Lagi Mayat Ditemukan di Merak

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Senin, 22 April 2019 - 11:08:05 WIB   |  dibaca: 405 kali
Lagi Mayat Ditemukan di Merak

EVAKUASI: Petugas Basarnas Banten mengangkat mayat yang ditemukan di sekitar Perairan Pulau Tempurung, Sabtu (20/4).

CILEGON – Basarnas Banten kembali menemukan sesosok mayat di perairan Merak, Sabtu (20/4). Di saku celananya ditemukan KTP atas nama Rito Suprapto berusia 30 tahun. Asal Desa Tangkerang, Kecamatan Marpoyan. Saat ini kasusnya dalam penanganan Polair Banten.

Informasi yang dihimpun Banten Raya, penemuan mayat berawal dari awak Kapal Motor Penumpang (KMP) Jagantara yang berlayar dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni melihat sesosok mayat mengapung di sekitar Dermaga VII Pelabuhan Indah Kiat Merak, Sabtu (20/4) sekitar pukul 09.00 WIB.

Tak lama, awak KMP Jagantara memberikan informasi ke Pelabuhan Merak. Basarnas Banten dan SAR PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Merak menyisiri perairan di sekitar Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Indah Kiat, namun mayat tak kunjung ditemukan.

Sekitar pukul 11.00 WIB pencarian dihentikan lantaran saat itu di sekitar Perairan Merak hujan lebat. Tak lama berselang, sekitar pukul 12.00 WIB Basarnas mendapat informasi adanya penemuan mayat oleh nelayan di sekitar Pulau Tempurung. Kemudian, Basarnas kembali menyisir Perairan Merak hingga ke Pulau Tempurung. Sekitar pukul 13.00 WIB, tim Basarnas akhirnya menemukan mayat yang mengambang di sekitar Pulau Tempurung yang berjarak sekitar 4 mil.

Kepala SAR PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak Radmiadi mengatakan, mayat yang mengapung di sekitar perairan Merak pada Sabtu kemarin ditemukan di sekitar Pulau Tempurung. Mayat tersebut berhasil dievakuasi melalui Dermaga I Pelabuhan Merak sekitar pukul 14.00 WIB. “Selanjutnya, mayat tersebut dibawa ke RSUD Serang dan kasusnya ditangani Polair Polda Banten,” kata Radmiadi kepada Banten Raya, Minggu (21/4).

Saat pencarian dilakukan, kata Radmiadi, di sekitar Perairan Merak sedang terjadi hujan lebat dan angin kencang. Angin bertiup dari arah timur ke barat, sehingga, mayat tersebut terbawa arus hingga ke Pulau Tempurung.

Radmiadi menjelaskan, mayat tersebut saat ditemukan mengenakan pakaian kemeja hitam dan celana jeans. Di dalam saku celananya juga terdapat tiket pejalan kaki Pelabuhan Merak, kartu uang elektronik, dan kartu tanda penduduk (KTP). “Berdasarkan KTP yang ditemukan bernama Rito Suprapto berusia 30 tahun. Asal Desa Tangkerang, Kecamatan Marpoyan, Kota Pekanbaru, Riau,” urainya.

Radmiadi menjelaskan, belum diketahui, apakah mayat tersebut memang penumpang kapal yang terjatuh dari kapal atau bukan. Namun, seharusnya jika penumpang yang sudah naik ke kapal tidak lagi membawa tiket kapal, karena tiket kapal ditarik oleh petugas tiket di gangway Pelabuhan Merak. “Tapi seharusnya kalau memang sudah di atas kapal sudah tidak membawa tiket, dan tiket sudah diserahkan ke petugas kontrol yang ada di gangway pelabuhan,” ujarnya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Banten Zaenal Arifin melalui Kepala POS SAR Merak Sutikno mengatakan, mayat tersebut saat ditemukan diperkirakan sudah sekitar dua sampai tiga hari. Mayat tersebut memiliki ciri tubuh badan yang tinggi. “Kami evakuasi ke Pelabuhan Merak, lalu dibawa pakai ambulans ASDP ke rumah sakit,” jelasnya.

Saat ini, pihak kepolisian yang akan melakukan identifikasi terhadap mayat tersebut. “Sudah agak bau busuk. Saat ini ditangani Polair, karena penemuan mayatnya di tengah laut bukan di sekitar Pelabuhan Merak,” ujar Sutikno. (gillang)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook