Warga Sempat Kesulitan dengan Kertas Suara

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Kamis, 18 April 2019 - 12:35:12 WIB   |  dibaca: 343 kali
Warga Sempat Kesulitan dengan Kertas Suara

ANTUSIAS : Gubernur Banten Wahidin Halim menyapa salah seorang pemilih difabel di salah satu TPS di Kota Tangerang, kemarin.

TANGERANG - Gubernur Banten Wahidin Halim menyatakan bahwa angka partisipasi pemilih di Banten dalam Pemilu di tahun ini cukup tinggi. Bahkan "Pemilu serentak di Banten berjalan lancar. Target angka partisipasi pemilih di Banten melebihi target yaitu melebihi 80 persen," kata Gubernur Banten usai menggunakan hak pilihnya di TPS 03 Kecamatan Pinang, Rabu (17/04).

Ia menilai, masyarakat perkotaan yang diprediksi tidak akan memberikan hak pilih, ternyata sangat antusias untuk memberikan hak pilihnya. Usai mencoblos, WH juga mengunjungi beberapa TPS di Kecamatan Pinang di antaranya TPS 12, TPS 1, TPS 66 RW 4, TPS 65, TPS 61, TPS 64, TPS 63, TPS 60, TPS 59 RW 6, TPS 57 RW 05, TPS 45 Graha Raya, dan TPS-TPS lainnya.

Di setiap TPS yang dikunjunginya, WH menanyakan setiap kelompok panitia pemungutan suara (KPPS) terkait pelaksanaan pemungutan suara seperti kelancaran pelaksanaan, jumlah DPT, dan partisipasi pemilih. Secara umum, KPPS melaporkan bahwa pemilihan berjalan aman dan lancar dengan tingkat partisipasi pemilih yang tinggi. WH juga menemukan pemilih disabilitas yang menunggu giliran mencoblos di salah satu TPS.

Di sela "Harapannya, tetap berjalan aman dan Luber, tidak terjadi konflik sosial dan lainnya, dan yang terpilih nantinya bisa menyejahterakan masyarakat Banten. Tapi saya yakin masyarakat Banten itu baik, buktinya sampai sekarang tidak ada komunikasi terjadinya perpecahan dan sebagainya," katanya.

Mantan anggota DPR RI itu menambahkan, tingginya partisipasi pemilih di Banten dapat diindikasikan bahwa tingkat kesadaran politik masyarakat sudah meningkat signifikan. Hal ini tidak terlepas dari upaya penyelenggara pemilu, pemerintah dan unsur lainnya yang terus memberikan pemahaman kepada masyarakat terhadap pentingnya menggunakan hak pilih dalam Pemilu.

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy bersama rombongan memantau pemilihan di Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang. Dengan didampingi oleh Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, Andika meninjau pelaksanaan penyaluran hak suara warga di TPS 02 Desa Sukamanah.

“Memang ada sedikit yang diungkapkan warga, bahwa agak kesulitan karena ukuran kertas suara yang lebih besar ketimbang kotak tempat mencoblos. Tapi secara umum saya mendapat laporan pelaksanaan pemilu lancar,” kata Andika sesaat sebelum bergerak menuju lokasi berikutnya yakni TPS 01, 02, 03 dan 07 di Kampung Kedaleman, Kelurahan Kalanganyar, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon.

Sesampainya di lokasi tersebut, Andika disambut oleh Walikota Cilegon Edi Aryadi dan rombongan Muspida Kota Cilegon. Hasil pemantauan di lokasi tersebut, kata Andika tidak jauh berbeda dengan di lokasi sebelumnya, yakni ukuran kertas suara yang lebih besar ketimbang kotak tempat mencoblos. “Makanya tadi saya tanya ke warga, ratarata mereka butuh waktu  menit untuk menyalurkan hak suaranya itu,” imbuhnya.

Meski begitu, Andika mengaku, pelaksanaan hari pemungutan suara pada Pemilu 2019 relatif lancar. Bahkan, Andika menyebut tingkat partisipasi pemilih di Banten secara umum mencapai hingga 80 persen.

Hal serupa diungkapkan Walikota Cilegon Edi Aryadi. Menurutnya pelaksanaan pemungutan suara Pemilu di Kota Cilegon aman dan lancar. “Saya berterima kasih kepada penyelenggara pemilu beserta seluruh jajarannya hingga ke tingkat TPS yang sudah berhasil menyelenggarakan pemilu secara lancar. Juga kepada aparat keamanan yang menjaga berjalannya pemilu kali ini dengan aman,” ujarnya. (satibi)

 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook