Pindah Fungsional, Kekosongan Jabatan Bertambah

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Selasa, 16 April 2019 - 11:00:50 WIB   |  dibaca: 758 kali
Pindah Fungsional, Kekosongan Jabatan Bertambah

PEMBINAAN : Sejumlah pejabat fungsional Pemkot Cilegon mengikuti pembinaan yang dilaksanakan BKPP Cilegon di Aula Setda II Pemkot Cilegon, Senin (15/4).

CILEGON - Kekosongan jabatan di Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon akan bertambah karena sejumlah pejabat struktural memilih pindah menjadi pejabat fungsional. Pejabat yang ingin pindah itu diantaranya pejabat eselon III dan IV.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon, Sari Suryati mengatakan, saat ini jabatan fungsional banyak diminati. Berbeda dengan beberapa tahun ke belakang, para pegawai negeri sipil (PNS) lebih memilih menduduki jabatan struktural dibandingkan jabatan fungsional. “Saat ini justru terbalik, banyak yang dari struktural pindah ke fungsional,” kata Sari ditemui usai membuka acara Pembinaan Jabatan Fungsional Tertentu di Lingkungan Pemkot Cilegon, Senin (15/4).

Dikatakan Sari, aturan yang jelas dan jenjang karier yang lebih cepat membuat PNS banyak yang tergiur ke jabatan fungsional. Ditambah lagi, sebagai pejabat fungsional tertentu, beban kerja dan target kerja bisa dikerjakan sendiri. “Kenaikan pangkat bisa dilakukan dalam kurun waktu dua tahun. Berbeda dengan jabatan struktural yang kenaikan pangkatnya paling cepat empat tahun,” kata eks Asisten Daerah (Asda) III Pemkot Cilegon ini.

Menurut Sari, jika dimungkinkan, ketika Pemkot Cilegon akan melakukan rotasi jabatan, pejabat fungsional juga bisa dirotasi. Saat ini, pihaknya masih melakukan pemetaan untuk melakukan rotasi dan mutasi bagi jabatan struktural maupun fungsional. “Jabatan fungsional juga lebih optimal dalam pelayanan ke masyarakat,” terangnya.

Sari menambahkan, pembinaan jabatan kepada pegawai jabatan fungsional tertentu juga dilakukan guna meningkatkan kapasitas serta kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pejabat fungsional. “Intinya pejabat fungfsional tertentu lebih independen,” ujarnya.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Cilegon, Mahmudin mengatakan, pada tahun ini sudah ada 12 pejabat struktural yang beralih ke jabatan fungfsional. Alasannya, mayoritas karena jabatan fungfsional memunyai target kerja dan karier yang jelas. “Ditambah lagi pejabat fungfsional tidak memegang anggaran, tentu tidak banyak tekanan,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, kata Mahmudin, ada 100 pejabat fungsional tertentu yang mendapat pembinaan. Harapannya, setelah dilakukan pembinaan para pejabat struktural bisa bekerja lebih optimal lagi. (gillang)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook