Masyarakat Sipil Serukan Tolak Politik Uang

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Selasa, 16 April 2019 - 11:58:21 WIB   |  dibaca: 224 kali
Masyarakat Sipil Serukan Tolak Politik Uang

KONFRENSI PERS: Suasana konfrensi pers yang digelar Masyarakat Koalisi Kawal Pemilu Jaga Suara, di Ginger Box Food and Fun, Jalan KH Abdul Hadi, Kota Serang, Senin (15/4).

SERANG- Masyarakat sipil yang tergabung dalam Masyarakat Koalisi Kawal Pemilu Jaga Suara menyerukan agar masyarakat menolak politik uang saat pemilu serentak 2019 yang digelar Rabu (17/4). Politik uang yang biasa disebut juga dengan serangan fajar, biasanya gencar menjelang hari pemilihan.

Masyarakat Koalisi Kawal Pemilu Jaga Suara sendiri terdiri atas sejumlah elemen, seperti Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) Banten, FKPT, Ikatan Dosen Republik Indonesia Banten, Persaudaraan Dosen Republik Indonesia Banten, Ikatan Dosen Republik Indonesia Banten, Badak Banten, FORHATI, KAHMI Banten, Milenia.id, LBH Apik, LSPM, Forum Masyarakat Peduli Pemilu, Suwaib Amiruddin Foundation, dan IKAPI Banten.

Koordinator Presidium JaDI Banten Syaeful Bahri mengatakan bahwa sesuai rilis yang disampaikan Bawaslu RI bahwa Provinsi Banten merupakan daerah dengan tingkat kerawanan tinggi. Bahkan Banten masuk lima besar se-Indonesia.Tingginya kerawanan ini membuat JaDI Banten dan elemen lain merasa perlu menyerukan agar masyarakat menolak politik uang.

“Kita juga berharap (dugaan) kecurangan saat pemungutan suara seperti yang terjadi di Malaysia tidak terjadi di Banten,” kata Syaeful saat menggelar konfrensi pers di Ginger Box Food and Fun, di Jalan KH Abdul Hadi Nomor 25 Kota Serang, Senin (15/4).

Syaeful menyatakan bahwa potensi kerawanan kecurangan pemilu tidak berintegritas, baik selama proses dan hasil harus diantisipasi. Banten memiliki pengalaman saat tahun 2010 terjadi kerusuhan di Cilegon saat KPPS, pengawas, bahkan petugas kepolisian sama-sama bersepakat membuka kotak suara di jalan. Karena itu masyarakat harus siaga mulai hari tenang ini.“Kita ingin semua mengawal pemilu di Banten,” katanya.

Sekretaris ICMI Provinsi Banten Rohman mengatakan bahwa pilihan dalam pemilu boleh berbeda tapi persatuan bangsa ini harus tetap dijaga, sehingga pemilu akan berjalan aman. Ia juga berharap pemimpin yang terpilih, baik presiden, DPD, maupun anggota legislatif yang terpilih adalah mereka yang mewakili aspirasi masyarakat Banten.

Sekretaris Ikatan Dosen Republik Indonesia Banten Hendri Gunawan berharap masyarakat dapat  menjaga kondusifitas pemilu dengan menjaga agar tidak turut serta menyebar kabar bohong (hoax) dan informasi berbau SARA.“Karena itu akan berpotensi memecah belah bangsa,” katanya. (tohir)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook