UKM Lisbu Ikut FTC

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Kamis, 25 April 2019 - 12:21:11 WIB   |  dibaca: 223 kali
UKM Lisbu Ikut FTC

TEATER: Salah satu penampilan teater yang dilakukan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Lisbu Universitas Bina Bangsa (Uniba) beberapa waktu yang lalu.

SERANG - Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lisbu Universitas Bina Bangsa mengikuti Festival Teater Cirebon (FTC) Tingkat Nasional, di Gedung Kesenian Nyimas Rarasantang, Kota Cirebon 25 sampai dengan 29 April mendatang.

Ketua UKM Lisbu, Khumaeni mengatakan, Festival Teater Cirebon salah satu kegiatan teater tingkat nasional yang rutin digelar oleh komunitas teater Cirebon. Kegiatan ini sudah tahun kelima, dan UKM Lisbu sendiri sudah mengikuti sebanyak empat tahun.

Ia menjelaskan, Festival Teater Cirebon dalam bentuk parade, dimana setiap setiap pementasan menampilkan teater yang berbeda-beda. Untuk tahun ini, ada 12 pementasan yang merupakan karya Arifin C Noer."UKM Lisbu sendiri hanya mengirim satu tim yang terdiri dari 17 personel. Rencananya kami akan menampilkan Kisah Cinta dan Lain-lain karya Arifin C Noer," kata Humaeidi kepada Banten Raya di Basecamp UKm Lisbu, kemarin.

Agar bisa memberikan penampilan yang terbaik, lanjutnya, pihaknya melakukan persiapan selama empat bulan. Panjangnya persiapan, karena UKM Lisbu berkeinginan menunjukan kepada para seniman yang hadir di Festival Teater Cirebon bahwa teater dan kesenian di Banten masih eksis dan tidak mati."Tentunya kami juga ingin mempromosikan Uniba di tingkat nasional, bahwa kami mahasiswa Banten mampu bersaing dalam menampilkan teater," ungkapnya.

Di lokasi yang sama, Noval salah seorang pemain dalam Kisah Cinta dan Lain-lain menjelaskan, karya Arifin C Noer yang akan ditampilkan di Festival Teater Cirebon mengisahkan tentang seorang nyonya yang sangat mencintai hewan peliharaannya yang bernama Toni.

Rasa cintanya tersebut, lanjut Noval, menciptakan gaduh di dalam rumahnya. Terlebih saat hewan kesayangannya tersebut divonis sakit dan tidak akan tertolong lagi. Masih dikisahkan Noval, segala cara dilakukan oleh pemilik hewan tersebut untuk bisa menyembuhkan hewan kesayangannya dari mendatangi profesor hewan sampai ke dukun sakti. "Namun nyawa sang hewan tidak bisa tertolong," ujanya."Saya berperan sebagai profesor hewan yang bertugas menyembuhkan hewan peliharaan kesayangan si Nyonya," sambungnya. (satibi)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook