Petugas KPPS Gunakan Pakaian Adat Jawa

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Kamis, 18 April 2019 - 11:33:40 WIB   |  dibaca: 298 kali
Petugas KPPS Gunakan Pakaian Adat Jawa

CUKUP UNIK : Petugas KPPS TPS 12 Desa Cadasari, Kecamatan Cadasari mengenakan pakaian tradisional khas jawa berupa blangkon dan kebaya, Rabu (17/4).

CADASARI - Petugas Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) di Tempat Pemunggutan Suara (TPS) 12 Desa Cadasari, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang mengenakan pakaian tradisional berupa blangkon dan kebaya, Rabu (17/4). Penggunaan pakaian adat Jawa itu untuk mengajak masyarakat agar menyalurkan hak pilihnya pada Pemilu 2019.

Petugas KPPS 12 Desa Cadasari TB Entus Sofyan mengatakan, penggunaan pakaian tersebut sebagai bentuk memeriahkan pelaksanaan pemilu. "Sengaja kami pakai blangkon untuk laki-laki dan kebaya untuk perempuan ini supaya pelaksanaan pencoblosan pilpres (pemilihan presiden) maupun pileg (pemilihan legislatif) tahun ini bisa lebih meriah," kata Entus, kemarin.

Menurutnya, penggunaan pakaian itu berasal ide atau gagasan dari para petugas KPPS. Karena pihaknya menginginkan masyarakat bisa memberikan hak pilihnya dengan lebih meriah. "Ya, itu sih inisiatif dari kami saja, biar warga yang datang ke TPS lebih terhibur, dan menarik perhatian agar warga bisa lebih tertarik untuk datang ke TPS memberikan hak suaranya," ujarnya.

Aay warga setempat mengatakan, pakaian yang digunakan para petugas KPPS sangat menghibur masyarakat. "Ya, seru saja lihatnya, jarang-jarang kan petugas pemilu menggunakan pakaian seperti itu. Saya juga lihatnya kagum, pas datang ke TPS semua petugasnya pakai blangkon dan kebaya, saya pribadi merasa terhibur," katanya.

Camat Cadasari Bunbun Buntaran menyebutkan, blangkon dan kebaya yang digunakan para petugas KPPS untuk memeriahkan pelaksanaan pencoblosan Pemilu 2019. Sebab, dengan menggunakan pakaian itu warga merasa pemilu tahun ini lebih meriah. "Sebetulnya itu hanya inisiatif dari para petugas KPPS saja supaya pemilu bisa lebih meriah. Saya berharap pemilu tahun ini bisa berjalan dengan penuh kegembiraan," ungkapnya.

Bunbun menjelaskan, total warga yang menggunakan hak pilihnya di TPS 12 mencapai 246 pemilih laki-laki dan perempuan. "Kalauuntuk TPS di wilayah Desa Cadasari mencapai 21 TPS. Kalau secara keseluruhan TPS se-Kecamatan Cadasari mencapai 104 TPS dengan total pemilih ribuan warga," jelasnya.

Hal yang sama juga dilakukan oleh para petugas KPPS di TPS 04 Desa Kadumadang, Kecamatan Cimanuk yang mengenakan pakaian tradisional pencak silat tergabung dalam Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Sementara jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di TPS itu mencapai 297 orang. "Kami ingin pemilu tahun ini bisa lebih meriah dan banyak warga yang datang untuk menggunakan hak pilihnya," ujar Jamalullah, petugas KPPS 04. (yanadi)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook