HUT ke 56, Taspen Salurkan Bantuan Kursi Roda

nurul roudhoh   |   Bisnis  |   Selasa, 23 April 2019 - 11:20:39 WIB   |  dibaca: 528 kali
HUT ke 56, Taspen Salurkan Bantuan Kursi Roda

PEDULI: Plt Kepala PT Taspen Kantor Cabang Serang Titik Maryuni (kanan) menyerahkan bantuan kursi roda kepada Madturi (tengah duduk) warga Pager Agung Walantaka, Kota Serang. Bantuan ini disalurkan melalui Forum CSR Provinsi Banten di halaman Kantor Taspen Cabang Serang, Senin (22/4).

SERANG - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pengelola dana pensiun, PT Taspen (Persero) merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-56 yang digelar di halaman Gedung  Taspen Kantor Cabang Serang, Jalan KH Abdul Fatah Hasan, Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang, Kota Serang, Senin (22/4).

Perayaan ulang tahun ini dilakukan dengan kegiatan upacara bendara dan penyerahan bantuan 10 unit kursi roda bagi warga dilingkungan sekitar Taspen Kantor Cabang Serang.
Plt Kepala PT Taspen Kantor Cabang Serang Titik Maryuni mengungkapkan, di usia yang lebih dari setengah abad ini, Taspen telah melalui banyak perkembangan dan memberikan kontribusi  bagi masyarakat dan peserta Taspen.

“Dimulai dari tahun 1963, Taspen mulai mengelola Program Tabungan Hari Tua bagi PNS. Kemudian pada tahun 1975 mengelola Asuransi Kematian. Pada tahun 1978-1995, Taspen dipercaya untuk mengelola Program Astek, dimana pesertanya berhak atas jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua dan asuransi kematian,” kata Plt PT Taspen Kantor Cabang Serang Titik Maryuni saat membacakan sambutan Direktur Utama PT Taspen Iqbal Latanro pada perayaan HUT Taspen ke 56.

Kata dia, Astek diselenggarakan untuk pegawai instansi BUMN tetapi Program ini dialihkan kepada Jamsostek mulai tahun 1995. Hal lain yang dikelola yakni melalui PP 12/1981 TASPEN juga mengelola Tunjangan Cacat.

“Mulai tahun 1987, Departemen Keuangan secara bertahap menyerahkan pengelolaan dan pembayaran pensiun PNS ke TASPEN. Seiring berjalannya waktu, amanah yang diberikan kepada Taspen kian bertambah hal ini dibuktikan dengan penunjukan Taspen sebagai pengelola Program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian untuk ASN dan Pejabat Negara,” katanya.

Kemudian, lanjut dia, Taspen juga dipercaya untuk mengelola program Jaminan Hari Tua, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan Non-PNS (termasuk tenaga honorer) yang bertugas pada instansi pemerintah melalui Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018,” katanya.“Tugas dan amanah baru tersebut harus dilaksanakan dengan kerja keras dan kerja cerdas secara maksimal dan disukseskan Bersama oleh seluruh insan Taspen,” katanya.

Titik menyampaikan, dalam 5 tahun terakhir ini aset Taspen meningkat, dengan rata-rata pertumbuhan 9,68 persen, dimana dana kelolaan pensiun berkembang atau bertambah dari Rp72,63 triliun pada tahun 2014 menjadi Rp125,90 triliun pada tahun 2019.“Kemudian aset THT, JKK, JKM naik dari Rp58,51 triliun pada tahun 2015 menjadi Rp90,86 triliun pada tahun 2018,” katanya.

Selain itu, anak perusahaan serta entitas asosiasi, yaitu Taspen Properti Indonesia, Taspen Life serta Bank Mandiri Taspen turut serta memberikan kontribusi pendapatan sebesar 4,5% dan laba sebesar 34%.“Pada beberapa tahun terakhir TASPEN telah melahirkan banyak inovasi untuk kemudahan pelayanan para peserta.

Antara lain Aplikasi TASPEN Mobile, Layanan Klaim Otomatis, One Hour Service dan yang paling terkini ialah Otentikasi Digital Melalui Smartphone yang memudahkan para peserta untuk dapat melakukan otentikasi dimanapun dan kapanpun.

Pelayanan TASPEN pun sudah terbukti dengan diraihnya Sertifikasi ISO Terbaru yaitu ISO 9001:2015 dengan menerapkan Sistem Manajemen Mutu untuk Proses Bisnis Inti Perusahaan, yaitu “Layanan Klim THT dan Pensiun dengan Dukungan Data yang Akurat pada Kantor Cabang PT Taspen (Persero)”,” pungkasnya. (ismet)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook