Polisi Hadang Warga Masuk Kantor KPU

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Jumat, 12 April 2019 - 11:21:26 WIB   |  dibaca: 97 kali
Polisi Hadang Warga Masuk Kantor KPU

BENTROK : Polisi membubarkan aksi unjuk rasa yang ricuh saat simulasi pengamanan Pemilu 2019 di Lapangan Maulana Yudha, Kecamatan Tigaraksa, Kamis (11/4).

KAB TANGERANG - Ratusan massa menyerbu kantor KPU Kabupaten Tangerang. Mereka mensinyalir terdapat kecurangan saat perhitungan suara. Tak mudah memang mengendalikan ribuan massa yang kecewa. Kerumunan warga pun sempat beringas dan membuat rusuh di kantor KPU Kabupaten Tangerang. Semprotan air dari water cannon hingga gas air mata dilepaskan oleh polisi. Berkat kesigapan dan koordinasi aparat yang tepat di lapangan, kerusuhan bisa teratasi.

Itulah gambaran dalam simulasi Sistem Keamanan (Sispam) Polresta Tangerang dalam rangka kesiapan pengamanan Pemilu 2019 di Kabupaten Tangerang, yang digelar di lapangan Maulana Yudha, Kecamatan Tigaraksa.

Simulasi itu diikuti sekitar 500 personel dan disaksikan jajaran forkopimda.Kapolresta Tangerang, Kombes Sabilul Alif mengatakan, simulasi pengaman ini bertujuan mengecek kesiapan anggota Polresta Tangerang untuk menghadapi situasi kontijensi. Termasuk situasi yang rawan saat pelaksanaan pemilu 2019. “Tentunya, simulasi ini untuk melatih seluruh anggota Polresta Tangerang dalam menghadapi ancaman-ancaman di lapangan saat Pemilu 2019,” kata Sabilul kepada wartawan usai simulasi, Kamis (11/4).

Simulasi ini juga, Kata Sabilul, untuk memaksimalkan kinerja anggota Polresta Tangerang dalam mengamankan Tempat Pemungutan Suara (TPS), Sekretariat Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK), dan kantor KPU. Anggota yang diturunkan dalam proses pemungutan suara dan perhitungan suara pada Pemilu 2019 berjumlah 1167 anggota, ditambah anggota Linmas 1080. “Kami juga di bantu anggota TNI sekitar 500 personil. Dengan kekuatan ini, kami siap mengamankan Pemilu 2019,” ujarnya.

Wakil Bupati Tangerang, Mad Romli mengapresiasi kegiatan yang digelar untuk pengamanan Pemilu 2019 ini. “Simulasi ini bertujuan mengantisipasi gangguan yang mungkin nanti terjadi. Ini bagus sekali,“ kata pria yang akarab dipanggil Romli ini.

Meskipun telah diantisipasi, Romli berharap kondisi Kabupaten Tangerang saat coblosan nanti berlangsung aman dan damai. “Insyaallah di Kabupaten Tangerang saat pencoblosan dan penghitungan suara pada Pemilu 2019 aman dan damai,” pungkasnya. (imron)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook