Pohon Besar Tumbang, Jalan Serang-Cilegon Lumpuh

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Sabtu, 27 April 2019 - 11:44:21 WIB   |  dibaca: 548 kali
Pohon Besar Tumbang, Jalan Serang-Cilegon Lumpuh

UNTUNG TAK ADA KORBAN : Sebuah pohon besar tumbang di Jalan Raya Serang-Cilegon dan menutup total akses jalan, Jumat (26/4) sekitar pukul 15.15 WIB.

SERANG - Sebuah pohon besar tumbang di Jalan Raya Serang - Cilegon, Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang atau tepatnya di depan Perumahan Serang City, Jumat (26/4) sekitar pukul 15.15. Akibatnya, akses jalan sempat lumpuh dan kemacetan mengular sampai tiga kilometer. Satu lajur menuju Cilegon dipadati kendaraan. Lantaran macet, pengendara roda dua akhir mengambil lajur arah berlawanan sehingga kepadatan kendaraan semakin kentara.  

Lantaran volume semakin padat, aparat kepolisian mengalihkan arus kendaraan dari arah alun-alun untuk ke jalur alternatif via Kompleks Bumi Serang Damai. Akan tetapi, karena lebar jalan sempit, maka kemacetan pun tak terhindarkan. Kondisi diperparah dengan pengendara roda dua yang tak sabaran dengan mengambil lajur kanan. Akibatnya, lajur kanan tertutup dan kendaraan dari arah berlawan tak bisa bergerak.

Kondisi tak bisa bergerak ini berlangsung cukup lama hingga aparat kepolisian harus turun tangan melerai kemacetan. Wartawan Banten Raya yang ikut menyusuri pengalihan arus itu total membutuhkan waktu hingga 60 menit dari titik gerbang Bumi Serang Damai dan keluar di gang depan SMK Pertanian.  Keluar dari ujung pengalihan arus, kemacetan juga terjadi dari arah Cilegon menuju Kota Serang. Kemacetan mengular hingga bundaran Taman Kopassus.

Sampai pukul 16.20 WIB, kemacetan masih terjadi dari arah Serang menuju Cilegon di lampu merah Kepandean. Sementara, dari arah Cilegon menuju Serang, kemacetan terjadi hingga Desa Pelamunan, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang.

Kepala Subseksi Operasi dan Siaga Pencarian dan Pertolongan Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten Hairoe Amir Abyan mengatakan, pihaknya menerjunkan sedikitnya 5 anggota Badan Search and Resque (SAR) Nasional untuk mambantu mengevakuasi pohon tersebut. "Kita mendapatkan laporan dari BPBD Kota Serang sekitar jam 15.30. Kemudian kita terjunkan 1 grup ke lokasi dengan membawa dua alat mesin potong pohon," katanya kepada Banten Raya, kemarin.

Menurut Hairoe, pada pukul 17.15 pohon yang menutup seluruh badan jalan tersebut sudah berhasil dievakuasi. Namun kemacetan kendaraan belum berhasil dikendalikan, karena masih ada sisa-sisa ranting yang berceceran."Alhamdulillah sudah selesai, tapi arus lalu lintas masih terganggu. Kita masih berusaha membersihkannya," ujarnya.

Lebih lanjut, Hairoe mengungkapkan dari pantauan di lokasi kejadian, pohon tersebut tumbang selain akibat adanya proyek galian saluran drainase, juga disebabkan angin kencang yang disertai hujan."Memang tadi (kemarin) hujan disertai angin kencang. Selain karena ada proyek galian, pohon itu juga sudah termakan usia," ungkapnya.

Sementara itu, Riyan, salah seorang pekerja yang sedang mengerjakan proyek galian saluran gorong-gorong di sekitar lokasi, menceritakan bahwa ia mengetahui adanya pohon tumbang itu setelah pada pukul 14.00 terjadi kemacetan di sekitar Serang City.

Setelah dilihat ternyata ada salah satu pohon besar di pinggir jalan tersebut yang tumbang dan jatuh melintang ke jalan raya yang menjadi penyebab kemacetan. Kondisi ini menyebabkan kendaraan tidak bisa melintas sehingga laju kendaraan terhenti. Akibatnya, kendaraan stagnan di jalur tersebut."Akhirnya kendaraan dibuang ke samping Kopassus yang menuju Taktakan bahkan ada yang dibuang masuk ke tol," kata Riyan, Jumat (26/4).

Riyan mengungkapkan bahwa beberapa saat setelah itu anggota polisi dan TNI berdatangan. Dengan dibantu warga, mereka memotong batang pohon menggunakan gergaji mesin. Setelah itu pohon yang melintang di jalan kemudian dipindahkan ke pinggir dengan bantuan exavator dan tenaga manusia.

Berdasarkan pengamatannya pohon tumbang itu bukan karena patah melainkan tumbang dari akar. Ia menduga akar pohon tidak cukup kuat menancap di tanah sehingga ketika beban pohon begitu kuat akar-akarnya tidak mampu menahan beban. Beruntung tidak ada kendaraan atau orang yang tertimpa pohon tersebut saat kejadian. (darjat/dewa/tohir)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook