Pengusaha Muda Kesulitan Pasarkan Produk

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Kamis, 25 April 2019 - 11:11:54 WIB   |  dibaca: 111 kali
Pengusaha Muda Kesulitan Pasarkan Produk

PELATIHAN: Suasana pelatihan keterampilan pemuda digital marketing yang digelar Disparpora Kota Serang di Hotel Taman Sari Kota Serang, Rabu (24/4).

SERANG- Para pemuda Kota Serang yang sedang merintis usaha mengaku kesulitan dalam memasarkan produk dan jasa mereka. Apalagi tren belanja masyarakat saat ini lebih banyak dengan menggunakan aplikasi dalam jaringan (daring).

Plt Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kota Serang Edinata Sukarya mengatakan bahwa para pemuda yang tergabung dalam Forum Kewirausahaan Pemuda Kota Serang sudah memiliki produk dan jasa yang mereka ciptakan sendiri. Hanya saja dari sisi pemasaran mereka kesulitan. Apalagi saat ini ada pergeseran budaya belanja dari tatap muka menjadi digital hanya dengan menggunakan ponsel.

“Mereka ingin Pemerintah Kota (Pemkot) Serang membantu pemasaran produk dan jasa mereka,” kata Edinata usai kegiatan pelatihan keterampilan pemuda digital marketing bertajuk tingkatkan kualitas pemuda Kota Serang yang kreatif menuju Kota Serang Madani dengan semangat berwirausaha, di Hotel Taman Sari, Rabu (24/4).

Untuk merespons aspirasi para pengusaha muda itu, maka dibuatlah pelatihan keterampilan pemuda digital marketing untuk para pemuda wirausaha yang tergabung dalam Forum Kewirausahaan Pemuda Kota Serang. Dengan pelatihan ini diharapkan para wirausahawan ini mendapatkan gambaran bagaimana memasarkan produk dengan menggunakan pendekatan baru.“Saat ini kebutuhannya memang digital marketing,” kata Edinata.

Ia mengatakan bahwa sudah banyak produk dan jasa yang diciptakan oleh para pemuda ini mulai dari produk kuliner sampai jasa pijat refleksi. Mereka berharap Pemerintah Kota Serang memasarkan produk dan jasa mereka dalam kegiatan pemerintahan sehingga usaha mereka akan lebih maju. Juga memasarkan dengan menciptakan aplikasi pemasaran.

Edinata menyatakan bahwa ada sejumlah organisais perangkat daerah di Kota Serang yang terkait dengan program ini. Misalkan Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), dan Bidang Promosi Wisata pada Disparpora.“Untuk membuat aplikasi pemasaran semacam Bukalapak itu kan ranahnya Diskominfo. Jadi kita tidak bisa sendiri,” katanya.

Selain harus berkoordinasi dengan OPD terkait, kata Edinata, pembuatan aplikasi pemasaran produk secara digital ini juga harus mendapatkan persetujuan dari pimpinan. Salah satunya soal nama aplikasi yang akan dipilih. Meski demikian, ia menargetkan launching aplikasi ini dapat dilakukan oleh Walikota Serang Syafrudin pada peringatan Sumpah Pemuda, Oktober mendatang.

Kepala Bidang Kepemudaan pada Disparpora Kota Serang Maya Rani Wulan mengatakan bahwa pelatihan keterampilan pemuda digital marketing diikuti oleh 50 peserta. Ia berharap para pemuda yang dilatih digital marketing dapat meningkatkan omzet penjualan produk dan jasa mereka.

Selain itu mereka juga diharapkan dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi pemuda lainnya yang masih nganggur. Sehingga para pemuda di Kota Serang tidak hanya bercita-cita menjadi karyawan atau pegawai negeri melainkan menciptakan usaha sendiri dan menciptakan lowongan kerja bagi orang lain.“Kami harap produk yang mereka ciptakan berkualitas sehingga omzet mereka jadi baik,” kata Maya. (tohir)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook