Danru Damkar Tewas Tertimpa Tembok, 5 Luka

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Senin, 22 April 2019 - 12:33:24 WIB   |  dibaca: 1387 kali
Danru Damkar Tewas Tertimpa Tembok, 5 Luka

PAHLAWAN: Prosesi upacara pemakaman Bai Harno, Danru Damkar Kabupaten Tangerang berlangsung khidmat, Minggu (21/4).

KAB. TANGERANG - Bai Harno (45), Komandan Regu (Danru) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tangerang tewas tertimpa reruntuhan tembok saat berusaha memadamkan kebakaran sebuah toko milik Neng (41), di Pasar Jayanti, Desa Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Sabtu (20/4).

Kapolsek Cisoka, AKP Uka Subakti menjelaskan, saat petugas Damkar Kabupaten Tangerang berusaha memadamkam api yang membakar toko sembako milik Neng di Pasar Jayanti itu, tembok toko tersebut runtuh dan menimpa petugas Damkar dan satu anak pemilik toko. “Bai Harno, Danru Damkar Kabupaten Tangerang meninggal di TKP (Tempat Kejadian Perkara). Sementara empat petugas Damkar dan anak pemilik toko yang mengalami luka dilarikan ke RSUD Balaraja,” jelas Uka kepada wartawan di Mapolsek Cisoka, Minggu (21/4).

Menurut Uka, pihaknya masih melakukan penyelidikan atas peristiwa kebakaran yang memakam korban jiwa tersebut. Saat ini, sudah ada beberapa saksi yang dihadirkan untuk dimintai keterangan. ”Sementara kita masih pendalaman. Dalam artian kami masih memeriksa saksi-saksi, Saya sudah minta Kanit Reskrim untuk segera meminta bantuan tim labfor (Laboratorium Forensik) Polda Banten untuk mengetahui penyebab kebakaran,” tuturnya.

Uka menambahkan, berdasarkan keterangan sementara, api muncul dari gudang sembako di toko tersebut. Mengetahui gudang toko terbakar. Saat itu, saksi meminta bantuan warga untuk membantu memadamkam, namun api susah dipadamkam karena barang yang ada di gedung toko mudah terbakar. “Sekali lagi, kami belum bisa meyimpulkan peyebab kebakaran. Kami masih melakukan penyelidikan,” imbuhnya.

Ditemui terpisah, Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Agus Suryana mengatakan, alhmarhum Bai Harno sudah puluhan tahun bertugas di Damkar Kabupaten Tangerang. Meski menjadi Danru Damkar, Kata Agus, korban selalu ikut memadamkan api bersama anggotanya saat terjadi kebakaran.

“Sosok alhmarhum  berdidikasi tinggi dalam menjalankan tugas. Terbukti, beliau turun langsung ikut memadamkan api yang membakar toko sembako milik Neng di Pasar Jayanti,” kata Agus mengenang sosok Bai Harno disela-sela prosesi upacara pemakaman.

Agus menambahkan, Pemkab Tangerang menangung biaya pengobatan empat petugas Damkar yang saat ini sedang dirawat di RSUD Balaraja. Berdasarkan informasi, keempat petugas Dakar itu kondisinya mulai membaik. “Kondisi empat petugas Damkar sudah membaik setelah mendapatkan perawatan medis di RSUd Balaraja. Semua biaya ditanggung pemkab,” ujarnya.

Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar didampingi wakilnya, Mad Romli melayat ke rumah korban dan menghadiri pemakaman. "Insyaallah, almarhum Bai Harno akan mendapat status syuhada. Seorang syahid yang gugur dalam menjalankan tugas," kata Zaki wartawan dirumah duka.

Menurut Zak, musibah ini bisa menjadi pelajaran bahwa tugas yang diemban para petugas Damkar penuh dengan risiko. Hal itu yang dialami Bai Harno gugur saat berusaha menyelamatkan warga Jayanti yang terkena musibah "Beliau wafat saat tugas, beliau wafat di saat menyelamatkan yang lain. Justru beliau almarhum yang kembali ke rahmatulah. Umur hanya Allah yang tahu kapan ajal akan tiba," tuturnya.

Zaki berharap, kepada petugas Damkar yang lain untuk tetap waspada dalam menjalankan tugas.  Semoga musibah yang dialami Bai Harso, Kata Zaki, tidak menrunkan semangat petugas Damkar untuk membantu masyarakat memadamkamkan kebakaran di Kabupaten Tangerang.

"Wafatnya Bapak Bay Harno Ini sebagai pengingat kita semua, ini amanat yang diembankan bukan amanat yang kecil, amanat yang besar, tanggung jawab yang ada pada kita tanggung jawab yang besar. Tidak sedikitpun gugurnya Bapak Bay Harno mengecilkan niat kita untuk terus melayani masyarakat Kabupaten Tangerang ," pungkasnya. (imron)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook