Dinilai Lalai, Tiga Panwascam Ditegur Bawaslu

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Senin, 15 April 2019 - 11:56:58 WIB   |  dibaca: 177 kali
Dinilai Lalai, Tiga Panwascam Ditegur Bawaslu

MELANGGAR : Aparatur Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, menunjukkan kotak yang berisi surat suara di Kantor Kelurahan Serua, Minggu (14/4).

KOTA TANGSEL - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tangerang Selatan menegur keras Panitia Pengawas Kecamatan (PPK) di tiga wilayah, yakni kecamatan Ciputat, Ciputat Timur, dan Pamulang.Ketiga PPK itu diduga telah melakukan pelanggaran, karena telah mendistribusikan kotak dan surat suara Pemilu pada tingkat kelurahan. Berdasarkan aturan, distribusi kotak dan surat suara Pemilu, dari tingkat kecamatan ke tingkat kelurahan baru bisa dilakukan pada H-1 pelaksanaan pencoblosan.

"PPK di Kecamatan Ciputat, Ciputat Timur dan Pamulang. Ini sudah kami berikan teguran keras kepada panwascam di kecamatan tersebut, karena lalai dalam mengawasi," kata Ketua Bawaslu Tangsel, Muhamad Acep di Kantor Bawaslu Kota Tangsel, Minggu (14/4).

Dari informasi yang diperoleh, kata Acep, terdistribusinya kotak dan surat suara di tingkat kelurahan pada tiga kecamatan itu, terjadi sejak Rabu (10/3). "Panwascam (Panitia Pengawas Kecamatan red) harusnya bisa menganalisa. Jangan bisanya cuma ngeliatin terus selfie. Bukannya mencegah tapi malah membiarkan," tegas Acep sambil menunjuk anggota Panwascam Ciputat, Ciputat Timur, dan Pamulang.

Untuk mencegah terjadinya hal serupa terjadi, Bawaslu Tangsel, menurut Acep, meminta kepada empat Panwascam lain di Tangsel, untuk mengetatkan pengawasan di lapangan. Sementara bagi tiga wilayah kecamatan yang diduga melakukan pelanggaran, diperintahkan kepada Panwascam segera mengirim surat resmi ke PPK untuk menanyakan alasan mendorong kotak dan kertas suara sebelum H-1 pencoblosan.

Acep menambahkan, dari informasi yang diterima, pendistribusian ke tingkat kelurahan oleh PPK di tiga kecamatan itu, lantaran keterbatasan gudang penyimpanan logistik pemilu. "Kalau urusan keterbatasan gudang penyimpanan itu urusan KPU. Tugas kita adalah mengawal tahapan pelaksanaan pemilu sesuai dengan ketentuan perundang-undangan," pungkasnya. (imron).

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook