Di TPS 005 Perolehan Suara Capres-Cawapres Imbang

nurul roudhoh   |   Politik  |   Senin, 22 April 2019 - 13:05:11 WIB   |  dibaca: 1043 kali
Di TPS 005 Perolehan Suara Capres-Cawapres Imbang

SERANG – Pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di tiga daerah di Banten, yakni di Kota Serang, Kabupaten Serang, Kabupaten Tangerang, berjalan lancar, Minggu (21/4).
Di TPS 005, Lingkungan Sumur Putat, Kelurahan Cipocok Jaya, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, perolehan suaranya sama kuat alias berimbang.

Untuk diketahui, ada 10 TPS yag direkomendasikan PSU. Selain 2 TPS di Kota Serang, 1 TPS Kabupaten Serang, dan 1 TPS di Kabupaten Tangerang, PSU juga direkomendasikan di 4 TPS di Kabupaten Lebak, dan 2 TPS di Kota Tangerang Selatan. Rekomendasi dengan alasan bervariatif, mulai dari surat suara tercoblos hingga adanya warga dari luar daerah yang ikut mencoblos.

Dalam pelaksanaan PSU di TPS 005 di Lingkungan Sumur Putat, Kelurahan Cipocok Jaya, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Capres cawapres Jokowi Ma’ruf – KH. Ma’ruf Amin mendapatkan 83 suara, begitupun dengan pasangan capres cawapres Prabowo Subianto – Sandiaga Salahuddin Uno meraih 83 suara, sedangkan surat suara yang tidak sah hanya ada satu lembar. Padahal, pada pemungutan suara serentak sebelumnya di TPS 005 yang dihelat pada, Rabu (17/4), pasangan Jokowi – KH. Ma’ruf Amin memperoleh 64 suara, sedangkan Prabowo – Sandiaga mendulang 140 suara, adapun jumlah suara tidak sah ada dua lembar.

Kemudian, PSU di TPS 24 Ciloang, Kelurahan Sumur Pecung, Kecamatan Serang, Kota Serang, Minggu (21/4), Pasangan Calon Presiden (Capres) Joko Widodo – KH. Ma’ruf Amin tetap kalah. Berdasarkan hasil yang didapat Banten Raya, pasnagan capres cawapres nomor urut 01 hanya mengantongi 61 suara, sementara pasangan capres cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandi ini meraup 116 suara. Jumlah suara tidak sah tiga.Pada pemilihan Rabu (17/4) lalu, Prabowo-Sandi juga memperoleh 142 suara, sedangkan Joko Widodo-KH. Ma’ruf Amin 59 suara.  

Ketua Divisi sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia KPU Kota Serang, Fahmi Musyafa mengatakan, pelaksanaan PSU di TPS 024 berlangsung kondusif. “Alhamdulillah, pelaksanaannya berjalan aman dan tertib. Personel keamanan dari kepolisian dan TNI pun turut membantu menjaga selama proses PSU sampai penghitungan surat suara,” kata Fahmi, kepada Banten Raya.

Namun lanjut dia, pihaknya mengakui bahwa pada pelaksanaan PSU ini tingkat partisipasi pemilihnya mengalami penurunan bila dibandingkankan pada saat pemungutan suara serentak. “Kalau sebelumnya di TPS 024 ini jumlah pemilihnya sekitar 190 orang, kalau sekarang di PSU ini hanya sekitar 180 orang yang memilih. Menurun tapi tidak terlalu drastis. Iya masih di atas angka 60 persen lah tingkat partisipasinya. Penurunan ini karena mungkin waktunya bukan libur nasional, sehingga pemilih tidak bisa pulang ke kampong halamannya,” ucap dia.

Ia menjelaskan, untuk TPS 024 Ciloang melakukan PSU dengan mengulang memilih lima surat suara. Hal itu menyusul karena Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 024 Ciloang tidak netral dan lakukan kecurangan dengan mencoblos sisa surat suara pada pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Prabowo-Sandi. “Di TPS 024 PSUnya mengulang semuanya lima surat suara karena ada 15 surat suara sisa dicoblos oleh KPPS. Dari 15 surat suara itu tujuh yang sudah dicoblos,” jelasnya.

Hampir senada dikatakan Ketua Divisi Teknis KPU Kota Serang, Fierly Murdliat Mabruri. Menurutnya tingkat partisipasi pemilih di TPS 005 Sumur Putat mengalami penurunan bila dibandingkan pada pencoblosan di hari Rabu (17/4).

Ia menyebutkan pemilih pada PSU ini sekitar 167 orang yang datang menyalurkan hak suaranya dari 222 pemilih. “Kalau yang kemarin agak tinggi kalau yang sekarang agak kurang. Iya sekitar 75 persen,” ungkap Fierly.

Ia menuturkan, untuk PSU di TPS 005 Sumur Putat hanya melakukan pemungutan satu suara saja yakni Capres dan Cawapres. “Ada pemilih dari luar daerah yang menggunakan non KTP elektronik yang nyoblos di siang hari, sehingga direkomendasikan oleh Bawaslu untuk melakukan pemungutan suara ulang,” tutur dia.

Masih di lokasi, Ketua KPU Kota Serang Ade Jahran menambahkan, bahwa pihaknya pun sudah memberhentikan tujuh anggota KPPS beserta dua anggota Linmas yang melakukan kecurangan pada saat pencoblosan Pemilu serentak rabu (17/4) lalu dan sudah menugaskan anggota KPPS baru. “KPPS yang bertugas pada PSU hari ini semuanya rekrutan baru,” imbuh Ade.

Meski begitu, sambung dia, proses pelaksanaanya PSU berlangsung kondusif dan lancar. Prosesnya berlangsung kondisi baik dan kondusif ada pak Kapolres dan TNI juga. Yang penting prosesnya selesai aman. Soal pilihan itu tergantung masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Komisioner Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kota Serang Rudi Hartono mengatakan sudah melakukan tahapan klarifikasi terhadap anggota KPPS yang diduga melakukan Kecurang."Kami sudah melakukan panggilan, nanti juga akan melakukan tahapan klarifikasi lagi dan untuk keputusan akan diplenokan," ungkapnya.

Menurutnya, pelaku pelanggaran dapat dikenakan pasal 533 nomor 7 tahun 2019 atau pasal 516 nomor 7 tahun 2019."Bisa dikenakan pasal 533 yang mengaku dirinya orang lain dan mencoblos lebih dari satu kali dipidana 1 tahun 6 bulan denda 18 juta atau pasal 516 setiap orang yang mencoblos lebih dari satu kali dengan hukuman pidana 18 bulan ditambah 1/3 atau enam bulan dan denda 18 juta," tukasnya.

Pelaksanaan PSU di TPS 8 Kampung Tambilung Kaler, Desa Kemuning, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang juga berjalan lancar.Ketua Bawaslu Kabupaten Serang, Yadi menyatakan, pelakasanaan PSU berjalan dengan aman, lancar  dan kondusif. “Dipastikan tidak ada masalah apa-apa lagi. Pengawasan dilakukan sampai selesai bahkan sampai pengiriman ke kecamatan kita kawal ketat,” kata Yadi, Minggu (21/4).

Yadi menjelaskan, PSU di TPS 8 digelar karena petugas KPPS sebelumnya terbukti melakukan pelanggaran, yaitu membuka kotak suara di luar ketentuan sebelum pemungutan suara dilakukan. “Sesuai ketentuan pembukaan kotak suara harus disaksikan oleh petugas pengawas TPS dan saksi. Jadi kemarin itu unprosedural,” ujarnya.

PSU di Desa Bunar, Prabowo Menag Telak
Pada pelaksanaan PSU di TPS 01, Desa Bunar, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno kembali memenangkan jumlah perolehan suara.Dari data yang dihimpun wartawan di lokasi, perolehan suara paslon nomor 02 ini bahkan mengalami peningkatan dari sebelumnya.

Dari perolehan awal pada Rabu, (17/4) lalu, dengan jumlah 236 daftar pemilih tetap, Prabowo-Sandi menang telak dengan hasil 142 sedangkan, pasangan nomor urut 01 mendapatkan 42 suara. Sementara hari ini, pada proses pemungutan suara ulang, Prabowo-Sandi kembali unggul dengan mendapatkan 150 sedangkan, petahana mendapatkan 52 suara. Sebanyak 10 suara abstain.

Tak hanya itu, tingkat partisipasi masyarakat pun juga meningkat dari yang sebelumnya di mana, pada pemilihan reguler hanya diikuti 191 sedangkan, hari ini sebanyak 212 pemilih.
Ketua KPU Tangerang, Ali Zaenal Abidin mengatakan, proses PSU di TPS 01 Desa Bunar, Kecamatan Sukamulya berjalan baik dan telah sesuai dengan aturan yang telah ditentukan.

Dalam proses pemungutan, kata Ali, juga diawasi baik oleh pihak Kepolisian, TNI, dan Saksi pasangan nomor urut 01 dan 02. “Seluruh stakeholder baik dari pemerintah dan kepolisian turut memantau jalannya pesta demokrasi ini, kita bersyukur semua berjalan dengan lancar tanpa hambatan. Bahkan, tingkat partisipasi pun meningkat dari sebelumnya," kata Ali kepada wartawan saat ditemui di lokasi.

Ali menambahkan, hasil dari PSU tersebut akan dibawa menuju desa nantinya diserahkan pada pihak Petugas Pemungutan Kecamatan (PPK) Kecamatan Sukamulya untuk dilakukan pleno perhitungan suara. “Semua tahapan perhitungan suara diawasi baik Bawaslu, saksi nomor 01 dan 02,” tutupnya.

PSU di Lebak Digelar 24 April
Sementara itu, PSU di empat TPS di tiga kecamatan di Kabupaten Lebak akan digelar pada 24 April nanti. Ketiga kecamatan tersebut, yakni Kecamatan Rangkasbitung, Cibadak dan Kecamatan Muncang."PSU, ada di 4 TPS. Insyaallah dilaksanakan hari Rabu, tanggal 24 April,"kata Ketua KPU Lebak Ni'matullah kepada Banten Raya, Minggu (21/4).

Ketua KPU menjelaskan, dari 3992 TPS di Kabupaten Lebak yang PSU di empat TPS, yaitu satu TPS di Kecamatan Rangkasbitung, dua TPS di Kecamatan Cibadak dan satu TPS di Kecamatan Muncang. "Untuk pelaksanaan PSU sudah siap," katanya.

Ketua Divisi Pengawasan Bawaslu Lebak, Ade Jurkoni menegaskan, pihaknya akan mengawal pelaksanaan PSU di empat TPS itu "Kita kawal dan kita awasi pelaksanaannya. Seperti halnya waktu PSU Pilkada lalu di TPS 02, Desa Aweh," katanya.

Ade mengungkapkan, PSU itu di TPS 04, Desa Bojongcae dan TPS 13 Desa Pasarkeong, Kecamatan Cibadak, TPS 13 Kelurahan Cijoro Lebak dan di TPS 04, Desa Sindangwangi, Kecamatan Muncang.

Ade berharap, tingkat pelaksanaan PSU di empat TPS tersebut dapat berjalan lancar. Serta tingkat partisipasinya meningkat."Harapan kita tingkat partisipasi warga tidak sampai turun. Sekalipun bertepatan hari kerja," katanya. (harir/tanjung/imron/purnama)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook