DPT Masih Mencuat, Kabupaten Serang Masih Alot

nurul roudhoh   |   Politik  |   Kamis, 09 Mei 2019 - 14:12:11 WIB   |  dibaca: 874 kali
DPT Masih Mencuat, Kabupaten Serang Masih Alot

MASIH ALOT : Suasana rapat pleno penghitungan suara pemilu serentak tahun 2019 tingkat Provinsi Banten, di Aula KPU Provinsi Banten, Rabu (8/5).

SERANG - Persoalan pengguna hak pilih baik daftar pemilih tetap (DPT), daftar pemilih tambahan (DPTb) dan daftar pemilih khusus (DPK) kembali mencuat pada rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara pemilu 2019 tingkat Provinsi Banten. Hal itu disampaikan Ketua Bawaslu Banten Didih M Sudi saat ditemui di aula KPU Banten, Cipocok Jaya, Kota Serang, Rabu (8/5).

"Ini masalah klasik, persoalannya sama di administrasi yang lemah. Kemarin (Selasa, 7/5), Kota Cilegon dan Kabupaten Serang juga soal angka pengguna hak pilih. Hari ini (kemarin) Kota Serang, Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak juga sama," ujar Didih kepada wartawan.

Dikatakan Didih, dari pencermatan Bawaslu, terdapat perbedaan jumlah pemilih antara hasil rekap kabupaten/kota dengan surat keputusan KPU. "Kayak angka DPTb nggak sama dengan pemegang form A5 yang datang pada hari H. Tapi harus sama dengan jumlah surat suara. Itu prinsipnya. Jadi yang datang ke TPS harus diadministrasikan," katanya.

Terkait KPU Kabupaten Serang belum memberikan jawaban, lanjut Didih, hal itu bisa langsung ditanyakan ke KPU Banten. "Tanyakan ke KPU," katanya.Meski begitu, menurut Didih, pihaknya terus memantau jalannya rekapitulasi. "Adapun catatan-catatan yang kita berikan itu bagian dari koreksi. Agar saat data ini masuk ke pusat tidak dikembalikan lagi. Jadi nanti sudah beres, clear," ujarnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Banten Divisi Teknis Mashudi mengatakan, kesalahan administrasi yang terjadi dikarenakan kesibukan penyelenggara yang cukup padat. Sehingga persoalan administrasi pengguna hak pilih luput dari pantauan. "Kelemahan lain itu seperti pada saat rekap lebih fokus pada perolehan suara masing-masing. Mestinya dilihat juga soal pengguna hak pilih. Perolehan suara sangat penting tapi jangan dikesampingkan juga masalah yang lain. Dan sekarang ketemunya di sini," kata Mashudi.

Menurut Mashudi, persoalan administrasi harus sesegera mungkin diselesaikan. "Maksimalnya di tingkat provinsi. Karena kalau kita bawa data ke Jakarta dan tidak sinkron maka akan dikembalikan lagi," ujarnya.

Terkait data Kabupaten Serang yang hingga kini belum ditetapkan, Mashudi mengungkapkan, sebaran pengguna hak pilih di Kabupaten Serang cukup luas. Oleh karena itu, pihaknya tidak mempermasalahkan jika masih dalam tahap pencermatan. "Seharusnya sih hari ini (kemarin), tapi karena sebarannya luas, maka kami minta teman-teman KPU untuk lebih detil lagi melakukan pencermatan.

Biar nanti pas diplenokan nggak buntu lagi. Mereka juga sudah menyiapkan jawaban-jawabannya," jelasnya."Jadi pleno ini bisa untuk penyesuaian data pemilih baik DPT, DPTb dan DPK. Juga permasalahan disabilitas harus sama," ujarnya. (rahmat/rbnn)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook