Usai Jajan PSK, MA Tewas di Kamar Hotel

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Jumat, 12 April 2019 - 11:42:56 WIB   |  dibaca: 363 kali
Usai Jajan PSK, MA Tewas di Kamar Hotel

DIPICU OBAT KUAT : Polisi melakukan olah TKP dan melakukan pemeriksaan tubuh MA di kamar hotel FM3, Kelurahan Panunggangan, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Kamis (11/4).

KOTA TANGERANG - MA (53), warga Kampung Wates, Desa Kampung Melayu Timur, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang mengembuskan napas terakhir di kamar hotel FM3, Kelurahan Panunggangan, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, setelah melakukan hubungan intim dengan pekerja seks komersial (PSK).

Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kompol Abdul Rohim mengatakan, MA dan perempuan berinisial IM, yang diketahui sebagai PSK masuk hotel pada Rabu (10/4) sekitar pukul 23.00 WIB. setelah berhubungan intim dengan PSK itu, Kamis (11/4) sekitar pukul 01.00, MA yang bekerja sebagai karyawan swasta itu sempat kejang-kejang dan mulutnya mengeluarkan busa.

Diduga meninggal dunia karena terlalu banyak mengonsumsi obat kuat. ”Usai berhubungan badan, MA kemudian berbaring di kamar. Tiba-tiba kejang-kejang dan mulutnya mengeluarkan busa. Di TKP ditemukan obat kuat habis pakai,” kata Abdul kepada wartawan di Mako Polres Metro Tangerang, Kamis (11/4).

Dari pengakuan PSK, kata Abdul, saat melihat MA kejang-kejang, ia segera memanggil karyawan hotel. Setelah diperiksa salah seorang karyawan hotel, MA sudah tidak bernyawa dengan kondisi terlentang dan belum sempat memakai baju. “Saat karyawan hotel datang, MA sudah tidak bernyawa. Kemudian karyawan hotel melaporkan peristiwa itu ke Polsek Cipondoh,” ujarnya.

Abdul menambahkan, setelah mendapatkan laporan, anggota Polsek Cipondoh langsung melakukan olah TKP. Berdasarkan olah TKP sementara, tidak ditemukan bekas kekerasan di tubuh korban. Namun demikian, untuk memastikan kematian korban, pihak Polsek Cipondoh membawa korban ke RSUD Kota Tangerang untuk dilakukan visum et revertum. “Korban sudah dibawa pulang oleh pihak keluarga untuk dimakamkan karena tidak mau dilakukan otopsi,” katanya.

Sementara itu, saksi mata, Nuryadi (43) mengatakan, korban dan salah seorang perempuan datang ke hotel dengan menggunakan mobil Avanza. Setelah melakukan check in, korban dan perempuan itu masuk kamar. Sekitar pukul 01.00 WIB, perempuan itu keluar kamar minta tolong dengan mimik wajah ketakutan. “Setelah di cek nadi korban, tidak berdenyut,” singkat Nuryadi di Mako Polres Metro Tangerang. (imron).

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook