Dokumen C1 di 2 Kelurahan Hilang

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Rabu, 24 April 2019 - 12:36:50 WIB   |  dibaca: 354 kali
Dokumen C1 di 2 Kelurahan Hilang

WAWANCARA: Ade Jahran (kemeja putih) didampingi Iip Patrudin dan Fierly MM (topi) saat menjawab pertanyaan wartawan yang konfirmasi terkait hilangnya form C1 di dua kelurahan, Selasa (23/4).

SERANG- Dokumen form C1 yang berisi hasil suara pemilu 2019 hilang di dua kelurahan di Kecamatan Kasemen, Kota Serang. Sampai saat ini belum diketahui siapa yang mencuri dokumen tersebut.

Ketua KPU Kota Serang Ade Jahran mengatakan bahwa form C1 yang ditempel di kantor kelurahan hilang dicuri orang. Salah satu dokumen itu diketahui merupakan dokumen milik Kelurahan Priyai di Kecamatan Kasemen. Secara aturan pencurian dokumen negara itu merupakan tindakan pidana dan dapat dikenai sanksi kurungan dan denda."Tapi sampai saat ini kita belum ngambil sikap," kata Ade di kantor KPU Kota Serang, Selasa (23/4).

Ade menyatakan bahwa hilangnya form C1 itu bisa jadi dilakukan oleh mereka yang tidak memiliki C1 dan berkepentingan akan dokumen tersebut. Apalagi, berdasarkan pemantauan KPU Kota Serang saat pemungutan suara 17 April lalu, sekitar 70 persen saksi partai politik dan calon DPD tidak hadir sehingga mereka kesulitan mendapatkan C1.

Dokumen C1 sendiri tidak bisa serta merta didapatkan oleh sembarang orang. Karena ia hanya diberikan kepada saksi saat hari pemungutan suara."Saksinya juga harus yang punya mandat dari parpol atau calon DPD," ujarnya.

Divisi Teknis KPU Kota Serang Fierly Murdlyat Mabrurri mengatakan bahwa keberadaan C1 sampai kemarin ada di empat lokasi, yaitu di dalam kotak suara (yang saat ini sedang dihitung di tingkat PPK), salinannya ada di KPU (untuk keperluan sistem informasi penghitungan), pengawas, dan saksi. Masalahnya hampir seluruh saksi tidak hadir saat pemungutan suara sehingga saat ini mereka kesulitan mendapatkan C1.

Terkait beredarnya C1 di media sosial saat ini, dan adanya klaim kemenangan salah satu pihak ia mengatakan bahwa sampai saat ini KPU Kota Serang belum pernah merilis hasil pemilu di Kota Serang. Proses rekapitulasi tingkat PPK sampai dengan Senin (22/4) malam baru mencapai 604 TPS dari 1.828 TPS yang ada di Kota Serang atau sekitar 33 persen. Durasi rekapitulasi di tingkat PPK paling lama akan berlangsung sampai dengan 4 Mei 2019."Maka kami minta para calon bersabar menunggu proses rekap di KPU selesai," katanya.

Terkait proses entri data ke sistem informasi penghitungan (situng) sampai dengan Senin (22/4) malam sudah mencapai 76 persen. Namun, input data yang dilakukan belum seluruhnya ditampilkan di situs KPU RI karena berbagai kendala.

Sehingga bisa jadi data yang ditampilkan di info pemilu di situs KPU RI tidak sama dengan jumlah entri yang sudah dilakukan oleh KPU Kota Serang. Salah satu kendala yang dihadapi operator situng adalah jaringan yang error. (tohir)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook