Jokowi Unggul Versi Hitung Cepat

nurul roudhoh   |   Nasional  |   Kamis, 18 April 2019 - 12:24:10 WIB   |  dibaca: 489 kali
Jokowi Unggul Versi Hitung Cepat

SERANG - Calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo - KH Ma'ruf Amin (Jokowi-Ma'ruf) unggul versi hitung cepat yang dilakukan berbagai lembaga survei atas calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Salahudin Uno (Prabowo-Sandi).

Versi hitung cepat Poltracking Indonesia, Jokowi-Ma'ruf meraih 55,21 persen, dan Prabowo-Sandi 44,79 persen. Adapun di hitung cepat Lingkaran Survei Indonesia, Jokowi-Ma'ruf meraih 55,71 persen, dan Prabowo-Sandi 44,29 persen. Versi Litbang Kompas, Jokowi-Ma'ruf unggul di angka 54,52, sementara Prabowo-Sandi 45,48 persen. Kemudian Indobarometer, Jokowi-Ma'ruf mencapai angka 54,53 persen, dan Prabowo-Sandi 45,47 persen. Dalam hitung cepat Charta Politika Jokowi-Ma'ruf mencapai 54,41 persen, sedangkan Prabowo-Sandi 45,59 persen. Data ini diambil pukul 22.30 dengan sampel masuk mencapai 95 - 97 persen.

Terpisah, Konsep Indonesia (Konsepindo) Research dan Consulting juga melakukan hitung cepat pilpres yang dipusatkan di Grand Zuri Hotel BSD City, Kelurahan Lengkong Gudang,  Kecamatan Serpong Kota Tangerang Selatan (Tangsel).  Saat diumumkan pada pukul 15.00 WIB, suara masuk sebesar 38,2 persen, pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin unggul 55,76 persen.

Sementara pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga Uno memperoleh 44,24 persen. “Populasi survei ini adalah seluruh TPS se-Indonesia yang tersebar di 34 Provinsi,” kata Direktur Utama Konsep Indonesia (Konsepindo) Research dan Consulting Veri Muhlis Arifuzzaman.

Veri menjelaskan, setiap unit populasi TPS mempunyai kesempatan yang sama untuk terpilih menjadi unit sampel utama. Jumlah TPS sampel ditetapkan sebanyak 2.000 TPS. Sampel dipilih menggunakan metode multistage random sampling. "Diperkirakan margin of error sebesar ± 1 persen pada tingkat kepercayaan 99 persen,"  jelasnya.

Sementara itu,  untuk di Provinsi Banten, kata Veri, hasil hitung cepat atau quick qount sementara pasangan calon presiden dan wakil presiden Jokowi-KH Ma'ruf Amin gagal mendulang suara di Provinsi Banten. Rivalnya Prabowo Subianto-Sandiaga Uno justru memperlebar jarak angka kemenangan dari pemilu sebelumnya. "Data masuk 47 persen untuk Banten. Hasilnya Jokowi 39,95 persen dan Prabowo 60,05 persen. Datanya sama dengan Pilpres 2014 lalu," imbuhnya.

Ditanya alasan petahana kalah, padahal wakilnya Ma'ruf Amin adalah putra kelahiran Banten, Veri menyatakan, sosok Ma'ruf bukan tidak ada pengaruhnya. Tetapi dianggap putera daerah yang tidak mengurus tanah kelahirannya. "Karena memang tinggalnya lebih banyak di Jakarta. Ada stigma seperti itu," jelasnya.

Veri menambahkan, upaya sudah dilakukan tim paslon 01 di Banten. Misalnya dilakukan membangun kebanggaan bahwa wakil presiden adalah putra asli Banten."Tapi ternyata itu tidak cukup untuk memikat warga di sini. Kemungkinan mereka lebih memegang prinsip-prinsip yang dianutnya, dan ini semua terkait dengan politik identitas yang marak," katanya.

Sementara itu, kubu Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tidak ambil pusing dengan hasil hitung cepat yang telah dirilis sejumlah lembaga survei.Direktur Hukum dan Advokasi BPN Sufmi Dasco Ahmad menyebut pihaknya tidak mau terlalu memikirkan soal hasil hitung cepat. Baginya, hasil hitung cepat acapkali menjadi upaya untuk melakukan penggiringan opini publik. "Ini (hitung cepat) kan tidak lebih dari penggiringan opini saja," ujarnya.

Sufmi menilai bahwa lembaga survei saat ini hanya bekerja berdasarkan proyek-proyek tertentu untuk kepentingan satu pihak. Dia berpesan kepada para pendukungnya untuk tetap tenang karena hasil akhir akan diumumkan KPU. Terlebih, perhitungan di internal BPN masih mengunggulkan Prabowo-Sandi. "Semua akan jelas nantinya, karena sebagaimana kesepakatan maka finalnya adalah pengumuman dari KPU," katanya. (jpnn/imron)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook