Komunitas Earth Hour Tanam Mangrove di Teluk Banten

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Senin, 22 April 2019 - 12:07:38 WIB   |  dibaca: 98 kali
Komunitas Earth Hour Tanam Mangrove di Teluk Banten

MANGROVE: Komunitas Earth Hour foto bersama sebelum tanam mangrove di Teluk Banten, kemarin.

SERANG- Komunitas Earth Hour Serang bersama mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Kota Serang dan Sekolah Tinggi Perikanan (STP) Kota Serang menaman 100 bibit pohon mangrove dalam rangka memperingati Hari Bumi Internasional di pesisir Teluk Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Minggu (21/4). Acara tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pertanian Kelautan dan Peternakan (DPKP) Kota Serang Anis S Salam di ruang rapat BAPPL Sekolah Tinggi Perikanan (STP) Serang.

Koordinator Earth Hour Serang Dede Alfiana mengatakan, penanaman bibit mangrove dilakukan di Teluk Banten karena sudah terkena abrasi. “Jadi kami ingin menciptakan kembali ekosistem laut, dan mencegah terjadinya abrasi lagi,” kata Dede kepada Banten Raya, usai acara pembukaan.

Ia menuturkan, penanaman mangrove ini juga merupakan tahap awal yang dilakukan komunitasnya. Selanjutnya di empat bulan mendatang Dede bersama dengan komunitas gabungan lainnya akan kembali melakukan penanaman mangrove di Teluk Banten.“Jadi nanti kami akan berkelanjutan. Sekitar tiga sampai empat bulan, kami akan konservasi mangrove kembali dan melakukan penanaman. Untuk saat ini, seratus mangrove dulu,” ucap dia.

Dede juga menyebutkan, setiap bulannya akan ada monitoring dari komunitas untuk melihat perkembangan mangrove yang ditanamnya. “Setiap bulan tim kami bakal cek kesini untuk melihat dan memantau,” ungkapnya.

Masih di lokasi yang sama, Kepala Dinas Pertanian Kelautan dan Peternakan (DPKP) Kota Serang Anis S Salam mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melalui pihaknya sangat mengapresiasi dan menyambut positif dengan adanya kegiatan tersebut.“Tentunya kami sangat mendukung dengan gagasan para anak muda baik mahasiswa dan mahasiswi yang tergabung dalam komunitas pecinta bumi ini. Kami pun menyambut baik setiap kegiatan yang membawa Kota Serang ke arah yang lebih baik,” ujar Anis.

Bahkan kedepannya, sambung dia, pihaknya akan mengajak para pemuda, khususnya komunitas ini untuk bergabung dalam program DPKP yang didanai oleh pemerintah. Karena selama ini, pihaknya belum memiliki program seperti yang dilakukan oleh komunitas tersebut.“Jadi nanti program kami, Pemerintah Kota Serang akan bekerjasama dengan komunitas ini, karena memang gagasan ini sangat baik dan bagus untuk Kota Serang,” katanya.

Anis menilai penanaman bibit mangrove adalah langkah yang tepat karena abrasi yang cukup tinggi di pesisir Teluk Banten. “Maka dari itu, untuk pencegahannya perlu ditanami mangrove. Seperti yang dilakukan para pemuda saat ini,” sebut dia.

Selain abrasi, masih kata dia, di Teluk Banten ini banyak tumpukan sampah, sehingga sungai di sana mengalami pendangkalan dan ekosistem laut pun jadi terganggu. “Memang sampah juga banyak, oleh karena itu kami akan menyusun program dan menganggarkan untuk kegiatan ini,” tutup Anis. (harir)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook