PSU, Jokowi dan Prabowo Berbagi Kemenangan

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Kamis, 25 April 2019 - 14:16:03 WIB   |  dibaca: 316 kali
PSU, Jokowi dan Prabowo Berbagi Kemenangan

AMAN DAN LANCAR : Warga menyalurkan hak pilihnya di TPS 13, Kelurahan Cijoro Lebak, Kecamatan Rangkasbitung, Rabu (24/4).

KOTA TANGSEL - Pemungutan suara ulang di Kota Tangsel dan di Kabupaten Lebak berjalan dengan aman dan lancar. PSU di Kota Tangsel dilakukan di tempat pemungutan suara (TPS) 49 di Kelurahan Rengas, dan TPS 71 di Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Ciputat Timur.

Partisipasi pemilih di dua TPS ini tercatat menurun dibandingkan dengan pemungutan suara sebelumnya. "Karena ini jam dan hari kerja, kami akui ini tugas berat, meski sebenarnya undangan formulir C6 telah kami sampaikan kepada masyarakat sejak hari Minggu," jelas Komisioner Divisi Hukum KPU Kota Tangerang Selatan Taufiq di TPS 71 Cempaka Putih,  Rabu (24/4).

Berdasarkan data yang ada, TPS 41 di Kelurahan Rengas dari 235 daftar pemilih tetap (DPT), hanya 181 pemilih yang menggunakan hak pilihnya. Sementara untuk TPS 71 di Kelurahan Cempaka Putih, dari jumlah DPT sebanyak 285 orang, hanya 212 pengguna hak pilih yang hadir. "Hari ini (kemarin -red) partisipasi pemilih berkisar antara 74 -75 persen," kata dia.

Sementara hasil PSU, suara pasangan calon presiden dan wakil presiden 01 Joko Widodo- Ma'ruf Amin unggul di TPS 49 di Kelurahan Rengas. Sementara pasangan calon 02, Prabowo- Sandiaga Uno unggul di TPS 71 Kelurahan Cempaka Putih. "Di TPS 49, perolehan suara calon 01 memperoleh 111 suara dan 02, 70 suara. Dengan jumlah pemilih 181 pemilih," kata dia
Adapun untuk TPS 71 di Kelurahan Cempaka Putih, pasangan calon 01 memperoleh suara 99, sementara suara dan 02 memperoleh 112 suara. Dengan jumlah pemilih 212, dari 285 daftar pemilih tetap (DPT).

Terpisah, PSU di Kabupaten Lebak digelar di empat lokasi yakni di TPS 13, Kampung Salahaur, Kelurahan Cijoro Lebak, Kecamatan Rangkasbitung; TPS 13 Pasarkeong, Kecamatan Cibadak; TPS 9 Desa Bojongcae, Kecamatan Cibadak; dan TPS 4 Desa Sindangwangi, Kecamatan Muncang. TPS 13 Kampung Salahaur, dan TPS 13 Pasar Keong, khusus untuk PSU pilpres. Sedangkan TPS 9 Desa Bojongcae, dan TPS 4 Desa Sindangwangi PSU untuk pemilihan anggota DPR RI, DPRD kabupaten, dan DPRD provinsi. "Secara umum pelaksanaan berjalan aman dan lancar," kata Ketua KPU Lebak Ni'matullah.

Ketua KPPS TPS 13 Kelurahan Cijoro Lebak, Kecamatan Rangkasbitung, Wahid menuturkan, jumlah pemilih yang datang mencoblos berkurang 48 orang. "Pada saat pemilihan 17 April lalu dari jumlah DPT 270 pemilih yang hadir sebanyak 240 orang. Sedangkan saat PSU ini yang datang 192 orang," katanya.

Wahid mengatakan, menurunnya tingkat kehadiran di pelaksanaan PSU Pilpres di TPS 13 turut berpengaruh terhadap perolehan suara terhadap kedua kandidat. "Kemarin itu 01 memperoleh 76 suara dan 02 mendapat 159 suara. Namun setelah PSU ini 01 mendapatkan 50 suara sedangkan 02 memperoleh suara sebanyak 141 suara dan satu suara tidak sah," katanya.

Dalam perkembangan yang sama, di Kota Cilegon digelar Pemilihan Suara Susulan Sebagian untuk pemilihan calon anggota DPRD Kota Cilegon daerah pemilihan Pulomerak-Grogol di TPS 19, Kelurahan Kotasari, Kecamatan Grogol.

Pemilihan suara susulan digelar setelah adanya laporan ada sebagian pemilih yang hanya mendapatkan empat kertas suara saja yakni kertas suara pilpres, DPD, DPR RI, dan DPRD provinsi. Warga tidak mendapatkan kertas suara pemilihan calon anggota DPRD Kota Cilegon dengan alasan surat suara habis dan tidak ada ganti setelah dicarikan dari TPS terdekat.

Terdapat 55 pemilih terdiri dari 14 pemilih DPT dan 41 daftar pemilih khusus (DPK) tidak mencoblos surat suara DPRD Kota Cilegon. Atas dasar itu, Panwascam Grogol pada Senin (22/4) merekomendasikan untuk melakukan PSL TPS 19.

“Pengakuan KPPS benar jika ada 55 orang hanya mencoblos 4 kertas suara. Alasan mereka (KPPS) kertas habis dan saat dicari tidak ada yang memberikan,” kata Ketua Bawaslu Kota Cilegon Siswandi saat melakukan pengawasan PSL TPS 19, Rabu (24/4).

Saat pencoblosan kemarin, kata Sis, hanya ada 35 pemilih, 10 DPT dan 25 DPK yang menggunakannya, sisanya 20 pemilih tidak datang. Namun, secara keseluruhan pada proses PSL tidak ada hambatan dan berjalan lancar sesuai aturan. “Kami pantau dari pagi sampai selesai. Kami ingin memastikan tidak ada lagi persoalan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Teknis KPU Kota Cilegon, Eli Jumaeli menyatakan, PSL dilakukan sesuai dengan rekomendasi yang disampaikan oleh Bawaslu Kota Cilegon. Pihaknya juga mengakui adanya kekurangan tersebut.  (imron/purnama/uri)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook