Sembilan Rumah Bakal Mendapat Bantuan Rp76 Juta

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Selasa, 14 Mei 2019 - 12:17:38 WIB   |  dibaca: 182 kali
Sembilan Rumah Bakal Mendapat Bantuan Rp76 Juta

TERUS DATA : Kasubid Penilaian Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Serang Siti Komariah melakukan penilaian rumah rusak di Kecamatan Baros, belum lama ini.

SERANG  - Sebanyak sembilan rumah yang terdampak bencana pada periode Januari - Maret 2019 dalam waktu dekat akan mendapatkan bantuan? perbaikan dari Pemkab Serang. Bantuan untuk korban bencana tersebut akan diambil dari dana bantuan sosial (bansos) tidak terduga senilai Rp76 juta.

Kasubid Penilaian Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang Siti Komariah mengatakan, ada kategori yang diberlakukan untuk mereka yang berhak mendapatkan bantuan. Pertama orang tidak mampu, kedua dikarenakan faktor bencana alam atau kebakaran. “Yang bisa diusulkan lewat bansos tidak terencana karena bencana. Kalau seperti rutilahu (rumah tikda layak huni) mah itu masuk bansos terencana,” kata Komariah, Senin (13/5).

Adapun sembilan rumah yang akan mendapatkan bantuan tersebar di beberapa kecamatan, antara lain Kecamatan Ciomas dua rumah, Gunung sari satu rumah, Padarincang tiga rumah, Baros satu rumah, dan Carenang dua rumah, serta ada juga untuk pembangunan TPT (Tembok Penahan Tanah).  “Untuk yang rumah roboh langsung dibantu, sembilan itu ada yang kebakaran, kena longsor, dan cuaca ekstrem," ujarnya.

Perempuan yang akrab disapa Kokom itu mengungkapkan, untuk besaran bantuan yang diterima disesuaikan dengan besar kerusakan, apakah ringan, sedang atau berat. “Nanti dilampirkan berita acara survei dan RAB dari OPD teknis yaitu Perkim (Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Tata Bangunan) yang masuk salah satu tim survei kita,” tuturnya.

Ia mengatakan, seharusnya pencairan dilakukan bulan ini, namun saat ini masih ada beberapa berkas yang belum lengkap. “Administrasi belum karena rata-rata belum punya rekening. Saya minta ke desa supaya dibuatkan rekening. Nanti ada monev (monitoring dan evaluasi) akhir tahun. Kan nanti ada pemeriksaan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan). Rekeningnya BJB,” paparnya.

Kokom menjelaskan, ada beberapa tahapan yang harus dilakukan sebelum memutuskan untuk memberikan bantuan. Pertama survei, membuat rencana anggaran biaya (RAB) dan berita acara, baru kemudian diusulkan ke Bupati Serang Rt Tatu Chasanah. Jika hasilnya layak maka akan diberikan bantuan. “Untuk nilai sesuai dengan bangunan awal. Jadi enggak ada yang besar,” katanya. (tanjung)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook