabtu, 16 Maret 2019 - 12:39:45 WIB   |  dibaca: 18 kali
Kemendikbud Puji Bupati Serang

MERIAH: Bupati Serang Rt Tatu Chasanah menyerahkan golok kepada Sekjen Kemendikbud Didik Suhardi pada acara Gebyar Dikbud, di halaman Pemkab Serang, Jumat (15/3).

SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menggelar Gebyar Dikbud Tahun 2019 yang diikuti oleh ribuan guru dan siswa dari berbagai sekolah di Kabupaten Serang, mulai tingkat pendidikan anak usia dini (PAUD) sampai tingkat SMA. Kegiatan yang digelar di lingkungan Pemkab Serang tersebut turut dihadiri Sekretaris Jenderal (Sekjend) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI Didik Suhardi.

Gebyar Dikbud yang dibalut dalam nuansa seni budaya itu bertujuan untuk menginformasikan kepada masyarakat terkait dengan kinerja Kemendikbud RI dan Pemkab Serang. Sebelum acara inti berlangsung, kegiatan diawali dengan mementaskan jurus Silat Kaserangan dan penyerahan golok dari Bupati Serang Rt Tatu Chasanah kepada Sekjen Kemendikbud RI Didik Suhardi.

Didik mengatakan, dengan digelarnya Gebyar Dikbud tersebut, masyarakat diharapkan semakin paham bahwa sudah banyak yang dilakukan pemerintah terkait dengan pembangunan pendidikan. “Melalui gebyar ini kita perlu mendorong pemda dan masyarakat untuk ikut berpartisipasi sehingga percepatan peningkatan kualitas pelayanan pendidikan bisa terwujud dengan baik,” katanya, Jumat (15/3).

Didik juga mengapresiasi pembangunan pendidikan yang dilakukan Pemkab Serang yang dinilai sudah cukup luar biasa yang kemajuannya bisa dilihat dan dirasakan baik oleh para guru, siswa, dan juga masyarakat. “Ruang kelas rusak juga semakin sedikit, tadi (kemarin-red) dilaporkan masih ada 258 ruang kelas yang rusak. Mudah-mudahan diselesaikan secara bertahap paling tidak 2020 rasanya bisa selesai,” ujarnya.

Ia mengimbau kepada para guru agar selalu meningkatkan kompetensi dan profesionalitasnya dalam mendidik siswa karena perkembangan teknologi begitu cepat. “Kalau kita tidak menyesuaikan diri maka anak-anak kita jadi ketinggalan. Oleh karena itu kita perlu memberikan fasilitas kepada anak-anak kita agar tidak hanya tergantung pada guru tapi juga belajar dari IT (informasi teknologi),” paparnya.

Disoal terkait dengan bantuan pemerintah pusat terhadap Pemkab Serang, Didik mengaku tidak begitu hapal nilainya, namun secara keseluruhan diperkirakan mencapai Rp400 miliar. “Bantuan untuk Kabupaten Serang kurang lebih Rp400 miliar itu termasuk dana BOS (bantuan operasional sekolah), BOP (bantuan operasional pendidikan), Bantah (bantuan pemerintah) dan lainnya,” tuturnya.

Bupati Serang Rt Tatu Chasanah mengatakan, Pemkab Serang telah menjadikan bidang pendidikan sebagai skala priorotas sehingga banyak anggaran dari berbagai sumber yang diperuntukan bagi guru, siswa, dan juga kebutuhan infrastruktur sekolah. “Dalam bidang kebudayaan kita terus dorong setiap sekolah ada kegiatan seni budaya untuk pengembangan otak kanak bagi peserta didik,” ujar bupati.

Ia berharap, pembangunan ruang kelas rusak di Kabupaten Serang yang jumlahnya masih 258 bisa diselesaikan paling lambat pada 2021. “Kita sudah ada target mana yang anggarannya kita mintakan ke kementerian, mana yang kita mintakan ke Bangub (bantuan gubernur), dan mana yang menggunakan dari APBD (anggaran pendapatan dan belanja daerah),” katanya. (tanjung)

 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook