Uji Coba Sistem Satu Arah Ditambah Empat Hari Lagi

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Kamis, 25 April 2019 - 14:14:04 WIB   |  dibaca: 210 kali
Uji Coba Sistem Satu Arah Ditambah Empat Hari Lagi

DIPERPANJANG: Suasana rapat evaluasi sistem satu arah (SSA) yang dihelat di ruang kerja Walikota Serang Syafrudin di Aula Setda Pemkot Serang, Rabu (24/4). Pemkot Serang berencana uji coba SSA akan diperpanjang mulai 30 April – 3 Mei 2019.

SERANG – Uji coba sistem satu arah (SSA) atau one way yang dilaksanakan Pemkot Serang akan kembali dilaksanakan pada 30 April - 3 Mei. Sebelumnya, uji coba SSA sudah dilaksanakan pada 20, 22, dan 23 April. Penambahan masa uji coba yang kedua ini dilakukan karena hasil uji coba yang pertama belum maksimal, sehingga Pemkot Serang belum mempermanekan SSA.

Kepastian pemberlakukan uji coba SSA kedua ini diketahui usai Pemkot Serang, Dishub Kota Serang, Polres Serang Kota, dan Dishub Provinsi Banten menggelar acara evaluasi hasil uji coba penerapan SSA dihelat di ruang kerja Walikota Serang Aula Setda Pemkot Serang, Puspemkot Serang, Rabu (24/4) siang sekitar pukul 13.30 WIB. Rapat tersebut dibuka oleh Walikota Serang Syafrudin.

Kepala Bidang Dalops Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Serang Herunajaya mengatakan, pada uji coba SSA yang kedua selama empat hari nanti akan ada penambahan waktu selama pelaksanaanya. Pelaksanaan uji coba tanggal 30 April atau yang pertama dimulai dari pukul 06.00-12.00 WIB. Untuk hari kedua atau 1 Mei dimulai dari 12.00-18.00. Untuk hari ketiga atau 2 Mei dimulai dari pukul 06.00-12.00, dan hari keempat atau 3 Mei dimulai dari pukul 14.00-18.00 karena hari Jumat.

“Pertimbangan penambahan uji coba ini, karena memang kemarin kita uji coba yang pertama waktunya dari jam 06.00-09.00. Sekarang dari 06.00-12.00 WIB. Kita ingin menambah waktu dalam rangka sosialisasi ke masyarakat. Karena masyarakat masih banyak juga yang belum paham, belum tahu, bahwa kita sedang memberlakukan sistem satu arah,” kata Herunajaya kepada awak media didampingi Kasatlantas Polres Serang Kota AKP Ali Rahman di Gedung Aula Setda Pemkot Serang.

Ia mengungkapkan, kendala selama uji coba SSA pertama nyaris tidak ada. Bahkan, respons dari masyarakat cukup membantu dalam proses kelancaran uji coba SSA. Di mana untuk menempuh ke tempat tujuannya bisa lebih cepat. Hanya memang dalam evaluasi yang pertama ini lebih mengutamakan untuk keselamatan pengguna jalan, karena masih banyak para pengguna jalan yang memacu kendaraanya cukup tinggi.

“Nah kendala yang sangat berarti saya pikir tidak ada, hanya memang dalam evaluasi sekarang ini mengutamakan untuk keselamatan pengguna jalan, karena masih banyak para pengguna jalan yang memacu kendaraannya cukup tinggi, sehingga ini juga bisa membahayakan terhadap para penyeberang jalan yang kebetulan belum terbiasa dengan sistem satu arah ini,” ungkap dia.

Kalau untuk trayek angkutan umum, lanjut Heruna, pihaknya akan menyosialisasikan kepada para pengusaha angkutan kota (angkot), agar mengikuti SSA. Sosialisasi SSA dan perbaikan-perbaikan untuk trayek ini agar tidak para pengusaha angkutan umum tidak ada yang dirugikan.

“Ya tentu untuk trayek kita adakan evaluasi, paling tidak kita ingin menyampaikan bahwa penggunaan atau pemberlakuan sistem satu arah ini nanti sebenarnya bisa dilalui oleh trayek-trayek hanya memang beberapa jalur saja yang tidak biasa dilalui trayek. Karena memang kita sadari bahwa dengan adanya sistem satu arah ini banyak juga para pengguna jasa angkutan kota ini yang harus berpindah jalur, sehingga ini juga agak menyulitkan kita ini kita sampaikan apa adanya sesuai dengan kondisi di lapangan,” ucapnya.

Saat disinggung apakah pada uji coba kedua ini akan ada pemberlakuan sanksi? Heruna menyatakan bahwa pihaknya hanya akan memperingatkan apabila ada pengendara yang melanggar aturan.

“Kalau untuk sanksi saya pikir kita sudah sepakat dengan pihak polda dan pihak polres. Jadi tidak ada sanksi bagi para pengguna jalan, hanya kita mengingatkan apabila memang ada yang melawan arus, kecuali barangkali kendaraan-kendaraan yang tidak memenuhi aturan itu mungkin dari polres akan mengenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku,” kata dia.  

Heruna mengakui bahwa selama uji coba SSA pertama, pihaknya banyak menyerap aspirasi dari masyarakat khususnya pengguna jalan. Ia menilai aspirasi masyarakat tersebut dianggap masih wajar.“Kita juga untuk menyerap aspirasi masyarakat masuk ke dalam di medsos juga ada, memang ada yang pro kontra wajar. Jadi ada yang diuntungkan dengan menempuh walaupun jarak jauh tapi cepat dalam sampai tujuan.

Ada juga memang yang merasa keberatan harusnya jarak tempuhnya dekat ini harus berputar dulu. Tapi pada intinya bahwa masyarakat merasa terbantu dengan adanya SSA yang kami dapatkan informasi dari masyarakat,” katanya.

Ia menyatakan bahwa selama uji coba SSA pertama dilakukan, pihaknya pun menggandeng surveyor untuk menghitung jumlah volume kendaraan yang beroperasi selama SSA diterapkan. “Hasil dari pada surveiyor tersebut memang ada penurunan yaitu dari apa namanya kapasitas kendaraan ada penurunan  dengan diberlakukannya sistem satu arah,” tutup Heruna.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Serang Kota AKP Ali Rahman mengatakan, uji coba SSA hasil dari analisis surveyor atau konsultan terkait tingkat pelayanan jalan semakin meningkat. Kemudian antrean dari analisis itu semakin memendek khususnya di simpang-simpang yang terdampak SSA.  

“Hasil dari pada uji coba pertama kemarin terbukti. Terbukti ada di simpang Sumur Pecung juga antrean memendek cenderung tidak ada antrean. Kemudian di simpang empat traffic light Cijawa juga hampir tidak ada antrean dan lancar. Terutama yang signifikan sekali kita amati antrean yang di wilayah Kebon Jahe. Kemarin terpantau lewat pantauan udara dari arah khususnya Ciracas yang jadi keluhan dari masyarakat menuju Kebon Jahe itu Alhamdulillah tiga hari kita uji coba terbukti lancar,” ujar Ali.

Ia menuturkan, personel polisi yang diterjunkan selama uji coba SSA pertama pun sudah ideal. Namun begitu, pihaknya berencana akan menambah beberapa personel untuk disiagakan di titik-titik tertentu.“Kita tambah sedikit sedikit saja untuk mengcover gang-gang kecil yang kemarin tiga hari itu belum terkover oleh kita yang sering dijadikan keluar masuk kendaraan bermotor,” tutur dia.

Ali menyebutkan bahwa efek dari uji coba SSA pertama adalah memacu tingkat kedisiplinan para pengendara. Sebagai contoh, semula mungkin rumahnya dekat, tujuannya dekat tidak pakai helm. Namun karena harus memutar sehingga para pengguna motor menggunakan helm. “Itu salah satu efek positifnya.

Jadi kemarin kita pantau banyak pengendara roda dua tidak menggunakan helm sementara kita tegur kalau misalnya memang tidak bisa secara preventif secara laksanakan peneguran kita laksanakan penilangan. Kecuali yang tidak mengetahui itu tidak kita tilang, katakanlah keluar jalan keluar gang mungkin biasanya bisa ke kiri atau ke kanan kemarin tidak tahu kita tegur akhirnya berbalik arah,” sebutnya.

Ia berharap pada pelaksanaan uji coba SSA yang kedua nanti, pihaknya dapat mengambil kesimpulan sehingga hasilnya dapat dievaluasi dan dipermanenkan oleh Pemkot Serang. “Nah mudah-mudahan bisa kita simpulkan lagi hasil evaluasi kedua. Kemudian tidak jauh dari itu mungkin bisa dipermanenkan sambil menunggu peraturan dari pak walikota. Karena ada situasi yang harusnya kita bisa uji cobakan kemarin tetapi karena belum terlalu maksimal kita lihat maka kita tambah uji coba SSA,” tutup Ali. (harir)
 

 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook