Bawaslu: Caleg Seperti Sedang Dolbon

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Selasa, 16 April 2019 - 12:26:22 WIB   |  dibaca: 234 kali
Bawaslu: Caleg Seperti Sedang Dolbon

BEREBUT SIMPATI MASYARAKAT : Pengendara melintasi alat peraga kampanye (APK) yang masih terpasang di Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang, di masa tenang, Senin (15/4).

SERANG – Kemarin masa tenang Pemilu Serentak 2019 memasuki hari kedua. Sayangnya di hari tenang itu masih banyak alat peraga kampanye (APK) milik caleg, calon DPD, dan capres cawapres yang masih bertebaran di sejumlah lokasi di Kota Serang.

Ketua Bawaslu Kota Serang Faridi membenarkan masih banyaknya APK milik calon yang bertebaran di sejumlah titik Kota Serang. Apalagi jika menelusuri perkampungan. Namun sejak hari pertama masa tenang, Bawaslu Kota Serang terus berusaha menertibkan APK-APK tersebut.“Kami akan terus tertibkan sampai dengan H-1,” kata Faridi, Senin (15/4).

Faridi menyebut perilaku calon yang meletakkan APK secara sembarangan lalu tidak menggubrisnya sama seperti mereka dolbon alias modol di kebon. Layaknya orang dolbon, maka apa yang ditinggalkan tidak akan diacuhkan lagi, meski itu sesungguhnya adalah miliknya. “Ya kayak orang dolbon kalau udah beres ditinggal gitu aja,” tuturnya.

Faridi mengungkapkan bahwa Bawaslu Kota Serang sesungguhnya telah mengimbau parapol dengan mengirimkan surat berisi agar parpol mencopot sendiri APK milik mereka. Namun sayang tidak ada kesadaran dari parpol maupun caleg untuk mencopot APK mereka.

Padahal, dalam Petunjuk Teknis yang dikeluarkan KPU RI disebutkan peserta Pemilu diminta untuk mencopot sendiri APK milik mereka.“Cuma karena aturannya cuma Petunjuk Teknis KPU RI jadi kurang kuat makanya banyak partai yang mengabaikan,” ujarnya.

Terkait pengawasan pada aktivitas politik uang, Faridi mengatakan bahwa Bawaslu Kota Serang beberapa kali menemukan adanya calon yang hendak membagi-bagikan uang kepada calon pemilih.

Namun karena prinsip yang dipegang Bawaslu Kota Serang adalah pencegahan, maka sebelum terjadi petugas bawaslu memperingatkan pemberi dan penerima uang tersebut.“Kita peringatkan dulu. Tapi kalau masih bandel, ya terpaksa OTT (operasi tangkap tangan-red),” ujarnya.

Komisioner Bawaslu Kota Serang Agus Aan mengatakan bahwa selama dua hari selama masa tenang petugas bawaslu dibantu petugas Satpol PP Kota Serang menyisir semua lokasi di Kota Serang di mana terdapat APK.

Semua jalan disisir, mulai dari Taman Kopassus sampai ke Pakupatan. Dari Trondol sampai dengan Palima. Bahkan ke perkampungan-perkampungan. Penertiban APK bahkan dilakukan sampai malam hari saking banyaknya.  “Pokoknya semua APK yang terlihat akan kita tertibkan,” katanya.

Aan menyatakan bahwa di mana pun lokasinya, APK akan diturunkan selama masa tenang. Tidak hanya di tempat-tempat publik, APK yang terpasang di rumah calon bahkan kantor partai politik juga akan diturunkan. Atribut yang diperbolehkan terpasang di kantor parpol hanyalah bendera.“Kantor partai cukup bendera,” katanya.

Aan menyatakan bahwa banyaknya caleg yang tidak menurunkan sendiri APK mereka akan menjadi catatan Bawaslu Kota Serang tentang parpol atau caleg yang tidak taat aturan. Padahal, Bawaslu Kota Serang telah melayangkan surat agar parpol menurunkan sendiri APK. (tohir)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook