Kapal Pembawa Logistik Pemilu Tidak Bisa Sandar

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Selasa, 16 April 2019 - 11:35:05 WIB   |  dibaca: 363 kali
Kapal Pembawa Logistik Pemilu Tidak Bisa Sandar

AMAN : Petugas KPU dikawal pihak kepolisian mendistribusikan logistik pemilu ke Pulau Tunda, Desa Wargasara, Kecamatan Tirtayasa, Senin (15/4).

SERANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Serang bersama Pemkab Serang mulai mendistribusikan logistik pemilu ke daerah terpencil, yaitu ke Pulau Tunda, Desa Wargasara, Kecamatan Tirtayasa. Pendistribusian logistik pemilu tersebut mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian dan anggota TNI. Namun kapal yang membawa logistik tidak dapat sandar karena air laut surut.

Anggota KPU Kabupaten Serang Zaenal Muti'in mengatakan, logistik yang didistribusikan ke Pulau Tunda yaitu 20 kotak suara beserta surat suara sesuai kebutuhan. “Untuk DPT (daftar pemilih tetap) di Pulau Tunda sebanyak 1.095 orang yang terdiri dari laki-laki sebanyak 545 orang dan perempuan sebanyak 550 orang. Alhamdulillah pengiriman lancar,” kata Zaenal, Senin (15/4).

Sesuai dengan aturan pemberian surat suara pada setiap tempat pemungutan suara (TPS), yaitu jumlah DPT ditambah 2 persen sehingga jumlah surat suara yang dikirim ke Pulau Tunda sebanyak 1.119 lembar. “Untuk logistik pemilu yang sudah ada di Pulau Tunda dijaga oleh anggota polisi dan dari TNI. Kita terus koordinasi dengan Muspika Kecamatan Tirtayasa untuk pengamana logistik pemilu,” ujarnya.

Sementara itu, Kasubag Politik Dalam Negeri (Poldagri) Bagian Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pemkab Serang Dikdik Abdul Hamid mengatakan, pengiriman logistik pemilu terdapat beberapa kendala namun hal tersebut dapat diatasi dengan baik. “Kita berangkat menggunakan kapal KH Syam'un dari Pelabuhan Grenyang, Bojonegara. Kita sampai ke Pulau pukul 13.00 WIB,” katanya.

Dikdik mengungkapkan, sesampainya di Pulau Tunda, kapal yang membawa logistik pemilu dan rombongan tidak bisa sandar karena air laut surut dan bagian depan kapal kandas. “Karena kapal kandas selanjutnya logistik diangkut menggunakan kapal patroli Polair ke kantor desa yang langsung diterima oleh ketua KPPS setempat. Alhamdulillah tadi (kapal-red) bisa keluar akibat kandas pukul 16.00 WIB,” tuturnya. (tanjung)

 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook