Caleg PKB Didakwa Berkampanye di Musala

nurul roudhoh   |   Hukum  |   Kamis, 09 Mei 2019 - 14:10:41 WIB   |  dibaca: 1268 kali
Caleg PKB Didakwa Berkampanye di Musala

SIDANG : Caleg PKB menjalani sidang pidana pemilu di Pengadilan Negeri Serang, kemarin.

SERANG - Calon anggota legislatif (caleg) dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dapil I Kabupaten Serang Abdul Gofur didakwa melakukan pidana Pemilu karena melakukan kampanye di musala. Di sana terdakwa meminta jamaah untuk deklarasi dukungan pada pasangan nomor urut 1 Jokowi-Ma'ruf Amin.

Sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan dan pemeriksaan saksi-saksi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), pelapor, masyarakat dan terdakwa Abdul Gofur digelar di Pengadilan Negeri Serang, Rabu (8/5).

Dalam dakwaannya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Serang Edward mengatakan, terdakwa melakukan deklarasi di Musala Darussalam, Kampung Ragas, Desa Masigit, Kecamaran Carenang pada Februari 2019 sekira pukul 20.00 WIB. Di dalam musala, terdakwa bersama saksi Samsul dan Kasbani dan 50 orang jamaah meminta dukungan.

"Terdakwa meminta jamaah yang hadir untuk berdiri di belakang spanduk bergambar pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin. Di spanduk itu juga ada gambar terdakwa sebagai caleg," kata Edward di hadapan Majelis Hakim yang diketuai Muhammad Ramdes.

Menurut Edward, terdakwa mengajak jamaah yang hadir untuk bersama-sama menirukan kata-katanya untuk mendukung Joko Widodo dan Kiai Ma'ruf Amin sebagai calon presiden dan Abdul Gofur sebagai caleg DPRD Kabupaten Serang.  "Video deklarasi itu kemudian diunggah oleh terdakwa di akun media sosial Facebook dengan durasi 35 detik dan status whatsapp. Perbuatan terdakwa kemudian diketahui saksi Aliman dan melaporkannya ke Bawaslu Kabupaten Serang," ujarnya.

Lebih lanjut, Edward menegaskan, pihak Bawaslu dan Tim Gakkumdu telah melakukan pleno atas laporan dugaan kampanye di tempat ibadah tersebut dan meneruskan ke dugaan pelanggaran tidak pidana pemilihan umum."Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 521 Jo Pasal 280 ayat (1) huruf h Undang Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum," katanya.

Sementara itu, pengurus musala Darussalam, Samsul mengaku dirinyalah yang mengundang caleg PKB tersebut untuk hadir dalam pengajian rutin. Di sana jamaahnya berinisiatif melakukan deklarasi dukungan ke salah satu capres dan caleg. "Karena memang momen politik saya meminta terdakwa untuk hadir. Inisiatif warga karena mendukung paslon nomor 1 dan pak Abdul Gofur," katanya.

Saksi lainnya, Aliman mengatakan, pelaporan kampanye di tempat ibadah itu merupakan inisiatif dirinya sendiri, setelah melakukan diskusi dengan teman-temannya yang tengah gencar mengkampanyekan pemilu damai. "Saya menemukannya di akun facebook Abdul Gofur dan status WA nya. Selanjutnya saya laporkan ke Bawaslu," katanya.

Terdakwa Abdul Gofur mengaku pada saat deklarasi di musala, kondisi di wilayah itu tengah turun hujan. Karena hujan, deklarasi akhirnya dilakukan di dalam musala. "Setiap silaturahmi, saya diminta untuk melakukan deklarasi capres 01 Jokowi - Maruf Amin. Saya khilaf," katanya. (darjat)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook