48.957 Personil Gabungan Amankan Pemilu

nurul roudhoh   |   Politik  |   Senin, 15 April 2019 - 12:22:48 WIB   |  dibaca: 645 kali
48.957 Personil Gabungan Amankan Pemilu

SUKSESKAN PESTA DEMOKRASI : Ribuan pasukan bersiap mengikuti apel pergeseran pasukan Operasi Mantap Praja 2019 di Mapolda Banten, kemarin.

SERANG - Sebanyak 48.957 personil gabungan dari Polda Banten, TNI dan petugas perlindungan masyarakat (Linmas) akan mengamankan 21.047 Tempat Pemilihan Suara (TPS) pada pelaksanaan pemilu 17 April.

Polda Banten menurunkan 4.600 personel, 1.800 personel TNI, dan 42.094 personel Linmas.Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir mengatakan, penghitungan suara di TPS adalah tahapan yang sangat krusial. Untuk itu, perlu diantisipasi sedini mungkin melalui komunikasi, koordinasi antar petugas pengamanan dan penyelenggara pemilu.

"Adapun potensi kerawanan pada saat pemungutan dan penghitungan suara adalah jarak tempuh dari satu TPS ke TPS yang lain. Masih ada beberapa wilayah yang akses jalannya kurang baik serta ketidakpuasan massa pendukung atas hasil penghitungan suara harus segera dapat diselesaikan," kata Kapolda saat memberikan sambutan dalam apel pergeseran pasukan Operasi Mantap Praja 2019 di Mapolda Banten, kemarin.

Menurut Tomsi, ada 80 TPS sangat rawan, 2.394 TPS rawan dan 18.564 TPS aman dan 9 TPS khusus."Ada beberapa potensi kerawanan kamtibmas yang perlu diantisipasi oleh seluruh personil pengamanan. Secara umum, aksi sabotase, teror bom, politik uang, intimidasi terhadap panitia, petugas TPS dan pemilih. Serta perusakan TPS dan logistik pemilu, seperti kotak dan surat suara berpeluang menjadi potensi kamtibmas baik pada saat menjelang maupun saat pemungutan dan perhitungan suara," ujarnya.

Lebih lanjut, Tomsi mengungkapkan, penyimpanan dan pengiriman logistik pemilu 2019 mulai dari KPU, PPK, menjadi atensi utama. "Untuk menghindari terjadinya gangguan keamanan saat pemungutan dan penghitungan suara di Pemilu ini, Polda Banten telah memperkuat pengamanan mulai dari TPS hingga PPK atau tingkat kecamatan dengan mengerahkan personel Polri dan TNI yang bertugas hingga akhir pemilu," ungkapnya.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Banten AKBP Edy Sumardi mengatakan apel pergeseran pasukan ini merupakan pengecekan akhir dan pemantapan kesiapsiagaan seluruh personel beserta sarana dsn prasarana."Ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjamin keamanan serta sebagai wujud tanggung jawab Polri dalam memelihara keamanan baik sebelum, sesaat dan setelah seluruh tahapan Pemilu sehingga dapat berjalan dengan lancar, aman dan damai," katanya. (darjat)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook