Pemprov Dorong Warga Mandiri

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Jumat, 12 April 2019 - 10:42:58 WIB   |  dibaca: 86 kali
Pemprov Dorong Warga Mandiri

JAMSOSRATU: Wakil Gubernur Andika Hazrumy secara simbolis menyalurkan bantuan Jamsosratu kepada warga Lebak di Gedung Sakinah, Kecamatan Cibadak, Kamis (11/4). Tampak Andika tengah berdialog dengan warga penerima bantuan.

RANGKASBITUNG- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten kembali mengucurkan bantuan sosial kepada masyarakat Lebak melalui program jaminan sosial rakyat Banten bersatu (Jamsosratu), Kamis (11/4). Anggaran Jamsosratu tahun 2019 dialokasi sebesar Rp 87,5 miliar untuk 50.000 RTS (rumah tangga sasaran) yang masing-masing RTS mendapatkan bantuan sebesar Rp 1.750.000 per tahun. Melalui kucuran program Jamsosratu tersebut, Pemprov Banten mendorong keluarga tidak mampu untuk menjadi mandiri.

"Pemprov Banten melalui dinas sosial memaksimalkan program (Jamsoratu) ini agar tepat sasaran. Kami berhaarap program ini bisa meningkatkan keluarga pra sejahtera menjadi keluarga mandiri," kata Wakil Gubernur (Wagub) Banten Andika Hazrumy usai memberikan jamsosratu secara simbolis kepada ribuan warga Lebak, di Gedung Sakinah, Jalan Sukarno Hatta, Pasarkeong, Kecamatan Cibadak, Kamis (11/4).

Andika mengungkapkan, program Jamsosrstu sudah berjalan dari sejak tahun 2013, atau sudah berjalan enam tahun. Saat ini penarikan uang itu melibatkan pihak perbankan. "Ambil uangnya lewat ATM. Ini untuk mendorong bagaimana menyejahterakan masyarakat," katanya.

Andika mengungkapkan, program Jamsosratu bagian upaya memaksimalkan pemberdayaan masyarakat Banten. Berdasarkan rilis BPS Banten, angka kemiskinan di Banten tahun 2018 mnurun lima persen."Jadi luar biasa, Pemprov Banten memilik komitmen penuh dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial baik melalui kebijakan koordinasi dan dukungan anggaran yang dituangkan dalam program kegiatan di antaranya yaitu program bantuan sosial," katanya.

Andika menambahkan, dukungan anggaran bantuan sosial untuk tahun 2018 sebesar Rp 57,5 miliar. Untuk tahun 2019 ini Pemprov Banten mengalokasikan anggaran sebesar Rp 90,9 miliar. "Artinya ada peningkatan sebesar Rp 33,3 miliar atau sebesar 37 persen untuk belanja bantuan sosial yang dialokasikan oleh Pemprov Banten melalui dinas sosial," katanya.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten Nurhana menambahkan, alokasi anggaran khusus untuk bansos Jamsosratu tahun 2019 sebesar 87,5 miliar untuk 50.000 RTS yang masing-masing mendapatkan bantuan Rp 1.750.000 per RTS per tahun. Bantuan itu disalurkan dalam 2 tahap. Tahap pertama Rp 1 juta, dan tahap kedua Rp 750 ribu," katanya.

Nurhana menjelaskan, penyaluran bansos Jamsosratu tahap 1 gelombang ke 1 tahun 2019 se-Provinsi Banten yang disalurkan pada bulan April ini sebesar Rp 27,5 miliar untuk 27.571 RTS. Masing-masing RTS mendapat Rp 1 juta. Adapun penyaluran tahap 1 tahun 2019 di Lebak sebesar Rp 7,6 miliar untuk 7.621 RTS.

"Dukungan ini merupakan bentuk komitmen dan sinergitas antara Pemprov Banten dan pemerintah pusat dalam percepatan penanggulangan kemiskinan sebagaimana amanat peraturan presiden Republik Indonesia. Dalam hal mekanisme penyaluran bantuan sosial pun Pemerintah Provinsi Banten sejalan dengan pemerintah pusat," katanya.

Basaroh, warga Desa Asem, Kecamatan Cibadak menuturkan, program Jamsosratu sangat membantu dirinya. "Apalagi saya seorang janda memiliki enam orang anak, program ini sangat membantu menambah kebutuhan pangan sehari-hari dan sekolah anak," ujarnya. (purnama)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook