Angkut Pasir Berlebihan, Dua Truk Disetop

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Selasa, 16 April 2019 - 11:22:00 WIB   |  dibaca: 355 kali
Angkut Pasir Berlebihan, Dua Truk Disetop

DISETOP: Petugas Dishub Lebak (kiri) menegur sopir truk yang mengangkut pasir berlebihan di Kampung Pariuk, Kalanganyar, Senin (15/4).

RANGKASBITUNG- Dua mobil truk yang mengangkut pasir disetop oleh petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Lebak, saat melintas di Jalan Rangkasbitung-Cimarga, tepatnya di Kampung Kedung, Desa Sukamekarsari, Kecamatan Kalanganyar, Senin (15/4). Truk itu disetop karena mengangkut pasir berlebihan atau overload.

Berdasarkan pantauan Banten Raya, petugas dishub meminta sopir untuk turun dari truk yang dikemudikannya, untuk diberikan sanksi teguran serta sanksi push up di pinggir jalan raya tersebut. Setelah disanksi, anggota dishub memerintahkan kernet kedua truk untuk menurunkan kelebihan pasir yang berada di bak truk.

Kepala Dishub Lebak Sumardi menegaskan, sejak dilakukan patroli dan pencegahan terhadap angkutan pasir basah dan angkutan pasir berlebih, pihaknya masih menemukan sopir dan kernet truk angkutan pasir nakal. Seperti yang terjadi di Jalan Cimarga-Rangkasbitung, dimana dua truk kedapan mengangkut pasir melebihi batas bak truknya, sehingga oleh anggotanya diberikan sanki yang bersifat pembinaan.

"Kejadiannya tadi pagi (kemarin) saat anggota kami sedang berpatroli, tiba-tiba melaju dari arah Cimarga sebanyak dua truk yang mengangkut pasir berlebihan, sehingga oleh angota kami diberhentikan dan diberikan sanksi," ujar Sumardi.

Ditegaskannya, dari hari ke hari sejak beberapa bulan belakangan ini, jumlah truk yang mengangkut pasir basah atau overload semakin berkurang. Namun agar tidak ada lagi oknum sopir truk pasir yang membandel, maka pihaknya akan tetap memberlakukan patroli setiap hari di jalan raya yang kerap dilintasi truk pasir. "Bagi oknum sopir truk pasir yang membandel, tentu akan kami tindak, serta diberikan sanksi," tegasnya.

Kepala Bisang Keselamatan Lalu Lintas pada Dishub Lebak Azis Ali Rosyid mengatakan bahwa truk pengangkut pasir berlebihan tidak hanya membahayakan sopir dan kernet truk itu sendiri, melainkan bisa membahayakan pula terhadap pengguna jalan raya lainnya.

Oleh karena itu, bila tidak dilarang, maka lama kelamaan bisa mengancam terhadap kecelakaan lalu lintas."Bagi kami, pelarangan mengangkut pasir berlebihan itu tujuannya untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas yang mengancam jiwa sopir dan kernet truk itu sendiri, juga terhadap orang lain," kata Azis Ali Rosyid. (hudaya)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook