Perawat RSUD Tewas Usai Digigit Semut

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Kamis, 25 April 2019 - 14:12:03 WIB   |  dibaca: 272 kali
Perawat RSUD Tewas Usai Digigit Semut

MASIH DISELIDIKI : Karangan bunga dari RSUD untuk Rizki Ananda Tri Oktaviani, Rabu (24/4).

KAB TANGERANG - Rizki Ananda Tri Oktaviani (36), perawat RSUD Kabupaten Tangerang meninggal dunia usai digigit semut di rumahnya, Kampung Bolang Blok Masjid, Desa Sukasari, Kecamatan Rajeg. Hingga saat ini, tim Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupten Tangerang masih menyelidiki jenis semut yang menggigit Rizki tersebut.

Kepala Humas RSUD Kabupaten Tangerang Yudi Hermawan membenarkan, Rizki meninggal akibat gigitan semut. Namun dia belum mengetahui jenis serangga apa yang menggigitnya. “Iya, Rizki salah satu perawat di RSUD Kabupten Tangerang. Tetapi saya belum bisa memastikan jenis semut itu, apakah tomcat atau bukan. korban digigit di rumahnya,” kata Yudi kepada wartawan melalui telepon, Rabu (24/4).

Menurut Yudi, korban sempat dirawat di RSUD Kabupaten Tangerang namun menghempuskan napas terakhir Minggu (21/4) malam. Berdasarkan informasi dari teman korban, kata Yudi, korban sempat mengalami gatal-gatal disertai rasa panas pada seluruh tubuhnya dan sesak nafas.

“Korban sempat masuk ruang UGD di RSUD Kabupaten Tangerang, namun sayang nyawa korban tidak bisa diselamatkan. Diduga karena racun dari semut tersebut sudah menyebar. Menurut keterangan dari teman korban, setelah digigit semut tersebut, sempat mengalami rasa gatal, panas dan sesak saluran pernafasan,” katanya.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Dinkes Kabupten Tangerang Hendra Tarmizi mengatakan, pihaknya sudah mendatangi kediaman almarhum pada Selasa (23/4), untuk menyelidiki semut yang mengigit Rizki. Namun setelah pihaknya melakukan penelusuran di kediaman korban, tidak ditemukan sarang  semut yang menggigit korban. “Sebelum meninggal, korban sempat mengirim foto semut yang mengigitnya ke temannya. Berdasarkan keterangan seorang ahli serangga IPB (Institut Pertanian Bogor), foto semut itu adalah semut biasa,” jelasnya.

Hendra menduga, korban mengalami reaksi alergi yang menyebabkan kehilangan kesadaran bahkan kematian atau dalam bahasa medis disebut syok anafilaktik akibat gigitan semut tersebut. “Korban mengalami syok anafilaktik. Tapi itu hanya dugaan karena penyebab pasti harus dilakukan pemeriksaan forensik,” ujarnya.

Sementara itu, suami korban Rusdi mengatakan, istrinya digigit semut sebelum meninggal, namun Rusdi mengaku tidak tahu jenis semut apa yang mengigit istrinya tersebut. Yang ia tahu, setelah digigit semut, istrinya merasa gatal-gatal dan panas di sekujur tubuh. Akhirnya ia membawa isterinya ke RSUD Kabupaten Tangerang.

“Istri saya memang alergi bila digigit semut. Beberapa tahun lalu, istri saya pernah disengat tomcat, kemudian mengalami efek yang sama. Tapi, pada saat itu masih bisa diatasi karena segera berobat ke Puskesmas,” singkatnya. (imron).

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook