Lima Tahun, Jamkrida Banten Jamin 60 Ribuan UMKM

nurul roudhoh   |   Bisnis  |   Senin, 15 April 2019 - 12:01:40 WIB   |  dibaca: 260 kali
Lima Tahun, Jamkrida Banten Jamin 60 Ribuan UMKM

KOMPAK: Direktur Utama PT Jamkrida Banten Hendra Indra Rachman (tiga dari kanan) bersama jajarannya foto bersama.

SERANG - Selama lima tahun berdiri, PT Jamkrida Banten telah menjamin pinjaman kredit bagi 60 ribuan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).Direktur Utama PT Jamkrida Banten Hendra Indra Rachman mengungkapkan, banyaknya pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang mendapat jaminan kredit dari perseroan ini sebagai bentuk dukungan nyata dalam memajukan perekonomian Banten.

"Memang sesuai visi dan misi pendirian Jamkrida Banten, semangat keberadaan kami ini agar dirasakan manfaatnya oleh para pelaku UMKM. Sebab, sektor UMKM inilah yang memberikan andil besar dalam menggerakan perekonomian Provinsi Banten," kata Hendra Indra Rachman kepada Banten Raya, Minggu (14/4).

Ia menyebutkan, selama lima tahun berdiri, jumlah terjamin produktif, khususnya dari sektor UMKM yang mendapatkan penjaminan dari Jamkrida Banten terus mengalami pertumbuhun yang signifikan.Pada tahun 2014 misalnya, dari yang semula hanya 20 UMKM yang terjamin, langsung melesat dengan pesat menjadi 2.428 UMKM pada tahun 2015.

"Sedangkan pada tahun 2016 jumlah UMKM yang terjamin sebanyak 26.535 UMKM, pada tahun 2017 sebanyak 29.395 UMKM dan pada tahun 2018 jumlah UMKM yang mendapat penjaminan oleh Jamkrida Banten sebanyak 54.916 UMKM," katanya.

Hendra menuturkan, dengan banyaknya UMKM yang mendapat penjaminan dari Jamkrida Banten tersebut, kontribusi untuk pembangunan terhadap penyerapan tenaga kerja dari penjaminan kredit tersebut sangat besar.

"Jika ada 1 UMKM yang terjamin usaha kredit mikronya, asumsi kami setiap satu usaha mikro akan menyerap tiga tenaga kerja. Jadi kalau  ada 60 ribuan yang terjamin usaha kredit mikro maka akan ada 18 ribuan tenaga kerja yang telah terserap dengan adanya penjaminan kredit yang telah dilakukan perseroan," katanya.

Hendra mengatakan, bagi UMKM yang membutuhkan dukungan untuk pinjaman kredit, dapat difasilitasi dengan lembaga pembiayaan atau perbankan yang telah bekerjasama dengan Jamkrida Banten.

Lebih lanjut Hendra menambahkan, saat ini Jamkrida Banten telah menjalin hubungan baik dengan berbagai lembaga perbankan dan Lembaga Pembiayaan Dana Bergulir (LPDB) yang dapat memfasilitasi pelaku UMKM untuk memperoleh kredit."Jadi pelaku UMKM di Banten yang ingin mengajukan pinjaman modal dari lembaga pembiayaan akan lebih mudah, karena sudah dijamin oleh Jamkrida Banten," katanya.

Adapun salah satu UMKM di Banten yang telah merasakan manfaat  jaminan kredit dari Jamkrida Banten yakni Apud pengrajin emping dan dagang hasil bumi, di Kampung Heas RT 02/01, Desa Pasarkaraq, Kecamatan Keroncong, Kabupaten Pandeglang.

Menurut dia, dengan adanya penjaminan kredit dari Jamkrida Banten, usaha dagang hasil bumi khususnya melinjo yang telah berjalan selama tujuh tahun sejak tahun 2002 lalu, saat ini telah berkembang pesat. "Awalnya usaha saya adalah dagang hasil bumi khususnya melinjo. Kemudian menambah usaha dengan memproduksi emping melinjo dikarenakan banyaknya permintaan dari Serang dan Jakarta, serta bahan bakunya pun mudah didapat di Pandeglang," katanya.

Namun, karena terhambat modal usaha, kata Apud, akhirnya ia meminjam kredit sebesar Rp10 juta kepada BPR Berkah Pandeglang."Setelah dilakukan analisa kredit modal kerja oleh pihak BPR,  ternyata saya kesulitan memenuhi persyaratan agunan dikarenakan hanya memiliki agunan sebesar Rp3 Juta. Atas Kekurangan agunan tersebut kemudian pihak BPR Berkah bilang ke saya akan menggunakan penjaminan Jamkrida Banten. Sehingga saya dapat menerima kredit sebesar Rp 10 Juta," katanya.

"Alhamdulillah saat ini usaha saya makin berkembang, tenaga kerja yang membantu usaha saya pun bertambah dari 2 orang menjadi 7 orang.  Untuk penjualan emping juga sekarang sudah mencapai Serang dan Jakarta," pungkasnya. (ismet)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook