Pinjaman Pelaku Usaha Disiapkan Rp 2 M

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Jumat, 12 April 2019 - 10:24:28 WIB   |  dibaca: 91 kali
Pinjaman Pelaku Usaha Disiapkan Rp 2 M

ANTUSIASI : Pelatihan Calon Wirausaha Baru di Aula Kantor Kecamatan Cilegon oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil, Kamis (11/4).

CILEGON - Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil (UMK) Kota Cilegon menyiapkan dana pinjaman bergulir bagi pelaku usaha usaha baru maupun yang sudah jalan. Besaran pinjamannya Rp 1 juta bagi pelaku usaha baru, sementara pelaku usaha yang sudah jalan bisa melakukan pinjaman Rp 5 juta.

Total dana yang disiapkan Rp 2 miliar.Demikian diungkapkan Sekretaris Dinas Koperasi dan UMK Kota Cilegon, Sulhi usai acara Pelatihan Calon Wirausaha Baru di Aula Kantor Kecamatan Cilegon, Kamis (11/4).

Sulhi mengatakan, tahun ini pihaknya menyiapkan sekitar Rp 2 miliar untuk dana bergulir bagi pelaku wirausaha. Bagi para pelaku usaha, peminjamannya juga tidak semua sama. “Sesuai aturan, bagi pelaku usaha baru bisa mendapatkan dana bergulir sekitar Rp 1 juta. Sementara, bagi yang usahanya sudah berjalan bisa mendapatkan sekitar Rp 5 juta,” kata Sulhi.

Dikatakan Sulhi, kegiatan pelatihan wirausaha baru dilakukan guna meningkatkan pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan calon wirausaha baru. Selain itu, untuk membentuk calon wirausaha baru dalam upaya mengurangi tingkat pengangguran di Kota Cilegon. “Saat ini pengangguran di Kota Cilegon sekitar sembilan persen. Upaya mengurangi pengangguran tidak hanya dilakukan oleh industri saja, melainkan juga mendorong warga untuk berwirausaha,” jelasnya.

Menurut Sulhi, pelatihan bagi calon wirausaha baru dilakukan di setiap kecamatan, dengan pesertanya sekitar 50 sampai 75 orang. Saat ini baru tiga kecamatan yang telah diberi pelatihan, yaitu Ciwandan, Citangkil, dan Cilegon. “Di Kecamatan Cilegon ini kita latih 75 calon wirausaha baru,” kata eks Kepala Bagian Hukum Pemkot Cilegon ini.

Calon wirausaha baru, kata Sulhi, berasal dari warga di usia produktif yang masih menganggur serta lulusan-lulusan SMA atau SMK. Sulhi juga mengaku, pihaknya melakukan pendampingan bagi UMK di Kota Cilegon.

Camat Cilegon, Idad Zaldad mengatakan, pihaknya sangat berterima kasih kepada Dinas Koperasi dan UMK yang telah memberikan pelatihan kepada calon wirausaha baru dari Kecamatan Cilegon. Setelah mengikuti pelatihan, para calon wirausaha baru diharapkan bisa membuka usahanya. “Sebenarnya potensi usaha di masyarakat Kecamatan Cilegon cukup besar, selama ini kurang mendapat bantuan ataupun pelatihan, jadi ini cukup baik bisa merangsang tumbuhnya wirausaha baru yang bisa menggerakkan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Idad menambahkan, bagi pelaku usaha yang akan mengajukan pinjaman dana bergulir, diminta untuk tidak sembarangan mengalokasikannya. Sebab, dana tersebut berasal dari pemerintah yang diperuntukan bagi pelaku usaha, bukan untuk kebutuhan lain. “Penggunaan dana bergulir di pelaku wirausaha ini, kami sampaikan agar tidak disalahgunakan untuk kebutuhan lain, dana itu benar-benar untuk menambah modal usaha,” pintanya. (gillang)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook