Djoko Muljono Gantikan Wisnu

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Sabtu, 27 April 2019 - 11:36:06 WIB   |  dibaca: 617 kali
Djoko Muljono Gantikan Wisnu

TUGAS BARU : Dirut PT KDL Djoko Muljono (tengah) dipercaya mengemban amanah menduduki jabatan baru sebagai Direktur Produksi PT KS.

JAKARTA - Direktur Utama (Dirut) PT Krakatau Daya Listrik (KDL) Djoko Muljono dipercaya mengisi posisi Direktur Produksi PT Krakatau Steel (KS) yang sebelumnya ditinggalkan Wisnu Kuncoro karena tertangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan didakwa terlibat kasus suap yang merugikan negara.

Djoko Muljono menduduki jabatan tersebut atas usulan para pemegang saham seri A Dwiwarna dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT KS Tahun Buku 2018 yang berlangsung di Gedung Finansial Graha Niaga, Jakarta Selatan, Jumat (26/4).

Selain Djoko, posisi salah satu jabatan direksi juga diisi wajah baru lainnya, yaitu Melati Sarnita yang dipercaya menduduki kursi Direktur Pengembangan Usaha PT KS menggantikan Ogi Rulino yang menjabat Direktur Transformasi dan Pengembangan Bisnis PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II. Melati Sarnita sebelumnya merupakan Direktur Komersial PT Perusahaan Gas Negara (PGN) LNG Indonesia.

Direktur Utama PT KS Silmy Karim mengatakan, hadirnya dua sosok baru di jajaran direksi PT KS diharapkan mampu menambah kekuatan untuk terus melakukan perbaikan kinerja di tubuh PT KS agar menjadikan perusahan sehat dan tumbuh secara berkesinambungan."Kami telah mengambil langkah-langkah positif diantaranya penyelesaian proyek strategis, transformasi sales dan marketing, program efisiensi biaya melalui pola operasi yang optimal, optimalisasi aset, dan program restrukturisasi keuangan," katanya.

Silmy mengungkapkan, PT KS saat ini juga sedang melakukan program transformasi keuangan yaitu melakukan penataan kembali utang perusahaan dengan tujuan re-profiling terhadap utang modal kerja dan bagian dari utang jangka panjang yang segera jatuh tempo."Tujuannya untuk mengurangi beban pembayaran, melakukan penurunan tingkat bunga dari para kreditur untuk meringankan beban bunga serta memperbaiki profitabilitas dan cash flow," tuturnya.

Upaya tersebut, lanjut Silmy, direalisasikan dengan melakukan perjanjian pokok transformasi bisnis dan keuangan PT KS dengan Bank HIMBARA pada tanggal 22 Maret lalu. Selain itu, PT KS juga telah mengajukan permohonan modal kerja tambahan (bridging loan) senilai 200 juta dolar Amerika dari Bank HIMBARA, dan telah menandatangani perjanjian kredit modal kerja pada 5 April 2019.

Sejalan dengan hal itu, Silmy mengungkapkan, sebagai tindak lanjut dari perjanjian pokok transformasi bisnis dan kewirausahaan, PT KS akan melakukan berbagai inisiatif untuk memastikan kemampuannya memenuhi kewajiban kepada kreditur.

"Kami melakukan penataan kembali utang, melaksanakan program operational excellent untuk meningkatkan daya saing produk, optimalisasi aset anak perusahaan, divestasi saham anak perusahaan dengan opsi buy back, penataan portofolio untuk mendukung bisnis inti dan penciptaan bisnis inti baru, penerbitan convertible bonds, pelaksanaan rights issue, serta melakukan penataan program penjualan untuk peningkatan pangsa pasar baja domestik," jelasnya.

Sementara itu, Direktur Produksi PT KS yang baru Djoko Muljono mengatakan, dirinya sangat terkejut ketika dikabarkan menjadi salah satu bagian direksi PT KS. Dia berjanji akan mengemban amanah dengan sebaik-baiknya.

"Saya akan segera melakukan penyesuaian terhadap tugas-tugas baru saya sebagai direktur produksi. Tentunya apa yang menjadi tanggung jawab saya kedepan salah satunya adalah bagaimana menjaga produk yang dihasilkan KS bisa memenuhi order pasar dengan kualitas yang terjaga dengan baik," katanya kepada Banten Raya, kemarin. (danang)
  

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook