Bawaslu Minta C1 Dibuka

nurul roudhoh   |   Politik  |   Senin, 13 Mei 2019 - 13:39:12 WIB   |  dibaca: 2150 kali
Bawaslu Minta C1 Dibuka

PERTARUHAN PARTAI : Hikayat, saksi PPP Provinsi Banten, saat menyampaikan dugaan penggelembungan suara di Kabupaten Tangerang, Minggu (12/5).

SERANG – Bawaslu Provinsi Banten merekomendasikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten agar membuka dokumen C1 dalam Rapat Pleno Rekapitulasi Suara Tingkat Provinsi Banten, Minggu (12/5). Rekomendasi itu keluar menyusul adanya ketidakpuasan dari saksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) setelah dilakukan penyandingan data dengan menggunakan DB1. Saksi PPP menduga ada penggelembungan suara yang dilakukan Gerindra yang merugikan partai berlambang Kabah tersebut.

“Dalam rangka untuk memberikan kepastian hukum dan rasa keadilan, kami dari Bawaslu Provinsi Banten merekomendasikan untuk membuka dan menyandingkan data (C1-red),” kata Komisioner Bawaslu Provinsi Banten Nuryati Solapari.

Hikayat, saksi PPP Provinsi Banten yang hadir di pleno, mengungkapkan bahwa pihaknya hanya menggugat perolehan suara di Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang. Di kecamatan tersebut suara PPP hilang 24 suara yang tersebar di 16 TPS.

Selain itu ada dugaan penggelembungan suara sebanyak 94 suara oleh partai Gerindra sehingga merugikan PPP dalam konteks perolehan kursi kedua. Karena penggelembungan suara itu, satu kursi di DPRD Provinsi Banten yang seharusnya diperoleh oleh caleg nomor urut 1 dapil Banten IV atas nama Arthaodzhee Syafhuan Igaprhama alias Acil malah terancam direbut oleh Gerindra. Bila diakumulasi terdapat 118 selisih suara dan berimbas PPP tidak mendapatkan kursi kedua. “Kalau ini dikabulkan maka kursi akan beralih ke PPP bukan partai tertentu yang saat ini kursinya dua,” katanya.

Hikayat mengklaim sudah melakukan krosek pada dokumen C1 asli dan menyandingkannya dengan DAA1 ternyata perolehan suara Gerindra mengalami perubahan. Ia mencontohkan di TPS 20 di Desa Rengas dalam C1 tertera Gerindra hanya mendapatkan 21 suara. Tetapi di DAA1 perolehan suara Gerindra melonjak 100 persen menjadi 42 suara.“Dari mana ini? Berarti ada penambahan suara 100 persen. Ini hanya satu contoh satu TPS. Kita punya 16 TPS yang serupa seperti itu,” katanya.

Hikayat mengungkapkan bahwa perolehan suara dan penggelembungan suara ini akan terus diperjuangkan oleh PPP sehingga mendapatkan hak yang seharusnya. Ia berharap mudah-mudahan waktu yang tersedia di rapat pleno cukup untuk mengkoreksi perolehan suara PPP dan Gerindra. Bila waktunya tidak cukup maka akan menjadi catatan Bawaslu dan akan dibawa ke rekapitulasi tingkat nasional dan di sanalah PPP akan memperjuangkan hak mereka.

Komisioner KPU Provinsi Banten Eka Satialaksmana menyatakan saat penyandingan data dengan menggunakan DB1 KPU Kabupaten Tangerang diketahui untuk Kecamatan Kosambi raihan suara untuk PPP adalah sebanyak 527 suara. Sementara suara caleg nomor urut 1 mencapai 131 suara, caleg nomor urut 2 mencapai 179 suara, caleg nomor urut 3 mencapai 100 suara, caleg nomor urut 4 sebanyak 14 suara, caleg nomor urut 5 sebanyak 209 suara, dan caleg nomor urut 6 sebanyak 36 suara.

Sehingga total perolehan suara parpol dan caleg PPP mencapai 1.246 suara. Penyandingan data dilakukan ketika ada perolehan suara yang tidak singkron, sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2019 Pasal 67 Ayat 4 yang menyebutkan penyandingan data dilakukan dengan menyandingkan data di DB1. Rapat pleno KPU Banten dipending pada pukul 17.30 dan akan dilanjutkan pada pukul 19.30. (tohir)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook