Mayat Dalam Karung Dibuang di Laut Anyer

nurul roudhoh   |   Hukum  |   Senin, 15 April 2019 - 12:26:11 WIB   |  dibaca: 471 kali
Mayat Dalam Karung Dibuang di Laut Anyer

BERMOTIF EKONOMI : Dua terduga pelaku pembuang mayat dalam karung berhasil dibekuk Polres Pandeglang, Minggu (14/4).

PANDEGLANG - Polisi berhasil membekuk dua terduga pelaku pembuang dua mayat dalam karung yang menggegerkan warga Kabupaten Pandeglang. Kedua pelaku berinisial B warga Kota Cilegon, dan S warga Sulawesi.

Kapolres Pandeglang AKBP Indra Lutrianto Amstono mengatakan, kedua pelaku ditangkap di wilayah Merak, Kota Cilegon dan Jakarta, Jumat (12/4) kemarin. Dua pelaku berperan sebagai kurir untuk membuang dua jenazah korban yaitu Asep Hidayat (46) warga Lebak dan SJP (50) asal Kuningan di tengah laut menggunakan perahu.

"Dari keterangan tersangka dia hanya membantu membuang mayat dalam karung menggunakan kapal speedboat di wilayah perairan Anyer. Dibuangnya tengah malam. Mereka ini hanya menerima paket untuk membuang mayat itu," kata Kapolres saat gelar perkara di Mapolres Pandeglang, Minggu (14/4).

Menurutnya, penangkapan kedua terduga pelaku hasil identifikasi dan keterangan saksi yang didapat pihak kepolisian. "Proses penangkapan dari informasi, keterangan saksi, barang bukti yang ditemukan, kemudian dibantu Ditreskrimsus Polda Banten menggunakan peralatan teknologi dan akhirnya kita bisa mengetahui kedua sebagai pelaku," terangnya.

Kedua pelaku, kata Kapolres, bekerja sebagai nahkoda dan anak buah kapal (ABK) di sebuah perusahaan di Merak. Sementara kasus dugaan pembunuhan tersebut dilakukan karena faktor ekonomi. Para pelaku ingin menguasai perahu milik korban Asep Hidayat (46) dan SJP (50). "Setelah korban dibuang, mereka ini dijanjikan akan diberikan imbalan dari penjualan speedboat milik korban," tegasnya.

Menurut Kapolres, kedua pelaku tidak mengetahui kapan pelaku dibunuh. Sementara pelaku membuang mayat yang dibungkus dalam karung itu menggunakan perahu milik korban. "Dua orang pelaku ini tidak tahu pembunuhan itu dilakukan oleh siapa. Kita perlu cari alat bukti lagi dan mengetahui peran yang saat ini masih kita kejar," katanya.

Kapolres menjelaskan, kasus dugaan pembunuhan itu dilakukan oleh 6 orang terduga pelaku. Sementara 4 orang masih buron dan 2 orang berhasil dibekuk. "Kami sudah mengetahui identitas para pelaku berinisial T dan M. Sedangkan dua orang lagi masih kita cari identitasnya. 6 orang pelaku punya peran masing-masing," jelasnya.

Sebelumnya, kata Kapolres, kedua terduga pelaku ikut merencanakan dugaan pembunuhan kedua korban di wilayah Binuangeun, Kabupaten Lebak. "Dua orang pelaku ini ikut dari awal pada saat merencanakan dan berkomunikasi dengan pelaku lainnya. Kita tetapkan bahwa ini pembunuhan berencana, dari awal pelaku sudah merencanakan," katanya.

Kasat Reskrim Polres Pandeglang AKP Dedy Hermawan mengatakan, tengah memburu 4 orang terduga pelaku kasus pembunuhan dua mayat dalam karung. Saat ini jajarannya terus berupaya untuk mengungkap kasus tersebut. "Sedang kita cari. Mohon doanya, mudah-mudahan bisa segera tertangkap," tuturnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kata Dedy, kedua pelaku dijerat Pasal 340 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pembunuhan berencana. "Untuk ancaman hukuman yang diberikan kepada kedua tersangka pidana mati," paparnya. (yanadi)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook