Banyak Pengendara Bingung, Siap Dievaluasi

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Senin, 22 April 2019 - 13:01:35 WIB   |  dibaca: 193 kali
Banyak Pengendara Bingung, Siap Dievaluasi

ATUR LALU LINTAS : Petugas kepolisian mengarahkan salah satu pengendara yang melintas saat hari pertama uji coba sistem satu arah, kemarin.

KOTA SERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Serang bersama Polres Serang Kota mulai melakukan uji coba sistem satu arah (SSA) atau one way pada Sabtu (20/4) hingga tiga hari kedepan. Pada hari pertama uji coba tersebut, banyak pengguna jalan, baik roda empat maupun roda dua kebingungan.

Salah satu pengendara roda dua asal Ciloang, Kecamatan Serang, Kota Serang, Royadi (30), mengungkapkan, dirinya sempat kaget saat akan menuju Jalan Sochari yang biasanya langsung lurus dari Ciwaru.

Royadi disuruh belok ke kiri melalui jalur KH. Abdul Hadi (arah Kebon Jahe). “Bingung karena baru permulaan jadi belum terbiasa,” kata Roy sapaan akrabnya, kepada Banten Raya, saat ditemui di lokasi, Sabtu (20/4).

Selain itu, lanjut dia, sistem satu arah ini memakan waktu untuk menuju lokasi tujuan. “Menguras waktu kalau mau ke tempat tujuan yang berada di jalur satu arah, otomatis harus muter walaupun jaraknya dekat,” ungkap dia seraya mengaku sistem satu arah itu rumit dan tidak efektif.

Di tempat lain, Adam Maulana Yusuf (22), pengendara sepeda motor asal Kelurahan Sumur Pecung, pun mengaku saat dirinya melintas di Jalan Ahmad Yani menuju ke arah Jalan Sochari tidak mengalami kendala pada saat mengikuti sistem satu arah. “Ga sih soalnya banyak petugas yang mengarahkan. Cuma menghambat jalan yang diarahkan menjadi macet,” ujar Adam.  

Karena itu, ia berharap dengan adanya aturan tersebut bisa mengurai kemacetan yang sering terjadi di Kota Serang setiap jam-jam berangkat dan pulang kerja.Ia juga mengungkapkan, tujuan pemberlakukan satu arah untuk mengurai kemacetan tidak akan berhasil jika di sepanjang jalan masih ada yang parkir di bahu jalan. “Kan masalahnya macet, pemerintah harus tegas tertibkan parkir liar dan lebarkan tuh jalan utamanya,” harapnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Seksi (Kasi) Manajemen Rekayasa LLAJ pada Dishub Kota Serang, Indra Kurniawan mengatakan, uji coba SSH mulai pukul 06.00 WIB hingga 09.00 WIB dan pukul 15.00 hingga pukul 18.00 WIB. Uji coba penerapan sistem arah itu nanti akan dilakuikan evaluasi.

"Apa saja yang menjadi kekurangan dan akan mengevaluasi juga kinerja ruas jalan, baik yang berdampak maupun yang dilalui SSA ini,” ujar Indra kepada awak media ketika ditemui di Pisang Emas atau Jalan Ahmad Yani.

Pihaknya juga sudah menyediakan surveyor-surveyor untuk menghitung volume kendaraan yang melintas, baik di persimpangan-persimpangan maupun di ruas-ruas jalan. “Sejauh ini kita memantau kondisinya ramai lancar dan masyarakat juga mengikuti arahan dan petunjuk rambu yang sudah kita siapkan dan sediakan,” kata dia.

Ia menganggap wajar, jika masih ditemukan pengendara yang masih bingung dengan aturan SSA ini, dikarenakan sistem ini baru pertama kali dilakukan. "Wajar, ini kan pertama di masyarakat. Kami juga maklumi karena pertama dan masih bingung.

Kami juga sudah mengarahkan dengan petugas kepolisian dan Dishub Kota Serang sudah mengarahkan, petunjuk-petunjuk arah juga mungkin tidak terlihat, tidak terlihat, kan kita koreksi nanti,” tutupnya. (harir)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook