Pandji: Minapolitan Sudah Tidak Efektif

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Kamis, 09 Mei 2019 - 14:06:34 WIB   |  dibaca: 216 kali
Pandji: Minapolitan Sudah Tidak Efektif

BELUM OPTIMAL : Gerbang kawasan minapolitan yang dibangun oleh Pemerintah Provinsi Banten di Desa Domas, Kecamatan Pontang, belum lama ini.

SERANG – Pengembangan kawasan minapolitan di Desa Domas, Kecamatan Pontang dinilai sudah tidak efektif untuk dilanjutkan lagi. Pasalnya, sumber daya alam (SDA) dan lingkungan di wilayah Serang utara tersebut sudah tidak mendukung lagi untuk dijadikan kawasan minapolitan. Selain itu, masyarakat sekitar belum begitu memahami secara benar apa itu program minapolitan.

Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa mengatakan, pihaknya akan mengevaluasi program minapolitan tersebut. “Program minapolitan itu kan proyek bagus. Cuman kalau dalam pemahaman saya, tidak berangkat dari studi lapangan yang memadai. Program minapolitan itu kan bukan hanya sekedar pemerintah memberi benih ikan,” kata Pandji, Selasa (8/5).

Ia menjelaskan, hal yang paling penting dari program minapolitan yaitu dukungan SDA dan lingkungan yang memadai sehingga bisa terwujud dengan baik. “Minapolitan itu kan semacam kota ikan, di situ ada pasar ikan, ada tempat pengelolaan ikan, ada tempat menjual pakan ikan dan lain-lain yang berkaitan dengan ikan. Jadi mulai hulu sampai hilir ada di satu kawasan itu,” ujarnya.

Ia juga menilai kualitas air payau yang ada di Desa Domas sudah tidak bagus lagi karena produksi ikan di desa tersebut dari tahun ke tahun terus menurun. “Kalau dulu kan hasil ikannya melimpah terus sehingga pemilik tambak pada kaya-kaya. Kalau sekarang ikan banyak yang mati karena airnya sering terkena limbah. Jadi dari sisi SDA sudah tidak mendukung lagi," paparnya.

Pandji mengaku telah menyampaikan kepada Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Serang yang lama Budi Mulyono agar tidak menghambur-hamburkan uang untuk program minapolitan karena sudah tidak efektif lagi. “Saya melihatnya sudah tidak efektif, cuman saya tidak berani menghentikan karena sudah banyak anggaran dari pusat dan provinsi yang masuk untuk program minapolitan,” katanya.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Serang asal daerah pemilihan (dapil) Serang 1 Ubaidillah menilai pemerintah tidak serius dalam mengurus program minapolitan tersebut. “Kalau saya melihatnya enggak jelas saja. Saya juga tidak mengerti tujuan provinsi membuat gapura minapolitan tapi masyarakatnya tidak diberi benih saat akan menanam ikan. Jadi kalau saya melihatnya tidak serius,” ujarnya. (tanjung)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook