1.878 Bidang Lahan Dibebaskan

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Kamis, 18 April 2019 - 11:21:21 WIB   |  dibaca: 248 kali
1.878 Bidang Lahan Dibebaskan

PEMATANGAN LAHAN: Alat berat melakukan pematangan di lokasi proyek pembangunan jalan tol Serang-Panimbang, tepatnya di Desa Panancangan, Kecamatan Cibadak, Selasa (16/4).

RANGKASBITUNG- Tim pengadaan lahan telah menyelesaikan pembayaran lahan proyek pembangunan jalan tol Serang-Panimbang sebesar 68 persen atau 1.878 dari total 2.722 bidang lahan milik warga yang tersebar di empat kecamatan di Kabupaten Lebak.

Empat kecamatan tersebut yakni Kecamatan Cibadak, Cikulur, Cileles, dan Banjarsari yang luasannya mencapai 358 hektare."Saat ini, progres pengadaan lahan tol mencapai 68 persen. Ditargetkan oleh tim pengadaan tahun ini tuntas," kata Asda I Pemkab Lebak Alkadri kepada Banten Raya, Selasa (16/4).

Alkadri mengungkapkan, kemungkinan besar capaian akan mengalami penambahan karena dalam waktu dekat kembali akan dilaksanakan pembayaran ganti rugi. Proses pembebasan dilaksanakan secara merata tapi sebagian besar di wilayah Cibadak. "Adapun untuk pembangunan akses jalan tol sementara ini belum menerima laporannya. Namun kalau pematangan lahan sudah tersambung dari Serang-Kabupaten Lebak," katanya.

Lebih lanjut Alkadri mengungkapkan, secara umum lahan milik warga untuk kepentingan umum atau jalan tol tidak ada yang menolak. Hal itu terjadi karena memang setiap permasalahan penggantian langsung diakomodir.

"Soalnya sudah diatur undang-undang, ketika ada masalah luasan ukuran kurang maka akan dilakukan pengukuran kembali. Sementara bila harganya tak sesuai, itu akan dinilai tim appraisal dan jika warga memiliki bukti bahwa tanah itu dihargai mahal maka tinggal tunjukin buktinya dan jika memang tidak ada titik temu maka jalan terakhir di pengadilan," katanya.

Alkadri mengungkapkan, dari ribuan bidang lahan, sementara ini yang proses sampai masuk pengadilan itu sebanyak empat bidang. Lahan tersebut milik tiga orang warga. "Lokasi lahan di Kecamatan Cibadak sekarang ini berproses di pengadilan," katanya.

Alakdri menambahkan, selain lahan milik warga, aset pemerintah juga turut terkena proyek jalan tol. Salah satunya Kantor Kecamatan Cibadak. "Kalau untuk kecamatan sudah ditunjuk lokasi baru jaraknya satu kilo meter dari kantor lama. Saat ini masuki tahap evaluasi bentuk bangunan pengganti oleh konsultan, mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah sesuai dengan kita tinggal nanti dilaksanakan pengukuran tanah," katanya.

Ketika pengukuran tanah selesai dan gambar kontruksi bangunan selesai selanjutnya dilaksanakan pembangunan fisiknya. "Mereka yang nanti membangun. Untuk nilai proses ganti rugi saat ini tengah menunggu proses perubahan taksiran nilai karena ada yang belum terhitung, adapun sudah terhitung Rp 2,4 miliar," katanya.

Sekretaris Pengadaan Lahan Jalan Tol Serang-Panimbang M Didi Ali Subandi mengatakan, membenarkan pelaksanaan pengadaan lahan sudah mencapai 68 persen. Bidang lahan yang sudah dibebaskan 1,878 dari total 2.722. "Saat ini yang tersisa 844 bidang lagi yang insya Allah dalam waktu dekat ini untuk Desa Bendungan, Banjarsari bisa 100 persen bulan ini," katanya. (purnama)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook