Edi-Ati Diminta Tuntaskan Janji Politik

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Senin, 15 April 2019 - 11:02:58 WIB   |  dibaca: 232 kali
Edi-Ati Diminta Tuntaskan Janji Politik

CILEGON - Walikota Cilegon, Edi Ariadi yang selangkah lagi memunyai pendamping, yaitu Ratu Ati Marliati diminta untuk menuntaskan program Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021. Dimana, program RPJMD tersebut merupakan janji politik saat pencalonan pasangan Tb Iman Ariyadi dan Edi Ariadi di Pilkada 2015 lalu.

Ketua Ikatan Mahasiswa Cilegon (IMC), Rizki Putra Sandika mengatakan, disisa masa jabatan walikota Cilegon yang kurang dari dua tahun ini, diminta untuk bisa menyelesaikan program RPJMD. Jika sebelumnya Edi memimpin Cilegon seorang diri, saat ini sudah ada Calon Wakil Walikota Cilegon terpilih yaitu Ratu Ati Marliati.

“Semoga pengisian Wakil Walikota Cilegon cepat terlaksana dan Wakil Walikota Cilegon cepat dilantik untuk membantu Walikota menyelesaikan program RPJMD,” kata Rizki ditemui saat Pelantikan Akbar Pengurus Pusat IMC di Aula DPRD Cilegon, Sabtu (14/2).

Program yang tertuang dalam RPJMD 2016-2021, kata Rizki, merupakan janji politik pasangan Iman-Edi. Saat ini, beberapa program RPJMD belum terselesaikan, seperti Jalan Lingkar Utara (JLU), Pelabuhan Warnasari dan lainnya. “Sisa waktu dua tahun ini harus benar-benar dimanfaatkan untuk menyelesaikan janji-janji politik. Reformasi birokrasi juga harus segera dilakukan,” ujarnya.

Rizki berharap, Pemkot Cilegon juga bisa bersinergi dengan mahasisa ataupun kalangan lainnya yang siap memberikan buah pemikiran untuk sama-sama membangun Kota Cilegon. Pihaknya juga mengkritisi Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon yang saat ini masih belum memanfaatkan peluang kehadiran industri besar di Kota Cilegon. “Saat ini, pengangguran masih tinggi. Dampak dari pabrik-pabrik seperti polusi, limbah, dan sebagainya dampaknya dialami masyarakat Cilegon. Kehadiran industri belum dimanfaatkan semaksimal mungkin,” tandasnya.

IMC selaku organisasi kemahasiswaaan yang ada di Cilegon, kata Rizki, dengan pengurus baru akan lebih responsif dan progresif dalam memberikan buah pemikiran untuk Kota Cilegon. Saat in, ada 18 orang yang sudah dilantik sebagai pengurus IMC periode 2018-2020. Ditambah lagi, dengan 300 anggota serta lima Departemen yang aktif, pihaknya tak akan lelah menjadi agen perubahan. “Pengurus yang baru ini akan membuka ruang komunikasi dengan pemerintah yang lebih baik. Akan memberikan buah pemikiran dan mengkritisi,” ucapnya.

Sementara itu Ketua DPRD Kota Cilegon, Fakih Usman Umar yang hadir, dalam sambutannya mengatakan, sebagai organisasi kemahasiswaaan, IMC diminta tidak diam saja setelah dilantik. DPRD Kota Cilegon berharap IMC mengawal pembangunan di Kota Cilegon. “Mulai dari musrenbangkel, musrenbang kecamatan, sampai musrenbang tingkat Kota harus dikawal. Di situ, para mahasiswa menuangkan pemikirannya untuk pembangunan Kota Cilegon,” pinta anggota DPRD Cilegon dari Partai Golongan Karya (Golkar) ini.

Fakih menjelaskan, keberadaan industri di Kota Cilegon memang manfaatnya belum dirasakan sepenuhnya oleh masyarakat Cilegon. Sebab, dengan kantor pusat industri-industri besar yang berada di Jakarta, banyak kebijakan dari industri seperti rekrutmen tenaga kerja atau pajak yang tidak sepenuhnya bagi Kota Cilegon. “Industri-industri besar kantor pusatnya banyak di Jakarta, pajaknya banyak yang masuk ke Jakarta dan pemerintah pusat, Cilegon hanya terima PPH 21 saja,” cetusnya.

Fakih menambahkan, kehadiran IMC sebagai wadah persaudaraan mahasiswa Cilegon, dalam kepengurusan yang baru harus memunyai program kerja yang jelas dan bersinergi dengan pemerintah. “Pengurus IMC jangan tukcing, dibentuk cicing (Cicing atau dibiarkan : bahasa Sunda -red),” pungkasnya. (gillang)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook