KPU Minta Pemkab Sediakan Tim Medis

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Selasa, 23 April 2019 - 11:40:39 WIB   |  dibaca: 305 kali
KPU Minta Pemkab Sediakan Tim Medis

DEKLARASI : Bupati Irna Narulita dan jajaran Forkopimda foto bersama usai acara silaturahmi komponen masyarakat pascapemungutan suara di Pendopo Pandeglang, Senin (22/4).

PANDEGLANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pandeglang meminta pemerintah daerah untuk menyediakan tim medis di setiap kecamatan. Permintaan tersebut dikeluarkan untuk mengecek kesehatan petugas panitia pemilihan kecamatan (PPK) yang sedang melaksanakan pleno rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019. Ketua KPU Ahmad Sujai mengatakan, pihaknya sudah mengirim surat kepada Bupati supaya menginstruksikan dinas kesehatan (dinkes) maupun puskesmas untuk menerjunkan tim medisnya ke lokasi yang masih melakukan penghitungan surat suara pemilu di tingkat PPK.

"Kami meminta pemda bisa menyiapkan tim medis agar nanti pada saat ada hal yang berkaitan dengan kondisi fisik penyelenggara bisa segera diatasi," kata Sujai ditemui usai acara silaturahmi komponen masyarakat pascapemungutan suara Pemilu 2019 di Pendopo Pandeglang, Senin (22/4).

Dijelaskannya, sejauh ini pihaknya mencatat ada sejumlah petugas pemilu yang jatuh sakit akibat kelelahan. "Sejauh ini tidak ada yang meninggal dunia, dan mudah-mudahan tidak ada. Namun berdasarkan laporan ada juga petugas yang sempat mendapatkan perawatan diantaranya, anggota PPK Kecamatan Cisata yang sempat dirawat, namun sudah bisa beraktivitas kembali. Lalu ada petugas KPPS di Kecamatan Kaduhejo masih mendapatkan perawatan, dan anggota PPK Kecamatan Cigeulis jatuh sakit karena masuk angin," jelasnya.

Sujai menilai kondisi itu tidaklah mengejutkan bagi KPU. Bahkan, pihaknya sudah memprediksi bahwa proses penghitungan suara akan menguras stamina. Soalnya saat simulasi pun KPU baru bisa menyelesaikan penghitungan ketika tengah malam. "Kami sudah memprediksi. Karena saat simulasi pun sudah mencapai tengah malam. Apalagi jika ada dinamika yang kompleks. Terlebih SDM tidak merata. Jadi hal ini tidak mengejutkan bagi kami. Mengingat di daerah lain juga banyak kejadian serupa," terangnya.

Bupati Irna Narulita mengatakan, sudah memerintahkan dinkes untuk segera bergerak ke PPK untuk memeriksa kondisi kesehatan petugas pemilu. Dinkes diarahkan untuk mengambil tindakan cepat supaya kesehatan penyelenggara tidak terganggu. "Saya sudah memerintahkan dinkes untuk segera bergerak ke PPK untuk memeriksa kondisi kesehatan petugas pemilu," ungkapnya.

Irna mengamini proses penghitungan suara dalam pemilu kali ini cukup menguras tenaga. Maka sejak awal dia sudah mengingatkan petugas medis di tingkat puskesmas, untuk selalu mendampingi penyelenggara pemilu. "Dinkes diarahkan untuk mengambil tindakan cepat supaya kesehatan penyelenggara tidak terganggu. Puskesmas mendampingi di setiap PPK," katanya. (yanadi)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook