Jabatan Eselon III dan IV Pemprov Dilelang

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Jumat, 12 April 2019 - 11:37:37 WIB   |  dibaca: 226 kali
Jabatan Eselon III dan IV Pemprov Dilelang

KOMARUDIN KEPALA BKD PROVINSI BANTEN

SERANG – Selain jabatan eselon I dan II, Pemprov Banten berencana membuka lelang jabatan untuk mengisi kursi eselon III dan IV. Langkah tersebut dilakukan agar proses pengisian jabatan bisa dilakukan secara transparan dan menghasilkan pejabat yang berkualitas.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten Komarudin mengatakan, secara umum di bidang kepegawaian, pemprov memiliki empat agenda. Keempatnya adalah penegakan kode etik, kaitan dengan kinerja, kompetensi dan kualifikasi.

Untuk kompetensi, pihaknya melakukan aktualisasi dengan membuka seleksi terbuka melalui lelang jabatan.“Penempatan jabatan melalui seleksi terbuka, eselon II misalnya. Nanti termasuk esleon III dan IV pun kita lakukan secara terbuka lewat seleksi, internal pemprov lah,” ujarnya, kemarin.

Mantan Penjabat (Pj) Bupati Tangerang itu menuturkan, lelang jabatan eselon III dan IV dilakukan karena pemprov ingin jabatan itu diisi oleh orang-orang yang memang berkompeten. Melalui seleksi tersebut akan disaring sehingga menghasilkan sosok terbaik untuk menempati suatu posisi. “Jadi itu untuk memenuhi isu kompetensi tadi. Kita berharap (yang menempati posisi eselon III dan IV) memenuhi kompetensi yang disyaratkan,” katanya.

Pola tersebut juga, kata dia, untuk menangkis isu-isu yang merebak jika kebijakan rotasi, mutasi dan promosi di dua jabatan eselon itu penuh dengan kepentingan. “Di samping itu biar terbuka lah, biar enggak ada dugaan sana sini. Itu jadi prasangka yang terjadi karena mungkin tidak terbuka. Kita ingin menghasilkan yang terbaik, untuk menjawab tadi keterbukaan, (isu) kepentingan macam-macam,” ungkapnya.

Untuk merealisasikan rencananya, BKD kini sedang menyusun formulasi atau aturan main yang bisa diterapkan. Sebab, lelang jabatan eselon III dan IV merupakan hal baru dan dalam regulasi manapun tak diatur. “Harus bikin formulasinya karena hal yang baru, belum pernah kita lakukan. Kalau di aturan tidak ada, tapi prinsip-prinsip merit sistem yang jadi acuan. Setiap jabatan harus orang yang berkompeten, harus bisa dipertanggungjawabkan prosesnya,” tuturnya.  

Salah satu hal menjadi perhatian adalah mekanisme dan kewenangan tim seleksi (timsel). Cara kerja timsel harus dipersiapkan dengan baik jumlah jabatan eselon III dan IV cukup banyak. Untuk komposisi timsel kemungkinan hanya akan diisi oleh tiga orang.  “Tahapan perlu kita siapkan, harus diperhitungkan seperti apa.

Timselnya enggak sebanyak (untuk seleksi) jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama. Enggak lima tapi tiga orang, tapi tetap ada unsur dari pihak luarnya,” ujar mantan Sekretaris Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang ini.

Sebagai permulaan, jabatan eselon III yang akan dilelang adalah posisi Direkur Utama RSUD Banten. Jabatan itu akan dilelang bersama empat posisi eselon II yakni, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kepala Biro Bina Perekonomian dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD). “Dalam waktu dekat ada lima lelang jabatan termasuk posisi Dirut RSUD Banten,” ungkapnya.

Pj Sekda Banten Ino S Rawita mengatakan, setiap kebijakan termasuk penempatan SDM sepenuhnya didasarkan pada kebutuhan organisasi dan percepatan kinerja yang lebih baik. “Dilakukan bukan untuk kepentingan pegawai dan yang bersangkutan saja. Lebih utama pada peningkatan dan pemantapan organisasi,” katanya. (dewa)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook