Jaksa Kembalikan Berkas Armi ke Polisi

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Selasa, 16 April 2019 - 11:07:19 WIB   |  dibaca: 389 kali
Jaksa Kembalikan Berkas Armi ke Polisi

CILEGON - Kejaksaan Negeri (Kejari) Cilegon mengembalikan berkas tersangka Armi Samudera (33) kepada penyidik Polres Cilegon. Berkas tersangka kasus dugaan penganiayaan hingga tewas terhadap Anis Purwani (33), istrinya serta anaknya, Atarayan Rizki (10 bulan) itu dinilai jaksa belum lengkap.

Kajari Cilegon, Andi Mirnawati menyatakan, pihaknya sebelumnya sudah menerima berkas perkara kasus dugaan penganiayaan hingga tewas dengan tersangka Armi Samudera. Setelah dilakukan pemeriksaan, jaksa pemeriksa menyatakan berkas belum lengkap atau P18, sehingga pihaknya mengembalikan kembali berkas tersebut untuk dilengkapi penyidik.

"Statusnya P18. Masih ada kesalahan dan perlu dilengkapi, sehingga jelas materi perkaranya. Ada syarat formil dan materil yang harus dilengkapi kembali," katanya kepada wartawan usai menghadiri rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Cilegon di Aula Komando Militer (Kodim) 0623/Cilegon, Senin (15/4).

Mirna -panggilan Andi Mirnawati, menambahkan, kekurangan itu terutama syarat materil perkara masih ada kesalahan, sehingga harus dilakukan kelengkapan.Saat ditanya materil apa yang harus dilengkapi, Mirna enggan menjelaskan. Sebab, hal tersebut akan menjadi materi yang diperkarakan dalam persidangan.
 
"Kita tidak bisa jelaskan di sini. Sebab, itu yang nanti jadi materi yang diperkarakan dalam persidangan. Namun, kami terus berkoordinasi soal berkas. Sebab ini kejadian besar yang baru pertama kali ada, sehingga harus jelas materinya," papar perempuan berkerudung ini.

Sementara itu, Kapolres Cilegon, AKBP Rizki Agung Prakoso tidak menapik jika masih ada kekurangan dalam berkas perkara tersebut, salah satunya adalah hasil rekonstruksi yang harus dicantumkan dalam berkas.

Untuk diketahui, berkas kasus itu diserahkan ke jaksa sebelum dilakukannya rekontruksi kasus itu pada Senin (8/4)."Berbagai hal, seperti gelar perkara sudah dilakukan. Memang ada satu dua yang harus dilengkapi. Namun, secara perinsip sudah lengkap," paparnya yang tidak menjelaskan kapan akan diserahkan kembali ke jaksa.

Rizki menjelaskan, pihaknya terus menjalin koordinasi soal kelengkapan berkas, sehingga kasus tersebut bisa secepatnya disidangkan di pengadilan."Kami harap secepatnya bisa selesai. Semua tim sudah bekerja untuk bisa melengkapi berbagai persyaratan yang harus dilampirkan," paparnya.

Sebelumnya diberitakan, dalam rekonstruksi yang dilakukan tersangka Armi memeragakan 24 adegan. Mulai dari tersangka Armi yang mengajak hubungan badan Anis hingga tiga kali dan ditolaknya lantaran baru 40 hari paska melahirkan anak keduanya.

Armi emosi dan memukuli dan menginjak-injak Anis hingga tewas setelah dia disikut pada bagian dadanya. Kasus ini juga dilatarbelakangi dugaan perselingkuhan Anis dengan rekan sekerja kedua pasangan suami istri itu di Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM) Cilegon.(uri)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook