Tiga Oknum Polisi Dibekuk Saat Pesta Sabu

nurul roudhoh   |   Hukum  |   Kamis, 25 April 2019 - 14:17:48 WIB   |  dibaca: 1219 kali
Tiga Oknum Polisi Dibekuk Saat Pesta Sabu

MUSNAHKAN SABU : Kepala NN Banten Brigjen Tantan Sulistyana didampingi Direktorat Narkoba Polda Banten Kombes Pol Johanes Hernowo memusnahkan barang bukti sabu seberat 300 gram dengan cara diblender di Kantor BNN Provinsi Banten di Jalan Syekh Nawawi Al Bantani, Kecamatan Cipocok Jaya Kota Serang, Rabu (24/4). Kurir sabu dari jaringan Lapas Tangerang yang dibekuk petugas.

SERANG - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten membekuk tiga oknum polisi yang bertugas di lingkungan Polres Pandeglang, saat pesta sabu bersama kurir sabu di Villa Admiral Lippo, Desa Sukajadi, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang. Dalam pengungkapan itu, polisi mengamankan barang bukti sabu seberat 300 gram.

Kepala BNNP Banten Brigjen Pol Tantan Sulistyana mengatakan penggerebekan pesta sabu oknum polisi yang bertugas di Polsek Carita dan Polsek Pagelaran tersebut terjadi pada 6 April 2019 lalu. Sebanyak lima orang diamankan dalam pengungkapan tersebut. "Kebetulan di situ ada keberadaan beberapa orang (tiga oknum Polisi, penjaga villa dan kurir narkoba). Pada saat kedapatan tidak terlibat jaringan tapi di tes urine positif," katanya kepada Banten Raya saat ekspos pemusnahan 300 gram sabu di kantor BNNP Banten, Rabu (24/4).

Menurut Tantan, pengungkapan itu bermula saat Bidang Brantas BNNP Banten mendapatkan informasi adanya warga Pandeglang tengah mengambil narkoba di wilayah Pasar Minggu, Jakarta Selatan, atas perintah warga binaan dan hendak dibawa ke wilayah Carita.

"Kita mendapat informasi jika tersangka MH mendapat perintah dari napi Lapas Tangerang berinisial RM. Pada malam harinya, kita tangkap di villa dan ditemukan 13 paket sabu yang disimpan di jok motor. Setelah kita kembangkan ke rumahnya Kampung Longgok, Desa Sindang Laut, Carita kita temukan dua paket sabu seberat 202 gram," ujarnya.

Tantan menambahkan, dalam kasus ini BNNP Banten telah menetapkan dua tersangka, sementara tiga oknum polisi sudah di serahkan ke Polda Banten dan satu orang tengah menjalani proses rehabilitasi atau penyembuhan di BNNP Banten. "Hanya dua tersangka (MH dan RM). Sudah diproses Polda (Tiga anggota polisi), silakan tanyakan ke sana. Kita pun ada proses rehab salah satunya penjaga villa, setelah kita assesmen ternyata sudah pakai beberapa kali dan akhirnya kita masukan ke proses rehab," ujarnya.

Lebih lanjut, Tantan mengungkapkan, berdasarkan keterangan yang diperoleh dari MH, dirinya sudah tiga kali melakukan perbuatan yang sama. Setiap 100 gram sabu yang dijual, MH mendapatkan upah dari RM sebesar Rp6 juta. "Pasal yang kita terapkan terhadap keduanya yaitu pasal 114 ayat 2 atau Pasal 112 ayat 2 jo Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dari pengungkapan ini diperkirakan sabu seberat 300 gram ini bernilai Rp300 juta dan dapat menyelamatkan 1.200 orang," ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Reskrim Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Banten Kombes Pol Yohanes Hernowo membenarkan jika tiga oknum polisi ditangkap karena narkoba. Saat ini, kasus yang menjerat ketiganya sudah ditangani oleh Propam Polda Banten. "Diproses penyidikan oleh Propam. Iya oknum polisi yang menggunakan sabu diajak oleh tersangka. Tugasnya di Polres Pandeglang," katanya.

Yohanes mengungkapkan, setelah mendapatkan pelimpahan dari BNNP Banten, Ditresnarkoba Polda Banten hendak melakukan pengembangan. Namun dari keterangan yang diperoleh, ketiganya hanya mengkonsumsi narkoba dan tidak terlibat dalam jaringan. "Sebelum di propam kita proses di Ditnarkoba, saat akan kita dalami yang bersangkutan mengaku hanya ketemu dan diajak oleh tersangka. Yang tiga ini tidak tau kalau ada sabu sejumlah 300 gram," ujarnya.

Yohanes menegaskan pihaknya tidak akan menolerir oknum yang terlibat narkoba. Oknum yang kedapatan memakai narkoba, apalagi terlibat dengan jaringan pengedar, bahkan ditindak tegas."Hasil pemeriksaan belum, sanksi disiplin (hanya pengguna) tapi kalau terlibat bisa saksi pidana," tegasnya. (darjat)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook