Tingkatkan PAD, Perikanan Bentuk Monitoring TPI

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Senin, 13 Mei 2019 - 12:32:14 WIB   |  dibaca: 193 kali
Tingkatkan PAD, Perikanan Bentuk Monitoring TPI

JUAL IKAN : Sejumlah nelayan menurunkan hasil tangkapan mereka di tempat pelelangan ikan (TPI) Panimbang, kemarin.

PANDEGLANG - Bencana tsunami yang menerjang wilayah pesisir pantai Selatan Pandeglang akhir tahun 2018 lalu, mengakibatkan pendapatan asli daerah (PAD) perikanan tangkap tidak tercapai. Sekretaris Dinas Perikanan Pandeglang Winarno mengatakan, bencana tsunami menjadi penyebab pendapatan sektor perikanan tangkap harus mengalami penurunan jika dibandingkan sebelum terjadinya bencana alam. "Ya, pas bencana tsunami target PAD perikanan tangkap tahun kemarin sekitar Rp630 juta gak tercapai, dan hanya tercapai sekitar 60 persen," kata Winarno, Minggu (12/5).

Selain bencana tsunami, menurut Winarno, target yang tidak tercapai tersebut disebabkan oleh cuaca yang kurang bersahabat. Hujan deras hingga gelombang laut sering terjadi di perairan Pandeglang. Bahkan, ada beberapa Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang dangkal sehingga membuat perahu nelayan sulit untuk bersandar. "Memang kendalanya banyak, yang pertama cuaca dan pendangkalan dermaga karena perahu nelayan susah merapat ke TPI," ujarnya.

Winarno menjelaskan, untuk mengoptimalkan PAD perikanan tangkap tahun 2019 pihaknya sudah membentuk tim untuk melakukan monitoring di setiap TPI. "Tim monitoring ini dibuat agar PAD perikanan lebih maksimal. Melalui kegiatan itu kita bisa lebih tahu data produksi atau penjualan ikan nelayan yang masuk. Kita akan berupaya agar target PAD tahun ini bisa tercapai," jelasnya.

Dari laporan yang diterima, menurut dia, saat ini cuaca laut sedang buruk. Banyak nelayan yang tidak pergi melaut. "Monitoring juga ingin mengetahui kebutuhan para nelayan selama musim paceklik tahun ini, kalau memang banyak nelayan yang tidak melaut akan kita kasih bantuan berupa beras dari Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten. Kita ingin nelayan yang tidak melaut mendapat kebutuhan pangan," terangnya.

Kepala Dinas Perikanan Pandeglang Wowon Dirman menyebutkan, dinasnya sudah melakukan pembinaan bagi petugas pengelola TPI di setiap kecamatan. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan PAD perikanan tangkap. "Kami akan berusaha meningkatkan PAD perikanan dengan cara melakukan pengawasan terhadap hasil tangkapan ikan nelayan yang masuk ke TPI, dan target PAD tahun ini bisa tercapai sesuai harapan," singkatnya. (yanadi)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook