PPP dan PDIP Terancam Tergusur

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Kamis, 25 April 2019 - 10:39:19 WIB   |  dibaca: 839 kali
PPP dan PDIP Terancam Tergusur

CILEGON - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan terancam tergusur dari unsur pimpinan DPRD Kota Cilegon periode 2019-2024. Berdasarkan data tabulasi hasil C1 Pileg 2019 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kota Cilegon, raihan sementara suara PPP berada di posisi ke 10 dengan raihan 10.064 suara, sedangkan PDIP berada di posisi 7 dengan raihan 13.945 suara.

Untuk sementara, posisi ketua berpotensi tetap dipegang Golkar yang memperoleh 48.804 suara, sedangkan wakil ketua berpotensi diraih Gerindra dengan 30.162 suara, dan PKS dengan 24.784 suara.Hasil pileg 2014, PPP yang meraih suara terbanyak menempatkan Ketua DPC PPP Kota Cilegon, Syihabudin Sibli sebagai wakil ketua DPRD Cilegon, sedangkan PDIP menempatkan Nana Sumarna.

Menanggapi hal ini, Ketua DPC PPP Kota Cilegon Syihabudin Sibli mengaku jika PPP saat ini baru mengunci tiga kursi DPRD Kota Cilegon. Artinya, raihan kursi periode 2019-2024 bisa turun dibanding periode 2014-2019. “Tadinya empat kursi, saat ini yang sudah aman tiga kursi, dan yang satu kita masih berharap dapat juga untuk mendapat empat kursi,” kata Syihabudin saat dihubungi Banten Raya melalui sambungan telepon, Rabu (24/4).

Syihab tidak menampik jika posisi wakil ketua bisa diambil alih oleh partai lain, dimana wakil ketua dari PPP saat ini diduduki oleh dirinya.Namun, Ia menegaskan jika menjadi wakil rakyat untuk menjadi pelayan rakyat tidak hanya di unsur pimpinan DPRD Cilegon saja. “Mengabdi kepada rakyat tidak hanya di pimpinan DPRD Cilegon saja. Kami  juga masih berpeluang duduk di AKD (Alat Kelengkapan DPRD) yang lain,” ujarnya.

Terpisah, Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Cilegon, Yusuf Amin mengatakan, saat ini PDI Perjuangan kemungkinan akan kembali mendapatkan empat kursi DPRD Cilegon. Jikapun ada partai yang capaian suaranya melampaui PDI Perjuangan, bisa saja posisi wakil ketua DPRD Cilegon diraih partai lain. Tapi, Ia meminta semuanya unutk menunggu hasil dari KPU Kota Cilegon. "Saat ini proses masih terus berlangsung, kita tunggu hasilnya. Kalau memang posisi wakil ketua ke partai lain, masih ada posisi di AKD lain yang bisa didapatkan," ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Cilegon, Hasbi Sidik mengatakan, pihaknya juga telah melakukan tabulasi suara dari hasil salinan C1 yang dikumpulkan oleh saksi Partai Gerindra di TPS Kota Cilegon. Suara Partai Gerindra untuk DPRD Kota Cilegon sekitar 30.000 suara lebih.

“Dari jumlah suara tersebut, Gerindra sudah mengamankan lima kursi DPRD periode 2019-2024. Gerindra juga masih berpeluang menambah satu kursi lagi dari dapil (Daerah Pemilihan) IV Jombang Purwakarta. Jadi bisa enam kursi DPRD Cilegon,” kata Hasbi ditemui di Kantor DPC Gerindra Kota Cilegon.

Disinggung terkait peluang posisi wakil ketua, kata Hasbi, Ia tak menampik bisa diraih Partai Gerindra. Namun, Ia masih menunggu hasil resmi penghitungan suara untuk DPRD Kota Cilegon yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon.

“Kalau posisi pimpinan DPRD aturannya kan buat yang suara terbanyak boleh mewakili fraksi lain untuk duduk di pimpinan DPRD. Contohnya saja sekarang, periode 2014-2019 pimpinan diisi oleh Partai Golkar, PPP, dan PDIP, karena tiga partai itu saat Pileg 2014 suara terbanyak. Kalau Memang Pileg 2019 ini urutannya Partai Golkar, Gerindra, PKS, maka kami juga siap untuk mewakili fraksi lain di pimpinan DPRD, yaitu wakil ketua,” ujarnya.

Ketua DPD PKS Kota Cilegon, Abdul Ghoffar mengatakan, dari hasil tabulasi C1 yang dikumpulkan dari saksi-saksi PKS di setiap TPS telah masuk ke meja DPD PKS sebanyak 98 persen. Dari tabulasi yang telah dilakukan, PKS untuk DPRD Kota Cilegon berada di posisi ketiga di bawah Partai Golkar dan Gerindra. “Artinya posisi wakil ketua DPRD bukan tidak mungkin kita raih,” kata Ghoffar saat konfrensi pers di DPD PKS Kota Cilegon, Senin (22/4) lalu.

Ghoffar menjelaskan, PKS sendiri untuk DPRD Kota Cilegon berpeluang meraih lima kursi. Dari tiga dapil, yaitu dapil I, III, dan IV berpeluang satu kursi, ditambah dapil II bisa dua kursi. “Kalau lima kursi, posisi pimpinan DPRD bisa kita dapatkan. Secara informal kita juga sudah sampaikan ini ke Partai Golkar,” ujarnya.

Untuk data lengkap perolehan suara berdasarkan data tabulasi hasil C1 DPD PKS Kota Cilegon, yakni Partai Golkar di urutan pertama dengan 48.804 suara, peringkat kedua Partai Gerindra dengan raihan suara 30.162 suara, kemudian peringkat tiga PKS dengan raihan suara 24.784 suara.

Posisi keempat hingga seterusnya, Partai Berkarya dengan raihan suara 20.772 suara, Partai Amanat Nasional (PAN) 20.641 suara, Partai NasDem 15.524 suara, PDI Perjuangan 13.945 suara, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 10.607 suara, Partai Demokrat 10.588 suara, Partai Persatuan Pembangunan 10.064 suara, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 2.386 suara, Partai Perindo 1.863 suara, 13 Partai Bulan Bintang (PBB) 1.002 suara, Partai Hanura 738 suara, Partai Garuda 730 suara, dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) 286 suara.
 (gillang)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook