Wajah Baru Unjuk Gigi

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Jumat, 26 April 2019 - 13:02:25 WIB   |  dibaca: 8442 kali
Wajah Baru Unjuk Gigi

Foto Gedung DPRD Provinsi Banten.

SERANG – Kursi DPRD Provinsi Banten periode 2019-2024 diprediksi bakal banyak dihuni oleh wajah baru. Hal tersebut diperoleh berdasarkan hasil tabulasi internal parpol dimana pendatang baru itu masih konsisten unggul dibanding para pesaingnya.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat Banten Azwar Anas mengatakan, dari tabulasi perolehan suara internal parpol, Demokrat diprediksi bisa mengamankan 10 kursi. Adapun komposisi 10 kader yang akan menjadi wakil rakyat sebagiannya merupakan wajah baru.“Untuk saat ini kursi pimpinan masih aman. (Prediksi) 10 kursi, naik 2 kursi dari Pemilu 2014. Memang kami melihat ada wajah baru dan lama, fifty-fifty wajah lama dan wajah baru,” ujarnya kepada Banten raya, Kamis (25/4).

Ia menuturkan, munculnya wajah-wajah baru merupakan dampak dari penambahan raihan jumlah kursi. Sejumlah daerah pemilihan (dapil) yang tak mendapatkan kursi di Pemilu 2019, kini bisa diamankan sehingga secara otomatis akan muncul wajah baru.

Mantan aktivis Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) itu mencontohkan wajah baru itu adalah calon anggota legislatif (caleg) dari dapil Kota Tangerang B atas nama Jazuli Abdillah. Kemudian, caleg dari dapil Kabupaten Lebak atas nama Mahpudin yang merupakan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat Kabupaten Lebak “Di dapil Kota Tangerang B itu kan enggak ada kursi (pada Pemilu 2014), sekarang ada, itu wajah baru, itu Kang Jazuli. Ada juga di Lebak, ada Ketua DPC, ada pendatang baru. Yang muncul hari ini ada wajah baru tapi ada juga yang asalnya anggota DPRD kabupaten/kota,” katanya.

Munculnya wajah baru dari Kabupaten Lebak tak lepas dari tingginya perolehan suara parpol berlamang mercy itu di sana. Hingga kemarin, Demokrat untuk tingkat DPRD Banten di Lebak menempati peringkat kedua di bawah Gerindra dengan perolehan suara sekitar 95.000. Dengan raihan itu maka diprediksi di Lebak akan mendapat dua kursi. “Semua dapil dapat kecuali Kota Cilegon, tapi masih penghitungan,” ungkapnya.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Provinsi Banten Agus Setiawan memprediksi, pada Pemilu 2019 ini partainya bisa mendapatkan 7 kursi atau turun dari pemilu sebelumnya di angkat 8. Soal siapa pemilik tujuh kursi, dia enggan mengungkapnya namun sebagian besar adalah wajah baru.“Wajah baru. (Rincian prediksi perolehan kursi) Kota Serang 1 kursi, Kota Tangerang 1 kursi, Kabupaten Tangerang Insya Allah tetap 2 kursi, Kabupaten Serang ada, Lebak dan Pandeglang Insya Allah ada, Kota Cilegon kosong,” tuturnya.

Terpisah, Sekretaris DPD Gerindra Provinsi Banten Andra Soni memaparkan, data masuk untuk tabulasi internal sudah hampir mencapai 100 persen. Hasilnya, sementara parpol besutan Prabowo Subianto itu memprediksi bisa memeroleh 17 kursi. Dia juga mengaku kursi itu sebagiannya akan diisi wajah baru. “Belum selesai ya, kita dikisaran 16 sampai 17 kursi, maksimal 18. Campuran muka lama dan baru,” ujarnya.

Selanjutnya, informasi yang dihimpun, wajah baru kemungkinan juga akan diisi oleh caleg PDIP dari dapil Kabupaten Tangerang. Berdasarkan informasi dari sumber Banten Raya di internal PDIP, ada dua caleg potensial yang akan melenggang.

Pertama adalah Ida Rosida Lutfi yang kini juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Serang. Perolehan suaranya saat ini masih saling kejar dengan caleg satu dapilnya atas nama Madsuri, kolega Ida di Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Serang.

Di Kota Cilegon, tiga anggota anggota DPRD Banten petahana diprediksi akan berguguran. Dalam tabulasi DPD PKS Kota Cilegon hasil salinan C1, peringkat satu untuk DPRD Provinsi Banten di Kota Cilegon diraih Partai Gerindra, disusul Partai Amanat Nasional (PAN), dan PKS dengan kuota untuk DPRD Banten dari Cilegon tiga kursi.

Partai Gerindra yang dulu diwakili Joko Priyanto kemungkinan akan digantikan oleh kolega di partainya Syihabudin Sidik. Sementara, dari PDI Perjuangan yang dulunya diisi Murthawisata kemungkinan berpeluang tak lolos kembali ke DPRD Banten. Hal yang sama juga terjadi pada Partai Golkar, yang saat ini menempatkan Suminar sebagai wakil rakyat di DPRD Banten berpotensi digusur oleh partai lain.

Ketua DPD PKS Kota Cilegon Abdul Ghoffar mengklaim jika PKS bisa merebut kursi DPRD Banten dari Dapil Kota Cilegon. “Yang kemungkinan duduk di DPRD Banten dari Dapil Cilegon Ibu Shinta (Shinta Wisnu Wardhani), tapi kami juga menghormati KPU untuk menyelesaikan proses penghitungan,” katanya saat konferensi pers di DPD PKS Kota Cilegon.

Ghoffar menjelaskan, perolehan suara PKS untuk DPRD Banten pada dapil Cilegon berada di angka 24.786 suara. Sementara, untuk peringkat satu Partai Gerindra sekitar 36.963 suara. Posisi kedua diduduki PAN dengan perolehan 27.155 suara. “Itu hasil tabulasi PKS dari 98 persen salinan C1 yang sudah ditandatangani KPPS,” ujarnya.

Ketua DPC Partai Gerindra Kota Cilegon Hasbi Sidik juga mengaku jika kader Partai Gerindra akan tetap mengisi DPRD Banten dari Dapil Cilegon. Namun, ada perubahan lantaran suara terbanyak di Partai Gerindra didapat oleh Syihabudin Sidik, bukan Joko Supriyanto. “Kemungkinan Pak Syihab yang masuk, dia (Syihab) suara terbanyak di Gerindra untuk DPRD Banten,” ujarnya.

Ketua DPD PAN Kota Cilegon Alawi Mahmud juga mengaku jika PAN berpeluang besar mendulang satu kursi di DPRD Banten. Sebab, jika tidak meleset, PAN Kota Cilegon perolehan suara PAN sekitar 27.000 lebih suara untuk DPRD Banten dari Dapil Cilegon. “Pak Dede Rohana caleg PAN yang bisa masuk ke DPRD Banten dari Dapil Cilegon,” ujarnya.

Sekretaris DPD Partai Golkar Cilegon Sutisna Abas mengaku belum bisa memberikan komentar terkait posisi Golkar yang terancama tergusur oleh partai lain di DPRD Banten dari dapil Cilegon. “Kami menghormati KPU untuk melakukan penghitungan. Ada tabulasi dari saksi-saksi Partai Golkar di TPS, tapi belum semuanya masuk,” katanya.

Perubahan juga terjadi di daerah pemilihan 8, Kabupaten Lebak. Caleg dari PPP Siti Julaeha diprediksi akan menggeser kursi dari Hanura yang sebelumnya diduduki Eli Mulyadi. "Di Pemilu 2019 ini berdasarkan hasil rekapitulasi internal PPP meraih satu kursi di DPRD Provinsi. Melalui caleg Siti Julaeha yang berpotensi bakal mendongkel kursi parpol Hanura," kata pengurus PPP Kabupaten Lebak Cecep.

Cecep mengungkapkan, kursi Nasdem turut terancam karena jatah kursi yang diperebutkan sebanyak 9 kursi. Berdasarkan hitungan sementara dari sembilan kursi tersebut sebanyak dua kursi diperkirakan bakal diraih Partai Gerindra, satu kursi PKB, satu kursi Golkar, satu kursi PKS, satu kursi Demokrat, satu kursi oleh PPP."Nah sisanya dua kursi ini bisa diraih oleh PDIP dua-duanya. Bisa juga oleh Nasdem tinggal nanti menunggu hasil hitung real count dari KPU untuk lebih tepat," katanya.

Pengamat Politik Kabupaten Lebak Syarif menuturkan, sejumlah caleg petahana diprediksi gugur. "Di antaranya Imanudin Karis dari Partai Demokrat, Eli Mulyadi dari Partai Hanura. Adapun yang posisinya terancam itu Dedi Jubaedi dari Partai Nasdem," katanya.

Lebih lanjut Syarif mengungkapkan, caleg petahana yang berpotensi kembali menduduki kursi DPRD Provinsi yaitu Suparman dari Golkar, Ade Hidayat dari Gerindra, Efu Syaefulloh dari PKB, Ade Suryana dan Diana D Jayabaya dari PDIP, dan Dedi Jubaedi dari Nasdem. "Adapun Caleg baru yang akan masuk ialah Oong Sahroni dari Gerindra, Iip Makmur dari PKS, Siti Julaeha dari PPP, dan Mahpudin dari Partai Demokrat," katanya.

Sebagai pembanding, perolehan suara dan kursi parpol pada Pemilu 2014 terdiri atas PDIP dengan 15 kursi dan 842.690 suara. Golkar 15 kursi dan 808.920 suara, Gerindra 10 kursi dan 576.193 suara, Demokrat 8 kursi dan 474.996 suara.

Lalu PPP 8 kursi dan 394.543 suara, PKS 8 kursi dan 379.328 suara, PKB 7 kursi dan 390.887 suara, Hanura 6 kursi dan 349.726 suara. Kemudian Nasdem 5 kursi dan 326.256 suara serta PAN 3 kursi dan 284.376 suara.

Sementara untuk dapil baik untuk Pemilu 2014 dan 2019 masih sama, yaitu sebanyak 10 dapil. Rinciannya, Banten 1 (Kota Serang) dengan kuota 5 kursi, Banten 2 (Kabupaten Serang) sebanyak 12 kursi. Banten 3 (Kabupaten Tangerang A) 10 kursi, Banten 4 (Kabupaten Tangerang B) 11 kursi, Banten 5 (Kota Tangerang A) 8 kursi dan Banten 6 (Kota Tangerang B) 6 kursi.Selanjutnya, dapil Banten 7 (Kota Tangerang Selatan 11 kursi,  Banten 8 (Kebupaten Lebak) 9 kursi, Banten 9 (Kabupaten Pandeglang) 10 kursi serta Banten 10 (Kota Cilegon) dengan kuota 3 kursi. (dewa/gilang/purnama)                        

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook